Kehidupan Palsu Akira

Kehidupan Palsu Akira
Selesai 2


__ADS_3

*Mata pria itu membulat hebat saat merasakan benda tajam sedang bertenger di lehernya,


Presdir Nan ketakutan merasakan aura membunuh dari baki.


Baki sedikit demi sedikit mulai mengores ke area leher Presdir nan, butiran air keluar dari leher dan pelipis milik Presdir nan aura baki begitu pekat bahkan membuang semua Presdir yang berada di ruangan terdiam ketakutan.


Tangan Presdir Nan perlahan melepaskan pinggul akira pelan, gadis itu memegang tangan baki pelan menyuruh untuk diam


Baki memutuskan untuk menurunkannya senjata miliknya.


“ Aku tau pasti kalian begitu tertarik dengan proposal itu maka aku menetapkan jumlah nya sekitar 2 triliun untuk harga sekarang,


Tapi lebih rincinya kalian bisa berbicara dengan tuan shu atau tuan muda Tsubaki !!"


Akira menunjuk shu dan baki secara bergantian para Presdir ternama menganguk mengerti


Perang memperebutkan saham akan segera di mulai batin mereka.


Setelah kalimat finis akira para Presdir memutuskan undur diri. Mereka harus berusaha mempersiapkan segala rencana secara matang untuk saling menjatuhkan satu sama lainnya.


“ Akira ikut aku...!!"


Akira menganguk Pelan mengikuti langkah pria paruh baya yang tampak gagah dalam balutan jas hitam. Mereka berjalan menuju ke atas ke lantai paling atas gedung Yisheng yang merupakan gedung paling tinggi diantara gedung yang lainya.


Tap


Akira menghentikan langkahnya nya tepat di samping shu, mata nya menatap takjub ke arah pemandangan yang dihiasi rumah dan gedung-gedung pencakar langit banyak resort dan yang lainya membuat mata nya takjub akan kedamaian seperti sekarang.


Akira berjalan perlahan menuju pembatas mendudukan dirinya di pembatas gedung sehingga dapat dengan leluasa melihat keindahan pemandangan yang menakjubkan.


“ Apa kau tak takut jatuh akira?" Tanya shu melihat akira duduk diatas gedung dengan kaki bergantung gadis biasa pasti akan parno atau ketakutan saat melihat atau mendekat ke arah pembatas gedung yang memiliki 45-80 lantai.


Akira tersenyum mengeyampingkan lehernya perlahan.


“ Tuan shu kamu tak perlu bicara basa-basi langsung intinya?" Ucap akira.


“ Apa kau yakin Ingin Lepas dari keluarga borgia termasuk baki?" Tanya shu mengeluarkan pisau dari balik jas hitam nya mendekatkan ke arah akira yang kini terdiam.


“ Tentu!!"


Pisau itu semakin dekat ke arah wajah akira


Permukaan kulit pipi nya tergoles mengeluarkan darah sesaat setelah pisau melayang mengenai wajah nya, lemparan pisau mengenai tiang lain akira menatap arah jatuh nya pisau tadi teryata melukai burung yang lewat.


“ Aku Ingin keluar bisakah tuan membantu ku?" Akira berjongkok mengambil burung yang kini terluka karna sayap nya patah.

__ADS_1


“ Akira kau bagaikan burung kecil yang patah sayap seperti itu dari dulu kau tak bisa bebas!!"


“ Apa tuan mengetahui masa laluku?" Tanya akira terkejut menegandah ke arah shu.


“ Aku mungkin bisa melepaskan mu sesuai janji


Tapi aku tak bisa menjamin bahwa baki akan melepaskan mu . . Jadi pergilah akira!!" Shu menghembuskan nafas nya pelan melihat mata akira yang penuh dengan kekosongan.


“ Terima kasih...!!!


“ Paman shu tolong sampai maaf ku pada tante Angelica!?"


Akira melangkah kaki nya pergi dari sana


Shu Tersenyum pelan melihat kepergian akira dari hadapan nya, kini ferri mendekat ke arah shu terlihat raut kecewa atas keputusan tuanya yang mungkin akan membuat tuan muda menjadi marah atau kecewa.


