KARMA AKIBAT PERSELINGKUHAN

KARMA AKIBAT PERSELINGKUHAN
Bab 13. Samuel Egois


__ADS_3

Andin tiba-tiba menghentikan langkah nya seketika, begitu Melihat siapa sosok yang berdiri tak jauh dari tempat nya.


"Kenapa berhenti?" Tanya Angga yang belum menyadari keberadaan Samuel.


Dia melihat ekspresi wajah Andin yang tadinya ceria berubah menjadi masam, Angga kemudian mengikuti pandangan Andin. Samuel mendekati mereka berdua.


"Bagus ya. Di tungguin lama, ditelepon tidak di angkat ternyata sedang berduaan dengan pria lain. "Sindir Samuel.


Angga langsung membaca situasi, Dia menduga laki-laki ini pasti suami nya Andin.


"Bukan urusan kamu!" Jawan Andin dengan ketus. Jelas sekali terlihat jika Andin sudah enggan berbicara terhadap Samuel.


"Mari kita bicara dulu sebentar," tutur Samuel sambil meraih tangan Andin. Dengan segera Andin melepaskan pegangan tangan Samuel.


"Lepaskan, sudah tidak ada lagi yang perlu di bicarakan. " jawab Andin


"Andin!" Bentak Samuel melotot padanya. Angga sampai terkaget-kaget namun tidak dapat berbuat apa-apa. Karena dia tidak mau mencampuri urusan mereka berdua yang belum selesai.


"Jangan membentak ku! Apa apun masalah kita, apa pun yang ingin kamu bicarakan, sampai kan saja di pengadilan." Ucap Andin dengan suara tinggi.


"Andin, kenapa kamu jadi berubah begini?"


"Berubah? Memang nya kamu mau Andin yang bodoh seperti dulu, begitu? Enak saja! "Ucap Andin sengit.


"Ayo, Ga. Masuk dulu, "ajak Andin mengabaikan Samuel.


"Berhenti kalian berdua di situ, selama belum ketuk palu, kamu masih sah sebagai istriku. Tidak akan ku izinkan kamu jalan dengan pria mana pun juga! " Pekik Samuel. Andin menatap tajam ke arah Samuel.


"Apa kamu lupa? kamu juga masih suami ku, tetapi kamu malah tidur dengan perempuan lain di hadapanku. Kalau kamu saja boleh kenapa aku enggak? "Tantang Andin. Angga merasa tidak enak berada dalam situasi ini.


"Andin, Aku pulang dulu. Selesai kan saja dulu urusan mu dengan suami mu. "Pamit Angga.


"Tidak. Tetap lah di situ, Ga. Yang harus pergi itu Dia, bukan kamu. Aku tidak ada urusan lagi sama dia! "Tegas Andin.


Samuel benar-benar marah, dia tidak menyangka Andin sekarang menjadi pembangkang seperti ini. Tiba-tiba Samuel mendekati Angga dan langsung menerjang nya.

__ADS_1


Bug!


Angga yang tidak menyangka akan mendapat tendangan dari Samuel, badannya terpental ke belakang jatuh tersungkur. Samuel sedang dipenuhi amarah dan kecemburuan. Ego lelakinya terusik, dia tidak rela melihat Andin bersama pria lain.


"Mas! Apa-apaan kamu ini. Kenapa kamu menerjang Dia? " Teriak Andin, Dia langsung mendekati Angga.


"Kamu enggak apa-apa, Ga? "Tanya Andin Khawatir pada Angga.


"Aku tidak apa-apa, Ndin. Seperti nya suami mu harus di beri pelajaran, nih! "jawab Angga sambil memegang perut nya yang baru saja di terjang Samuel.


"Menjauh dari istri ku, lelaki Brengsek! " Teriak Samuel pada Angga.


Di teriaki laki-laki brengsek, Angga tidak terima. Dia kemudian menatap Samuel dengan sengit.


"Saya tidak mau ikut campur urusan kalian berdua, tetapi karena Anda sudah menerjang saya duluan dan juga mengatai saya laki-laki brengsek. Saya tidak akan segan untuk membalas nya! " seru Angga memberi peringatan.


"Oh, bagus kalau begitu. Kemarilah! Ayo kita duel saja. Aku ingin menghajar mu karena sudah berjalan dengan istri ku! "Pekik Samuel.


