
Keesokan harinya giliran Davide untuk mencari
keberadaan Blue Crystal, karna kami sudah memiliki patokan dimana Blue Crystal
dismpan. Sekarang Davide bertugas untuk membuka segelnya dan mengamankan Blue
Crystal. Davide pergi setelah jam sarapan dan sekarang sudah
menunjukan pukul 14.00 namun belum ada kabar sama sekali dari Davide.
Aku ditemani oleh Putera Mahkota dan sekarang kami
berada diruangan kerjanya. Sambil menunggu kabar dari Davide, Putera Mahkota
menyelesaikan tugasnya agar tidak terdesak. Dan aku membaca buku tentang elected,
untuk menambah pengetahuanku tentang elected .
“Sudah jam segini, aku khawatir dengan Davide” aku
berguman kecil sambil menatap jam dipergelangan tanganku. “Tenanglah, Pangeran
Davide adalah salah satu orang terkuat diCrystal World, dia tidak akan mudah
terluka” Ternyata indera pendengaran Putera Mahkota sangat tajam. Dan benar aku
tidak perlu terlalu khawatir dengan Davide. Hanya saja sikap Davide terkadang
sangat kekanak-kanakan.
Pukul 15.00 aku belum mendapat kabar apapun dari
Davide, dan seharusnya dia menyudahi pencarian hari ini. Namun setelah beberapa
menit aku akhirnya mendapat kabar dari Davide. Menggunakan gelang waktu itu dia
sudah berhasil memecahkan segelnya, dan meminta kami agar segera ketempatnya
berada. Aku dan Putera Mahkota segera pergi kepekarangan istana tempat dimana air
mancur itu berada.
“Aku akan membuka portal” ucap Putera Mahkota sebelum
ia membaca mantra dan munculah sebuah portal yang berwarna gelap ditambah
sedikit keungu-unguan. “Ayo masuk, kamu tidak perlu khawatir lagi Deolinda” Dan
kamipun akhirnya berada disebuah tempat yang beradasarkan sihir. Terasa
gelombang spirit yang tidak teratur dan membentuk sebuah pola untuk menguasai
dan mengekang Blue Crystal yang belum aktif.
“Ternyata kalian sudah sampai sini ya, oh ada ‘kakak’
juga” beberapa saat setelah aku berada disana, Luc dan Sang Raja tiba. “Adik
ke-4, ternyata memang benar ya ini semua ulahmu!” Putera Mahkota mulai marah,
dapat dilihat dari ekspresi dan nada bicaranya. “Luc, apa kamu tahu apa yang
kamu perbuat ini!? Kamu pasti tau terjadi ketidak seimbangan!” Tanpa sadar aku
sudah sangat marah, apa ini karna aku seorang elected?
__ADS_1
“Memangnya kenapa, kalau terjadi ketidak seimbangan?
Bukan urusanku juga” perkataanya membuktikan dia memang ingin membuat
malapetaka bagi seluruh mahluk hidup. “Puteri Deolinda, kamu bisa keluar dari
tempat ini tanpa kekurangan satu apapun, dan tidak ada lecet sama sekali bila
kamu rela dengan Blue Crystal dan menikahi putera ku” Raja mengancamku dengan
kata-katanya yang seakan mengisyaratkan bahwa bila aku tetap seperti ini kami
ber-3 akan mati.
“Apa kamu meremehkanku Raja? Merelakan Blue Crystal,
aku adalah seorang elected bagaimana bisa engkau berbicara seperti itu!” Aku
menjadi semakin geram, karna Raja tersebut. “Maaf bila ini mengecewakan. Namun
Deolinda tidak akan pernah menikahi puteramu!” Benar apa yang dikatakan Davide,
aku tidak akan pernah menikah dengan seseorang yang berperan sebagai antagonis.
“LENXO! Kamu adalah Putera Mahkota negri Caara,
bagaimana bisa kamu berada dipihak orang lain!?” Raja juga kesal karna Putera
Mahkotanya berada dipihak kami. “Aku tidak akan berada dipihak kalian yang
telah membunuh ibuku!” Saat itu aku sangat terkejut ternyata yang membunuh
seorang permaisuri adalah suaminya sendiri yaitu sang Raja.
