
Pagi harinya Davide bangun lebih awal untuk mempelajari dan
berpikir maksud dari perkataan Arietes Mons, yang mengatakan tentang kegelapan
dan cahaya. Pengetahuanya tentang hal ini hanya mengetahui bahwa kekuatan
kegelapan dan sihir hitam dan ke-5 kekuatan adalah sesuatau yang berbeda
seperti gelap dan cahaya.
Tiba-tiba saja terlintas tentang keluarga Tabrem dan
Tenebris, namun pemikiran itu terelakan karna mereka adalah keluarga bukan
sebuah kekuatan. Serta keluarga Tenebris, sudah lama tidak menggunakan kekuatan
sihir mereka hanya menjadi sebuah keluarga bangsawan di Negri Kristal.
Waktu sudah menunjukan pukul 06.00 dan Citrinia juga sudah
bangun dari tidurnya. Mereka sarapan bersama namun kali ini sarapan itu
dibumbui oleh keseriusan tentang apa yang sedang mereka hadapi.
“Apa hari ini kita mau ketempat mereka lagi?” Tanya
Citrinia, dia menghentikan sarapannya.
“Entahlah, aku juga tidak tahu. Apa pendapatmu tentang
perkataan rusa kemarin?”
“Aku malah berpikir apakah dia menyuruh kita untuk
menghancurkan sihir hitam dan bukan menangkalnya”
“Kenapa kamu pikir seperti itu?”
“Hah, aku berpikir dengan kata kata selanjutnya yang
mengatakan dunia semakin hancur. Untuk mencari tahu penangkalan sihir hitam
butuh waktu yang lebih lama dari pada menghancurkannya. Dan secara logika pasti
ada yang tersisa dari kita mengembalikan sihir hitam, contohnya saja sayuran
yang sebagai bahan percobaan menjadi
layu” Ucap Citrinia sambil menujuk ke
__ADS_1
arah sayuran yang dijadikan bahan percobaan.
Sayuran tersebut menjadi layu, dan warna daunya mulai
menggelap menuju warna hitam.
“Kalau seperti itu lebih baik kita pergi ke rusa-rusa untuk
memastikannya saja. Mau ikut?”
“Tentu, aku akan mengganti baju dulu” Namun Citrinia tidak
pergi kekamar untuk mengganti baju melainkan dengan menjentikan jari, baju
piyama berubbah menjadi baju yang siap digunakan untuk sewaktu-waktu ada
pertempuran.
Davide menjetikan jarinya dan terbuka portal menuju kawanan
rusa, mereka memasukinya dan dalam hitungan detik saja mereka telah sampai
ditempat tujuan mereka, tempat dimana para rusa itu berkumpul mereka berkumpul
disebuah tanah lapanng yang ditutupi dedaunan dan ada beberapa pohon yang
“Rupanya kalian mengunjungi kita lagi.” Sapa salah satu dari
koloni rusa itu, bukan sang pemimpin namun rusa betina.
“Ya, dimana pemimpin kalian? Ada yang harus kami bicarakan
denganya” Ujar Davide, yang tidak menghiraukan sapaan dari rusa itu. Rusa itu
mengantarkan Citrinia dan Davide untuk menemui pemimpin koloni itu. Ternyata pemimpin dari rusa-rusa itu berada
disebuah tempat dimana pohon paling besar berada disana, dia berteduh di bawah
pohon rindang itu.
Sesudah mereka bertatapan wajah, rusa betina itu pergi
meninggalkan mereka bertiga. “Apa kalian sudah memutuskannya?” Ucapnya saat
melihat Citrinia dan Davide, dengan wajah yang entah mengapa dilihat dari sisi
manapun, dia sedih.
“Kami disini untuk bertanya, apa ucapanmu saat ini dan
__ADS_1
kemarin. Memberi tahu kami untuk menghancurkanya dan bukan untuk
mengembalikanya?” Tanya Citrinia, dia
menghembuskan nafas diakhir perkataanya, serta dia menyilangkan kedua tanganya.
“Kamu sangat pintar, jadi putuskanlah” Balas rusa tersebut,
dia memalingkan wajahnya, namun raut sedih yang terukir dimatanya tidak dapat
dielakan oleh siapapun.
“Kenapa tidak memberitahu pada kami dari awal dan memberi
kamu sepucuk harapan?” Tanya Davide yang sedih mendengar pernyataan dari rusa
yang berada didepannya.
“Nak, aku perlu untuk mengetes kalian, apakah kalian baik
atau sebaliknya”
“Tunggu dulu, lalu kenapa kamu tidak membiarkan manusia
lainnya melakukan hal ini? Dan malah marah kepada mereka yang sedikit saja
menyentuh kolonimu? Dan malah membiarkan kami yang sudah mempunyai harapan
untuk menyembuhkanmu, menjadi membunuhmu” Ujar Citrinia, entah mengapa berkat
monster yang berada didepannya perasaannya menjadi kacau balau.
Rusa itu menengok kearah Citrinia, melihat mata Citrinia
yang memerah dan genangan air terdapat disana.
“Kami para monster dapat merasakan yang namanya perasaan,
dan energi, aura postive atau negative. Dan disaat ada energi negative dan
kelakuan negative, kami akan bermutasi perlahan-lahan demi menghentikan
semuanya, aku dan koloniku menghancurka semua yang memiliki aura negative” Balas
rusa itu, dia melanjutkan perkataanya “Sekarang putuskanlah, aku tahu kamu akan
memutuskan yang terbaik bagi kamu, koloniku, aku dan para manusia” Ucapnya lalu
meninggalkan Davide dan Citrinia.
__ADS_1