
*Kapan aku bisa mencapai pucak kehidupan menikmati semilir angin di Padang rumput yang indah nan luas, menemani banyak anak tak beruntung dalam kerumunan masyarakat yang teracuhkan membuat sebuah toko komik seperti mimpimu namun ntah Kenapa semua nya bagaikan ilusi.
SYUTING...
Di tepi padang rumput menari-nari dengan riangnya, melambai-lambai gaun putih di dataran bilah salju menikmati hembusan badai yang menerpa tubuhnya
Tak ada cahaya atau pun suara di waktu itu tak ada orang yang menolong semua nya sendiri
Terbengkalai dalam dinding es yang kemudian membeku di temani sang serigala putih.
“ ketika dewi Dione tiba di foldes
Aliran air es mengalir ke andro show
Mountain dan Frye glacier..." Mengangkat sebelah tangan nya, memegang kedua dada nya pelan wajah nya mendongak ke atas.
” Es dan salju di utara menjadi raungan yang tak berujung!!" Jawab yang lainya..
“ pimpinlah Aku wahai serigala salju!!" Akira berputar-putar mengelilingi kawah bersalju.
“ Mengapai kekuatan dalam dinginya salju petang ini! Wahai dewi Dione ciptakan secercah harapan untuk nya,"
“ Tak ada yang berakhir bahagia semua tertimbun dalam es..."
Akira mengejapkan mata nya sekali, tatapan mata nya menyedu ketika dewi Mountain mengarahkan jari telunjuk nya ke arah akira ( sebagai dewi Dione) tepukan pelan membangunkan dewi Dione yang menjelajahi salju dalam raungan serigala putih.
Tubuh dewi dione mengecil menjadikan seorang gadis kecil dalam lingkungan para serigala kelaparan. Seketika tirai merah tertutup cepat
Akira menghela nafas cape teryata berakting Sunguh sangat melelahkan, tio memberikan sapu tangan yang di sambut ceria oleh akira.
“ Pertunjukan bagus sebagai seorang dewi dione!!" Puji Tio pada akira.
“ Kamu salah! Dewi dione terlahir dari bilah salju namun kenapa akhirnya mati di bilah salju juga” Akira cemberut memanyunkan bibir nya.
“ Kisah ini adalah kisah lama akira” jawab viki
“ begitu yah! Tapi aktingmu sangat bagus aku berharap bisa menjadi lawan peran mu lagi kelak" akira mengulurkan tangannya ke arah lily yang menjadi lawan aktingnya barusan.
“ Sama-sama!!"
Tio menjauh beberapa langkah meningalkan akira dan lily yang sepertinya cukup memiliki hubungan baik, yah beberapa hari libur membuat nya tak bisa menemani kegiatan syuting terbaru drama fantasi yang di bintangi akira dan viky sebagai lawan mainya.
Viky meningalkan akira bersatu dengan para Kru lainya, sedangkan akira menunduk saat merasakan henfoun nya berbunyi ia mengambil benda pipih dari dalam tas nya.
__ADS_1
TANTE NINO FROM.
Bergegas ke bandra Tio akan membawamu jalan-jalan .
Isi pesan singkat itu mmbuat akira bingung
Melangkah ke arah Tio yang ntah sejak kapan sudah membawa dua koper super besar di tangan nya. Tanpa banyak tanya lagi Akira mengikuti tio masuk ke mobil setelah menaruh koper-koper tadi di bagasi menancab gas tio larut dalam keheningan.
Sepanjang perjalanan akira tertidur
Membuat Tio lebih leluasa memandang wajah akira yang menurutnya begitu mirip dengan eashon fan tapi ia tak bisa membeberkan rahasia nino secepat ini yang bisa mempengaruhi daya tarik akira nantinya.
“ Hei bangun!!" Tio mengerak-gerakan bahu akira membuat sang gadis merasa tergangu.
“ Kenapa sih!!"
Menghela nafas pelan Tio lebih dulu turun dari mobil sedangkan akira mengejabkan beberapa kali matanya berusaha mengumpulkan semua kesadaran nya menguap beberapa kali tanpa sadar air liur nya keluar cepat-cepat akira mengelap nya malu karna tindakannya.
Akira mengambil alih satu koper hitam dari Tio
Menarik kopernya mereka berjalan beriringan menuju pintu keberangkatan
Akira mendudukkan dirinya di samping Tio
Yang sudah lelap dalam tidurnya
Mata nya tertuju hanya pada kaca pesawat karna dengan segaja Tio ingin bertukar tempat duduk menurutnya terlalu pusing jika melihat awan yang bergerak kesana-kemari membuat akira langsung setuju dengan wajah antusias.