“Rupanya kakak sudah menyadarinya ya. Ibumu bukanlah
bukanlah hal yang luar biasa. “SIALAN! KAMU BOLEH MENGEJEKKU SESUKA HATI ASAL
JANGA PERNAH SEBUT IBUKU DENGAN MULUT KOTORMU!” Putera Mahkota sudah sangat
geram. Ia tidak bisa mengendalikan amaranya lagi dan memulai penyerangan.
Dan seketika terjadilah pertempuran, namun hanya para
pria yang bertarung dan menjadi pertempuran 2 lawan 2. Dengan kesempatan kali
ini aku bisa mencoba untuk mengambil Blue Crystal. Sayangnya saat aku berjalan
menuju altar, ‘dia’ datang. Datanglah yang dari kemarin digosipkan, yaitu
Lauren.
Baru saja bertemu aku sudah bisa merasakan kekuatan
yang sangat besar. “Para pria sedang berkelahi tuh 2 lawan 2, bagaimana bila
kita juga ikut jadi 3 lawan 3, atau mau 1 lawan 1” Lauren menawarkan untuk
bertarung, aku tidak menjawab hanya menatapnya. “Jangan menatapku seperti itu
aku merasa aneh. Baiklah bagaimana bila 1 lawan 1?” Lalu Lauren mendekatiku,
aku hanya diam saja dan melihat apa yang akan dia lakukan. Dia mendekat
kewajahku dan membisikan sesuatu.
__ADS_1
“Puteri Deolinda dari Negri Kristal, kamu hanya perlu
bersandiwara untuk bertarung denganku, karna akhir sandiwara ini adalah kamu
berhasil menguasai Blue Crystal” Aku terkejut dengan perkataanya, dia hanya
ingin bersandiwara dengan pertempuran ini, tapi siapa yang tahu apa yang sebenarnya
direncanakan. Lauren mulai menyeran, namun dia hanya meggunakan kekuatan fisik
yang sangat rendah dan memakai sihir untuk berpura-pura kami sedang bertempur.
Entah mengapa aku mengikuti jalan sandiwara tersebut,
dan pada akhirnya Lauren yang kalah dalam ‘pertempuran’. Aku segera pergi
menuju altar Blue Crystal, lalu membacakan mantra. “Blue Crystal, atas
perintahku yang disetujui oleh Langit tunduklah padaku dan berikanlah
kekuatanmu!” Blue Crystal nampak bersinar terang dan berputar dialtarnya. Lalu terbang
menghampiri ku dan aku sudah menjadi tuanya.
Aku berbalik dan melihat semua orang terkejut
begitupula Luc dan Sang Raja, namun saat ku menengok kearah Lauren dia malah
tersenyum. “Sialan... sudah lebih dari 1 minggu aku berusaha, namun kamu kurang
dari 1 jam!” Luc sangat marah dengan aku yang sudah menerima kekuatan Blue
Crystal. “Ingatlah Luc, bahwa kamu tidak diberi karunia” Ucap Davide dengan
seringai diwajahnya.
“Luc, kita tidak akan bisa mengalahkanya, ayo pergi”
Ucap Sang Raja, setelah itu mereka pergi layaknya debu begitu juga dengan
Lauren. Davide melihat kearahku dan
tersenyum “Kerja bagus!” ucapnya menyemangati. “Aku malas menangkap mereka, ayo
kita pergi saja. Ngomong-ngomong Deolinda kamu sangat kuat bisa mengalahkan
Lauren. Bagaimana caranya?” ucap Putera Mahkota.
Aku menghela nafas panjang dan menceritakanya tentang
kelakuan Lauren. “Aku berfikir bahwa dia orang baik, namun kenapa bersama Luc
ya?” Munculah pertanyaan baru dikehidupan ini. Dan Lauren mulai digosipkan
kembali oleh kedua pria yang ada didepanku. Aku terlintas pemikiran yang cukup
masuk akal.
Bila Lauren membodohi mereka, dan mereka percaya lalu
menempatkan Lauren untuk berada didekat Blue Crystal. Akankah Lauren dimarahi
saat ini? Dan apa mungkin dia hanya ingin kembali menjadi trabem dan berusaha
menghilangkan tanda tenebris?
__ADS_1