
*Pagi hari ~~~
Mashion mewah di gemparkan dengan kehilangan akira yang menghilang dari kamar, semua orang sibuk mencari nona Muda Lu.
Pagi itu di hiasi keributan para pelayan. Berserta suara histeris dari Nino yang baru saja pulang dari luar negri, mendapati kamar akira kosong
Jiwa posesif nya membara.
Seluruh bawahan keluarga Luzen di sebarkan pada setiap sudut kota, namun setelah hampir seharian akira belum di temukan
Kini hari mulai menjelang malam
Tio kelibekan mencari nona muda nta bersama para prajurit handal bawahan nino namun nihil.
Sang rembulan kini tepat berada di atas langit
Langit hitam menghiasi jagat raya, suara kicauan burung malam menghiasi hari itu
Tepat di sebelah utara tepatnya di sebuah rumah sederhana yang mulai kumuh bahkan tak terurus
Akira duduk di salah satu batu yang ia kenal
Menatap jendela kusam dan kotor bahkan debu nya mungkin sudah hampir 3 cm, merebahkan dirinya pada rumput hijau yang lembut akira menengandah melihat ke atas.
__ADS_1
“ Hihihi apa yang terjadi dengan keluarga Lu yah?" Tanya akira, ia cekikikan membayangkan begitu histeris nino jika sudah pulang atau epresi terkejut tio ide jahil seolah menyemangati akira.
“ Tio pasti akan menceramahi ku..."
“ Hihihi bagaimana epresi mereka yah?"
“ Kau di sini aki?"
“ Kak esson?"
Akira terlonjak kaget mendapati esson berada di belakang kepala nya, esson menduduk melihat wajah akira yang tengah berbaring dengan senyuman jahil.
“ Ada apa kak eson?"
“ Terkadang aku ingin kebebasan, melayang di udara bagaikan sebuah awan yang bebas
bergerak kemana pun!!" Akira mengembunkan pipinya lucu
“ Kau sudah sembuh?"
Akira menganguk pelan, walau nyatanya kepala nya masih puyeng sakit di tambah tubuh nya begitu lemas apalagi setelah tadi pagi berlari di jalanan hampir enam jam agar sampai ke sini membuat tenaga nya terkuras, esson bersiul pelan terlihat seorang pria membawa sebuah kandang berlapis perak menyerahkan nya pada esson .
“ Hadiah untuk mu!!"
__ADS_1
“ Woah!!" Mata akira berbinar senang melihat benda bulat berbulu.
Jari lentik nya ingin mengambil hewan dalam kandang namun di hentikan oleh esson,
Esson menarik kandang barusan menjauh dari akira dan meletakan di samping tubuh nya akira kesal mengembunkan sebelah pipinga.
“ Akira jangan lupa sebagus atau secantik apa binatang ini . . Jangan lupakan bahwa ia adalah bintang liar dan kapan saja sipat liar nya akan muncul!!" Jelas esson.
“ Tapi aku ingin menyentuhnya!!"
“ Tunggu dia mengenal mu kau bisa memeluknya!!" Esson memberikan kandang barusan ke arah akra.
“ Ayo pulang!!"
Akira menganguk dan berjalan mengekori esson masuk ke sebua mobil putih, mobil itu melaju di jalanan yang ramai beberapa mobil menghentikan laju kendaran esson, terlihat tio tengah me block jalan.
Akira turun dan tio langsung meminta alih tugas membawa akira, esson menganguk dan menyerahkan tugas barusan lima mobil mengawal kepulangan Tio di jalanan
Mereka segaja me block jalanan agar lebih mudah mencari keberadaan akira.
kala itu di dalam mobil tio mulai jengah untuk mengurus gadis licik yang selalu membuat kepalanya pusing, menginjak pedal gas kencang mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.
tio memang sudah biasa memawa akira ataupun nink kebut-kebutan jika suasana hatinya sedang tak mood sama sekali*.
__ADS_1