Journey To Another World

Journey To Another World
#56


__ADS_3

“Anda sudah datang? Maaf saya terlambat” ujar seorang pria,


dari suaranya aku merasa familiar. Aku melihat jam tangan dan segera menjawab sambil


berdiri dari semulanya duduk, “Tidak apa-apa, anda tepat waktu” perkataan ku menggantung


setelah melihat wajah dari pria tersebut, dia sangat mirip dengan Davide.


“Ah terimakasih, senang bertemu denganmu” ujar pria


tersebut, lalu ia duduk tepat didepanku. “Sebelumnya perkenalkan nama saya DAVIDE,


saya adalah CEO dari Perusahaan XXX” ujar pria tersebut, yang membuatku semakin


terkejut dengan keberadaannya.


“Iya, perkenalkan saya Citrinia, saya CEO dari Perusahaan


XXXX” balasku dengan senyum, kami berjabat tangan.


“Anda nampak pucat, apa anda baik baik saja?”


“Saya baik baik saja, saya hanya terkejut”


“hemm baiklah”


Tiba-tiba saja keadaan menjadi sunyi, diantara kami tidak


ada yang berbicara. Rasanya seperti kencan pertama.


“Citrinia? Rina?” perkataan pria tersebut selain memecah


keheningan, juga dia membuat aku sangat terkejut, karena panggilan ‘Rina’ hanya


disebutkan oleh Davide saat dia memanggilku. Selain itu perasaan saat dia


memanggilku membuatku teringat oleh Davide.


“Rina? Ada apa dengan mu?” ujar pria tersebut sambil


melambai lambai kan tangannya didepan mataku. “Ah, Hah? Tidak apa apa aku hanya


sedang memikirkan sesuatu. Maaf soal itu, em bisakah kita mulai membicarakan tentang


kerjasamanya?” ujarku dengan kikuk.


Pria itu tertawa kecil, senyumannya yang sekali lagi


mengingatkan ku pada Davide. Pria itu menyenderkan badannya, dia juga menyilangkan


tangan didadanya. “Apa kamu sama sekali tidak mengenali ku?” tanya pria itu.

__ADS_1


“Hah? Apa maksudmu, kita bahkan baru pertama kali bertemu” balasku,


pria itu menaikan kedua alisnya dan tersenyum tipis.


“Hem, aku harus mulai dari mana? Bagaimana dengan, Kanaelt?


5 benda pusaka? Elected? 5 forces? Dan....” ucapan pria tersebut terhenti, saat


aku terkejud dengan berderi secara tiba tiba dan menutup mulut ku dengan


tangan. Kursi tempat ku duduk terjatuh saat aku berdiri, dia tersenyum lebar


setelah melihat reaksiku.


“Da,da,Davide!” teriak-ku sambil meneteskan air mata yang


sudah tidak dapat lagi dibendung. Dia berdiri dari tempat duduknya dan berjalan


kearah ku.


Davide memegang tanganku dan berkata “Sudah lama tidak


berjumpa, aku minta maaf... aku sangat merindukanmu” ujarnya sambil mengelus


kedua tanganku yang bergetar begitu hebat.


Aku memeluknya dan menyenderkan kepalaku didada bidangnya. “Bodoh!


terisak, dia membalas dengan mengelus kepalaku dengan lembut, dia juga membalas


pelukanku.


“Tunggu-Tunggu!” teriak-ku yang segera melepaskan pelukan


diantara kami, dapat dilihat wajah kebingungan dari pria tersebut.


“Reinkarnasi!?” tanyaku, Davide membalas dengan senyuman dan


anggukan. “Masih inget kejadian 4 tahun lalu?” tanyaku lagi, Davide membalas


dengan anggukan untuk kedua kalinya.


“Tarrrrrr ~ kenapa kamu gak reinkarnasi di Crystal World!? Hah?”


tanyaku untuk kesekian kalinya.


“Ya gak tau, tapi aku masih bisa gunain sihir” balasnya


dengan mengangkat pundaknya dan alisnya secara bersamaan.


“Kak Lence, mom ah maksudku Ratu dan Raja, udah tau kamu udah

__ADS_1


gede gini?” tanyaku lagi


“Iya udah tau dari awal bulan lalu, kamu memanggil mereka


dengan sebutan itu? waaaw aku ketinggalan banyak hal selama 4 tahun ini!” balas


Davide


“i-iya ketinggalan banyak banget, eh tunggu Perusahaan kamu


kan baru bangun 2 tahun lalu jadi... AKH TAU AH PUSING!” ujarku dengan diakhir


garukan kepala.


Intinya aku sangat senang, Davide hadir kembali dalam


hidupku. Aku memeluknya dengan begitu erat begitupun dengan dirinya.


“KENAPA GAK DATENG DARI 2 TAHUN YANG LALU BAMBANG!” teriak-ku


dengan keadaan masih memeluk Davide, Davide tertawa lalu menjawab.


“KEJUTAN BODOH!” balas Davide.


Disisi lain:


“Caneza, sabar ya aku tau kita jomblo” ujar Ben sambil


mengelus dada, saat perbincangan Davide dan Citrinia terdengan dipintu.


“CK, kamu aja kali, aku mah gak jomblo” balas Caneza yang


membuat mata Ben seperti mau keluar.


“HAH!? SAMA SIAPA? KAPAN?”  tanya Ben yang belum percaya dengan apa yang


baru saja dia dengar.


“Diluar kantor sih, dia seorang dokter, udah jalan 3 tahun


sih” balas Caneza yang membuat Ben lebih terkejut dari sebelumnya.


Aku ditinggal jomblo sama nona, dan teman teman ku – kata Ben


dalam Hati.


---


-END-


AKU BINGUNG MAU LANJUT APA ENGGAK, SEASON 3 GAK NIH?

__ADS_1


:D


__ADS_2