
“Anda sudah datang? Maaf saya terlambat” ujar seorang pria,
dari suaranya aku merasa familiar. Aku melihat jam tangan dan segera menjawab sambil
berdiri dari semulanya duduk, “Tidak apa-apa, anda tepat waktu” perkataan ku menggantung
setelah melihat wajah dari pria tersebut, dia sangat mirip dengan Davide.
“Ah terimakasih, senang bertemu denganmu” ujar pria
tersebut, lalu ia duduk tepat didepanku. “Sebelumnya perkenalkan nama saya DAVIDE,
saya adalah CEO dari Perusahaan XXX” ujar pria tersebut, yang membuatku semakin
terkejut dengan keberadaannya.
“Iya, perkenalkan saya Citrinia, saya CEO dari Perusahaan
XXXX” balasku dengan senyum, kami berjabat tangan.
“Anda nampak pucat, apa anda baik baik saja?”
“Saya baik baik saja, saya hanya terkejut”
“hemm baiklah”
Tiba-tiba saja keadaan menjadi sunyi, diantara kami tidak
ada yang berbicara. Rasanya seperti kencan pertama.
“Citrinia? Rina?” perkataan pria tersebut selain memecah
keheningan, juga dia membuat aku sangat terkejut, karena panggilan ‘Rina’ hanya
disebutkan oleh Davide saat dia memanggilku. Selain itu perasaan saat dia
memanggilku membuatku teringat oleh Davide.
“Rina? Ada apa dengan mu?” ujar pria tersebut sambil
melambai lambai kan tangannya didepan mataku. “Ah, Hah? Tidak apa apa aku hanya
sedang memikirkan sesuatu. Maaf soal itu, em bisakah kita mulai membicarakan tentang
kerjasamanya?” ujarku dengan kikuk.
Pria itu tertawa kecil, senyumannya yang sekali lagi
mengingatkan ku pada Davide. Pria itu menyenderkan badannya, dia juga menyilangkan
tangan didadanya. “Apa kamu sama sekali tidak mengenali ku?” tanya pria itu.
__ADS_1
“Hah? Apa maksudmu, kita bahkan baru pertama kali bertemu” balasku,
pria itu menaikan kedua alisnya dan tersenyum tipis.
“Hem, aku harus mulai dari mana? Bagaimana dengan, Kanaelt?
5 benda pusaka? Elected? 5 forces? Dan....” ucapan pria tersebut terhenti, saat
aku terkejud dengan berderi secara tiba tiba dan menutup mulut ku dengan
tangan. Kursi tempat ku duduk terjatuh saat aku berdiri, dia tersenyum lebar
setelah melihat reaksiku.
“Da,da,Davide!” teriak-ku sambil meneteskan air mata yang
sudah tidak dapat lagi dibendung. Dia berdiri dari tempat duduknya dan berjalan
kearah ku.
Davide memegang tanganku dan berkata “Sudah lama tidak
berjumpa, aku minta maaf... aku sangat merindukanmu” ujarnya sambil mengelus
kedua tanganku yang bergetar begitu hebat.
Aku memeluknya dan menyenderkan kepalaku didada bidangnya. “Bodoh!
terisak, dia membalas dengan mengelus kepalaku dengan lembut, dia juga membalas
pelukanku.
“Tunggu-Tunggu!” teriak-ku yang segera melepaskan pelukan
diantara kami, dapat dilihat wajah kebingungan dari pria tersebut.
“Reinkarnasi!?” tanyaku, Davide membalas dengan senyuman dan
anggukan. “Masih inget kejadian 4 tahun lalu?” tanyaku lagi, Davide membalas
dengan anggukan untuk kedua kalinya.
“Tarrrrrr ~ kenapa kamu gak reinkarnasi di Crystal World!? Hah?”
tanyaku untuk kesekian kalinya.
“Ya gak tau, tapi aku masih bisa gunain sihir” balasnya
dengan mengangkat pundaknya dan alisnya secara bersamaan.
“Kak Lence, mom ah maksudku Ratu dan Raja, udah tau kamu udah
__ADS_1
gede gini?” tanyaku lagi
“Iya udah tau dari awal bulan lalu, kamu memanggil mereka
dengan sebutan itu? waaaw aku ketinggalan banyak hal selama 4 tahun ini!” balas
Davide
“i-iya ketinggalan banyak banget, eh tunggu Perusahaan kamu
kan baru bangun 2 tahun lalu jadi... AKH TAU AH PUSING!” ujarku dengan diakhir
garukan kepala.
Intinya aku sangat senang, Davide hadir kembali dalam
hidupku. Aku memeluknya dengan begitu erat begitupun dengan dirinya.
“KENAPA GAK DATENG DARI 2 TAHUN YANG LALU BAMBANG!” teriak-ku
dengan keadaan masih memeluk Davide, Davide tertawa lalu menjawab.
“KEJUTAN BODOH!” balas Davide.
Disisi lain:
“Caneza, sabar ya aku tau kita jomblo” ujar Ben sambil
mengelus dada, saat perbincangan Davide dan Citrinia terdengan dipintu.
“CK, kamu aja kali, aku mah gak jomblo” balas Caneza yang
membuat mata Ben seperti mau keluar.
“HAH!? SAMA SIAPA? KAPAN?” tanya Ben yang belum percaya dengan apa yang
baru saja dia dengar.
“Diluar kantor sih, dia seorang dokter, udah jalan 3 tahun
sih” balas Caneza yang membuat Ben lebih terkejut dari sebelumnya.
Aku ditinggal jomblo sama nona, dan teman teman ku – kata Ben
dalam Hati.
---
-END-
AKU BINGUNG MAU LANJUT APA ENGGAK, SEASON 3 GAK NIH?
__ADS_1
:D