“ Kau di sini?.


Bukan jawaban yang di berikan ferri melainkan sebuah tatapan mengitimidasi membuat shu Tercengang.


Sejak saat itu Akira meningal kan Mashion borgia dan kembali pada kehidupan semula menjadi seorang pembuat komik yang handal.


Banyak komik-komik yang telah ia buat dan yang paling terkenal dengan judul " Gadis iblis yang kesepian " sejak pembuatan komik itu akira menjadi semakin sibuk apalagi para pembaca mendesakdirinya untuk membuat alur nya semakin menegangkan.


Tak tak tak . . .


Irisan rapih 🍅 Tomat ia masukan kedalam pisin kecil membawanya ke ruang tengah, akira membaringkan tubuhnya di sofa menempelkan irisan tomat tadi pada wajah nya yang mulai kering karna tak terawat.


Wajah nya kini di pehuni oleh tomat


Rasa perih membuat akira mengigat kenangan pahit beberapa tahun yang lalu berserta haru tak jarang ia terkekeh pelan saat mengigat kehidupan nya dulu bersama haru yang begitu sederhana jauh dari kata berkecukupan seperti sekarang ini.


“ Maaf kan aku haru!!" Guman akira pelan.


Langkah kaki berbalut sepatu hitam memasuki ruangan tengah, sosok itu meletakkan plastik putih berisi belanjaan yang segaja ia bawa untuk menemui gadis yang telah lama menghilang


Dan sekarang lihat lah dia.


Gadis itu sedang apa memakai banyak tomat di wajah?


Pemuda yang hanya tahu bisnis dan medis tak pernah mengetahui bagaimana kehidupan seorang gadis seperti akira.


Tangan nya terulur mengambil semua tomat pada wajah akira membuat gadis itu tergangu membuka mata dari tidur singkat nya kini mendelik tajak ke arah baki.


“ Kenapa kamu memakan semua tomat ku?" Tanya akira jengkel menuntut sebuah penjelasan ke arah baki yang sedang memakan semua tomat bekas wajah nya.

__ADS_1


“ Bukan nya kau meletakkan tomat di wajah agar mudah memakan nya?" Ujar baki polos.


“ itu untuk masker!


Untuk mengangkat kotoran wajah, memutihkan wajah, menghilangkan komedo serta jerawat dan yang paling penting membersihkan kulit yang telah mati...!!"


“ UHUKK . . UHUKK . . UHUKK . . ."


Baki terbatuk-batuk mendengarkan penjelasan akira, tomat yang ia pakai bisa di bilang kotor


Akira memicingkan mata nya tak suka


Ia berdiri dari tidurnya.


“ baki pintu ada di sana kau bisa pergi tanoa ku antar!!"


“ Akira?"


“ Kau tak perlu aku antar kau juga ke sini tanpa di undang!!" Akira menyindir baki yang terdiam.


Baki meningalkan rumah akira, mengambil kunci mobil dari saku celana nya


Mengemudikan mobil sport dengan ugal-ugalan di jalananan yang ramai. Merogoh henfoun dari saku celananya baki menelpon satu no yang tertera nama Zhang ferri.


“ Hallo!?"


[ " Ada apa tuan kau MENGANGU ku tidur?"]


Ferri menekan kata mengangu pada kalimat nya


Terdegar suara meguap dari sebrang sana membuat baki melontarkan kata yang lumayan aneh untuk ferri.


" belikan berbagai macam masker wajah!!'


[ Hah?😌😌]


“ Jangan banyak tanya! Kau belikan merk yang bagus paling mahal dan paling berkualitas bagus untuk kulit wanita !!"


[" Tuan anda Kesambet apaan?"]


" Oh yah jangan lupa kirim beberapa pot aloevera berserta tomat...!!" Ujar baki polos.


Ferri tersentak kaget mendegar Printah aneh bos nya biasanya tugas yang di berikan baki adalah membunuh bukan mengurus keperluan anak gadis Ferry mengaruk Tengkuk nya kuat


Mata nya menatao aneh saat pangilan di putuskan sepihak*.

__ADS_1


__ADS_2