Perlahan mata Akira mulai berat ia pun tertidur menyusul Tio tanpa sadar tio memposisikan kepalanya pada bahu akira sebagai sandaran
Berjam-jam lama nya mereka tertidur akhirnya Tio membuka mata nya perlahan yang ia lihat saat membuka mata nya adalah kalung berbentuk bunga di leher jenjang milik akira
Dia terlonjak kaget saat tanpa segaja memeluk tubuh akira untung saja akira belum terbangun bisa-bisa karisma nya menurun begitu saja.
Pesawat pun mendarat di bandara Jerman akira dan Tio langsung masuk kedalam mobil yang sudah di siapkan Nino sebelumnya.
Setelah sampai di Villa akira langsung tertidur di sofa karna terlalu capek membiarkan Tio yang tengah kesusahan membereskan semua perlengkapan akira.
Ke esokan paginya.
Siang ini akira sudah berjanji menemani Tio menghadiri sebuah pameran ternama di jerman
Mereka dengan segaja datang lebih cepat dari tamu lainya.
__ADS_1
Setelah memasuki kawasan museum di jerman
Mereka mendapatkan pelayanan khusus termasuk tiket vip
Hampir dua jam berkeliling akira mulai bosan
Nuremberg, jerman tak ada yang bisa membuat perhatian nya tertarik, Tio sendiri sedari tadi hanya menguap- nguap mendengarkan penjelasan penerjemah.
Langkah akira terhenti saat tanpa segaja memandang sebuah benda yang begitu menarik perhatian, ia melangkah mendekati barang langka yang di ketahui berasal dari jaman dulu
The iron Maiden alat siksa besar yang mirif seperti peti mati ini di temukan sekitar tahun 1800–an
“ Nona apa ada pertanyaan?" Tanya wanita cantik yang bertugas mengatarkar dan memberikan informasi pada mereka berdua.
“ Ini iron maiden kan?" Tanya akira
“ Benar!!"
“ Kau tahu dari mana?" Tio mengangkat tangan nya kebelakang lehernya mendongkrak ke atas melihat peti mati yang tergantung.
“ The iron maiden di ciptakan sebagai alat siksa.
Alat penyiksaan yang di gunakan sebagai alat untuk mengintrogasi tawanan perang dan mata-mata, atau bisa juga di gunakan sebagai alat hukuman mati..."
Sang informan menganguk menyetujui apa yang di katakan akira memang benar“ Iron Maiden berisi banyak paku! Saat orang masuk kedalam tentu saja pintu tidak akan tertutup rapat kecuali jika menembus kedalam tubuh korban!!" Jawab nya
“ alat siksa ini di terapkan sekitar tahun 1700.
Saat mengintrogasi sang korban akan mati kelemasan karna banyak darah bercucuran dari tubuh nya dalam sejarah Eropa juga ada seorang wanita yang mengunakan iron maiden untuk mandi darah mendapat kan kecantikan abadi!!" Akira mendekat ke arah iron meiden tangan nya terulur mengusap barang terbuat dari besi.
“ Nona jangan terlalu dekat anda bisa terluka..."
Tio menarik kerah baju akira sampai tubuhnya tersered kebelakang karna tenaga tio.
“ Aku ingin masuk (◍•ᴗ•◍)” ujar akira mantap.
“ Hah? \(◎o◎)/” mereka berdua amat terkejut mendegar peruturan kalimat akhir dari akira
“ Nona apa anda yakin! Ini bukan mainan nona?" Tanya sang informan
“ Serius(✿^‿^)"
Tio menarik kerah akira dari belakang “ Maaf seperti nona Lu kecapean kunjungan kami sampai di sini terima kasih atas informasinya ” Tio menyered akira kasar.
__ADS_1
“ Baiklah hati-hati di jalan" melambai-lambai tangga mengantarkan kepergian mereka.
Di dalam mobil akira meranjuk kesal karna Tio merusak kalung bunga yang ia beli di salah satu toko, namun Tio lebih bersikap dingin masih tergiang dalam ingatan nya ketika akira ingin masuk kedalam peti mati itu untung saja dengan cepat tio membawanya pergi jika tidak mungkin akira akan menjadi mayat yang kehabisan darah*.