"Stop menyebut ku istri kamu, Mas! Ingat kalau aku sudah menggugat cerai kamu."


"Aku tidak perduli! selama belum ketok palu, kamu secara hukum masih menjadi istriku! Kalau pun sudah ketok palu, aku akan naik banding lagi! Aku tidak akan menceraikan mu! " Ucap Samuel


"Iya, aku menggila karena melihat mu bersama pria brengsek itu!" Sahut Samuel lagi.


Angga terlihat sudah mengepalkan tangan nya, dia sudah menahan diri dari tadi.


"Hentikan, Mas! Kita sedang di depan rumah. Kamu tidak lihat CCTV di sana, ada penghuni lain yang lewat di depan rumah kita. " Pinta Andin dengan lembut. Andin yakin jika tidak ada yang mengalah, bisa di pastikan akan terjadi peperangan.


"Aku hanya ingin bicara pada mu, Ndin. Beri aku kesempatan untuk bicara," mohon Samuel.


Andin menghembuskan napasny dengan kasar, dia mengalah dan menurun kan ego nya.


"Baiklah, ini terakhir kali nya kita bicara seperti ini. Kedepan nya, aku akan menggunakan pengacara. Silahkan segala sesuatu menghubungi pengacara ku saja. "Tutur Andin.


"Mau ku antar pulang, Ga? "Tanya Andin merasa tidak enak.

__ADS_1


"Tidak usah, Ndin. aku akan pulang sendiri." Balas Angga.


Sebelum Angga keluar dari halaman rumah Andin. Andin meminta Samuel untuk minta maaf pada Angga.


"Kamu minta maaf sama dia, Mas. Karena sudah memukulnya! "Pinta Andin.


"Aku minta maaf. Tetapi kamu juga bersalah padaku, sudah berani jalan dengan Istri ku." Ujar Samuel.


"Berhenti menyebut ku istri kamu, Mas. " Dia merasa muak Samuel terus menerus menyebut sebagai isterinya.


"Kamu akan tetap menjadi istriku selama akta cerai belum keluar. " Seru Samuel lagi.


Andin memutar bola mata nya, lalu mengabaikan Samuel, lalu berpaling pada Angga.


"Yuk, Ga. Aku antar sampai depan. Maafkan aku, kamu jadi terseret kedalam masalah ku. " Ucap Andin sambil berjalan.


"Tidak apa-apa, Ndin. Aku pulang dulu ya, " Jawab Angga.


Andin mengangguk, lalu dia berbalik dan langsung masuk kedalam rumah. Samuel tidak berhenti memandangi Angga, dia benar-benar tidak suka terhadap nya. Kemudian dia menyusul Andin yang sudah lebih dulu masuk meninggalkan nya.


"Andin, tunggu aku" Teriak Samuel.


Samuel bergeges masuk kedalam rumah mereka.


Andin mengambil handuk, dan pergi ke kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya yang seharian kotor karena habis bepergian jauh.


Samuel yang hapal kebiasaan Andin kalau habis pergi dari luar, membiarkan dia mandi terlebih dahulu. Dia menunggu di ruang tengah sambil menonton televisi. Rumah ini punya banyak kenangan indah antara diri nya dan Andin, entah setan apa yang merasuki nya sehingga dia tega menghianati Andin dan berselingkuh dengan Amel.


Awal nya Samuel biasa saja dengan Amel, pernah suatu ketika Samuel yang ada di Divisi Finance melakukan sedikit kesalahan, Amel yang merupakan keponakan pemilik perusahaan membantu menyesaikan masalah nya.


Dari situ awalnya Samuel mengucapkan terima kasih dengan mentraktirnya makan malam. Entah bagaimana mula nya, sehingga Samuel tidak bisa terlepas dari Amel.


Mungkin sudah waktunya, Saat itu Andin batal pergi dan menggantikan diri nya dengan rekan kerja yang lain untuk perjalanan dinas. Andin ingin memberi kejutan kepada Samuel, malah Andin yang mendapat Kejutan luar biasa dari nya. Perselingkuhan terjadi tepat di depan matanya. Kalau saja malam itu Andin tidak memergoki Samuel dan Amel bercinta, mungkin kejadian nya tidak akan seperti ini.


Mohon dukungan untuk karya ku ya~

__ADS_1


Like, komen dan Share juga.


Semangatin aku untuk Up nya 2x sehari.


__ADS_2