Journey To Another World

Journey To Another World
#29


__ADS_3

Beberapa


hari kemudian setelah mereka mengalahkan Jelly Monster yang berada di kota C.


Tidak berhenti disana saja untuk melawan 1 jenis monster, terjadi beberapa


penyerangan di sekitar wilayah Kota B, sehingga para warga yang tinggal diradius


kurang lebih 140 KM dari Kota B saat ini sedang dievakuasi.


“Apa


ada penyerang lagi, dikota lain?” Tanya Citrinia pada Davide yang berada diBola


Infromasi sihir.


“Saat


ini belum melihat tanda-tandanya, apa kita hanya akan fokus pada monster ini


saja?” Balas dan tanya balik Davide kepada Citrinia.


“Aku


berpikir demikian juga, mau ke Kota B? Sebaiknya kita lihat disana ada apa” Ujar


Citrinia sambil menaruh minuman yang dipegangnya keatas meja.


“Baik,


ayo bersiap” Ujar Davide, lalu menutup bola infromasi. Begitu juga dengan


Citrinia yang segera berdiri dari semulanya duduk. Mereka sudah tidak perlu


lagi mengambil dan mengemas barang yang dibutuhkan karna mereka sudah


mempersiapkanya sejak awal.


Citrinia


dan Davide pergi menuju Kota B kurang dari 30 menit mereka sudah sampai di kota


tersebut. Keadaanya semakin parah dari terakhir mereka mengunjungi kota tersebut.


Davide lebih dulu turun dari mobil, lalu diikuti oleh Citrinia. Sambil berjalan


masuk kedalam kota B, mereka berbincang.


“Kira-kira


dimana kita akan menemukan sarangnya Jelly Hijau itu?” Ujar Citrinia sambil mengerutkan


dahinya.


“Dimana


tempat yang kotor, seperti pembuangan dan saluran pembuangan limbah di kota B?”


Tanya Davide kepada Citrinia, karena bila diingat Davide bukanlah orang yang


berasal dari bumi.


“Saluran


dan pembuangannya? Hem, kita kesaluranya dulu?”


“OK”


Citrinia


menuntun jalan menuju got besar dibawah tanah, dia menemukan penutup got lalu


membukanya. “Lebih baik menggunakan masker, karna dibawah sangatlah bau dan


menjijikan. Perhatikan langkamu juga” Ujar Citrinia, dan ia menggunakan sihir


untuk menutup area hidung dan mulutnya.


Mereka


perlahan turun kedalam got tersebut dan menemukan limbah yang tidak bisa


diuraikan dengan kata-kata. Ditemukan juga beberapa jejak yang ditinggalkan


oleh Monster Jelly. “Untuk sampai kepembuanganya, tinggal ikuti arus” Ujar


Citrinia, sambil menunjuk kearah kirinya mengisyaratkan ‘lewat sana’ kepada


Davide.


Mereka


berjalan kearah kiri, perjalanan tersebut sangat panjang. Sebenarnya bila


dihitung menggunakan waktu, itu adalah perjalanan yang biasa saja. Hanya saja


dengan kondisi tempat mereka berjalan membuat perjalanan yang biasa saja

__ADS_1


menjadi mengerikan.


“MENJIJIKAN,


kalau saja bisa menggunakan portal...Kenapa sih kamu larang aku untuk


menggunakan portal?” Gerutu Citrinia, yang memang dia seseorang yang mencintai


kebersihan dan benci akan sesuatu yang berantakan.


“Rina,


apa kamu lupa? Jelly Mons yang kita hadapi walau terlemah diantara yang lainya


tetap saja dia dapat merasakan kekuatan yang berlebih” Ujar Davide, sambil


memegang tangan kekasihnya dan memberikan semangat serta energi untuk satu-satunya


kekasihnya.


Citrinia


hanya membalas dengan mulut yang semakin maju, Davide yang melihat itu terkekeh


dan berusaha untuk menahan tawanya. “Apa yang kamu tertawakan?” Ujar dengan


muka yang masam, Davide hanya menjawab dengan gelengan kepala dan menghentikan


tawa kecilnya.


Sesaat


setelah itu, mereka sampai di tempat pembuangan Limbah. Dapat dilihat kerumunan


Jelly Mons berada disana, dari yang masih kecil sampai yang sudah sangat besar.


“Disni jantungnya, seperti biasanya aku akan siapkan portal” Ujar Davide dan Citrinia


memperhatikan koloni Jelly Jelly Hijau itu. ‘MENJIJIKAN’ walau  dengan muka yang biasa saja batin Citrinia


tetap bergetar bahkan sedang meronta-ronta.


“Sudah,


kita akan mulai penyeranga apa kamu siap? Em, apa yang Rina gunakan?” Tanya


Davide yang melihat Citrinia menggunakan sihir pelindung diseluruh tubuhnya.


“Perlindungan


bagaimana aku bisa kabur? Ah, kalau diBumi ini apd (alat perlindungan diri)” Jawab


Citrinia, sebenarnya itu bukanlah apd yang biasa digunakan oleh dunia


kedokteran melainkan apd yang terbuat dari sihir.


“Oh,


ok aku juga akan menggunakanya” Ujar Davide, setelah mengingatnya Davide juga


merasa risih saat harus menangani monster yang satu ini.


Setelah


semuanya siap dengan peralatan, mereka akan menyerang secara tiba-tiba.


Citrinia menengok kearah Davide, dan kebalikanya. Davide mengangguk pelan dan


Citrinia mengerti artinya. Davide menyerang terlebih dahulu disusul oleh


Citirinia.


Mereka


menggunakan masing-masing keunikan dari kekuatanya, Davide menggunakan Five Forces,


dan Citrinia menggunakan ke-5 benda pusaka, serta kekuatan khas elected


Dan


tidak dapat diduga, semua jelly yang berada dikawasan itu menjadi kaget serta


marah. Sesuatu yang membuat mereka menjadi kuat dan tidak ada di Bola Infromasi.


Dari puluhan sampai ratusan Jelly dapat bersatu menjadi satu kesatuan yang


membuat mereka menjadi super duper kuat!


“Emmm,


Segelnya luaskan? Kayaknya kita bakal ngancurin kota deh!” Ujar Citrinia yang


terkejut dengan apa yang baru saja dia saksikan.


“Hampir


satu kota, siapa yang mau menyerang lebih dulu?”

__ADS_1


“GREAT,


antisepticnya lebih banyak aku yang memeganya, lebih baik aku dulu”


“Baiklah,


ingat untuk terus berhati-hati dan berjaga Rina”


“OK


Davide”


Citrinia


terbang secara perlahan untuk mendekati Jelly Mons, namun karna Jelly Mons yang


sudah terlalu agresif, membuat Citrinia tidak bisa menghindar dengan terbang


secara perlahan. Dia menambahkan kecepatan dan menumpahkan antiseptic ketubuh


Jelly Mons, sesuai yang direncanakan Jelly Mons menjadi lemah. Kesempatan


inilah yang digunakan oleh Davide untuk menyerang menggunakan Plant and Soil.


Pertarungan


terus berlangsung hingga Jelly Mons meledak sampai-sampai membuat beberapa kaca


bangunan yang masih utuh pecah berkeping-keping. “HUWA untung pakek APD bisa


mati aku kalau gini terus” Ujar Citrinia yang keluar dari lingkaran segel Kota


B.


“Yah,


aku akan membereskan semuanya tunggu lah disini” Ujar Davide sambil berlalu untuk


membersihkan seluruh kota menggunakan sihirnya yang unik.


Davide membuat kota yang terkontaminasi menjadi bersih kembali, setidaknya tidak akan


ada lagi Jelly Mons yang bersarang di kota B. “Bagaimana dengan kota  yang lainya?” Tanya Citrinia saat Davide


kembali kesisinya.


“Saat kita sudah ngelawan Jelly Mons, kamu akan menyembuhkan orang yang sakit dan aku


akan menyembuhkan kota” Balas Davide dengan senyum cerah dipancarkan dari wajah


yang teramat tampan.


“Kamu hanya membersihkanya dengan sihir?” Tanya Citrinia untuk kedua kalinya kepada


Davide.


“Untuk kota ini sih masih hanya pakai sihir tapi kota yang lainya udah dikasih disenfektan”


Balas Davide, Citrinia hanya mengangguk lalu mengibaskan tanganya keudara.


Disenfektan ternyata sudah dipersiapkan oleh Citrinia tanpa sepengatuhuan


Davide. Davide yang melihat itu hanya tersenyum senang.


“Jadi kita tidak usah berurusan dengan JELLY itu lagi kan?” Ujar Citrinia yang sudah


malas untuk melawan para Jelly pembuat onar.


“Semoga tidak ada kumpulan koloni lagi dibumi, ayo pulang pasti kamu capek” Ujar Davide


sambil mengulurkan tanganya, dan mereka kembali kedalam mobil.


Didalam


Mobil...


“AKU SUDAH MALAS MENYETIR!” Ujar Citrinia yang tiba-tiba saja moodnya down. Dia membacakan mantra lalu terbentuklah portal, didepan mobil mereka.


“AAA...karna kita sudah menggunakan kekuatan yang besar jadi bisa pergi sana sini pakai portal yey” Kata Davide, yang senang tidak usah duduk terlalu lama. Sehingga dalam


hitungan detik mereka sudah dapat sampai ditempat tujuan.


Citrinia menginjak-kan gas, dan masuk kedalam portal buatanya tersebut. Kurang dari 1


menit mereka telah sampai di rumah. “YEY SAMPAI” Ujar Citrinia, dia melepaskan


sabuk pengamannya dan keluar dari mobil. Begitu juga dengan Davide yang


langsung masuk kedalam rumah.


Citrinia


yang sudah berada dirumah langsung saja berjalan masuk kedalam kamarnya, dia berganti


pakaian dan langsung tidur dikasurnya. Ternyata kemarin malam dia tidak bisa


tidur karna ditengah malam ada penyerangan dikota lain.

__ADS_1


__ADS_2