Kehidupan Palsu Akira

Kehidupan Palsu Akira
keberadaan


__ADS_3

*Akira perlahan memegang bahu nya yang sangat pegal, di lirik nya ke samping teryata esson tengah tertidur membuat sudut bibir akira terangkat ia mengusap kepala esson lembut. .


Jendela perlahan terbuka menampakan Tio yang tengah mengawasi mereka berdua, akira langsung memangil tio tanpa ba bi bu lagi tio menghapiri akira,,,, gadis itu menatap tio penuh dengan harapan. .


" Tio bisakah aku meminta tolong?" Ujar akira penuh harap-harap...


" Bilang lah,"


Akira mengambil sebuah poto dari dalam liontin yang ia sembunyikan di dalam saku baju rumah sakitnya,


" Cari dia!! Dia adalah Nionio kumohon cari dia!!"


" Baiklah!"


Malam ini akira merasa bosan di ruangan VIP


Semua orang memutuskan pulang kini hanya tinggal dirinya sendiri, tio pun ntah kemana


Perginya akira menyandarkan dirinya pada kusen jendela.


Pelukan hangat membuat akira merasa nyaman ia memegang tangan orang itu, namun ntah kenapa ada perasaan aneh membuat akira langsung mendokrak ke atas.


Helaian merah menyapu wajah akira, ******* kecil bibir nya membuat akira tak bisa memberontak ataupun membalas...


******* itu semakin menjadi, lidah orang itu berputar dan mengobrak-abrik kedalam mulutnya akira mendorong sosok itu kasar karna di rasa pasokan udara sudah menipis...


" Apa yang kau lakukan!!" Ujar akira marah.


" Sangat enak!"


Baki menjilat jari tangan nya.


" Brengsek...!"


Baki mendekat dan mengendong akira kasar

__ADS_1


Pada bahu Nya membawa tubuh gadis itu bagaikan menenteng kalung beras kasar.


Akira mual dan merasakan sakit karna baki memperlakukan nya begitu kasar, baki melempar tubuh akira kedalam mobil hitam yang melaju cepat di jalanan...


Di jalanan yang ramai beberapa mobil menghalangi mereka


CHIIT


Mobil me rem mendadak baki membanting setir membuat akira terjidak ke arah depan


PYARR


PYARR


Kaca mobil pecah, aku membulatkan mata takut namun dengan singkap baki memeluk ku membuat pecahan barusan mengenai pungung baki aku bertriak ketakutan" BAKII" pemuda itu tersenyum dan mengambil pistol dari dalam jeas nya. .


Memakai kan jas ke arah akira baki menuntun akira ke luar dari mobil, suara" BOOM" terdengar mobil Ferarri berwarna hitam terlelap si jago merah akira merosot lemas. .


DOR


DOR


DOR


DOR


DOR


DOR


Baki tak kalah sengit melesatkan berbagai macam peluru membuat orang-orang tadi mejerit ketakutan, aku bersembunyi di balik pohon Menatap pemandangan baki yang dengan mudahnya menghajar semua orang bagaikan iblis yang kehausan darah,,


Krakk


Suara ranting berbunyi, aku menatap seorang wanita yang tengah menatap ku tajam dia adalah kaori dengan wajah yang pias kaori menatap ku aneh. .

__ADS_1


" Kembalikan mata putra ku!!" Ujar kaori mengarahkan kedua tangan nya ke arah mata akira...


" Jangan..!"


Mendengar triakan akira baki secepat kilat menghabisi semua musuhnya, di lihatnya akira tengah ketakutan merosot di tanah tubuh nya sungguh bergetar. .


" Kembalikan mata putraku!!" Kaori berjongkok di hadapan akira.


" TIDAK AAAAAA"


Akira bertriak saat tangan kaori memasuki area matanya, lalu mengambil kedua bola matanya kasar. .


TESS. . TESS. . TESS. .


Darah bercucuran bagaikan anak sungai yang mengalir, akira menutup kedua matanya


Gelap


Semua yang ialihat kembali semula yaitu gelap tanpa ada cahaya dan juga kehangatan sinar matahari. .


Kaori mengusap kening akira dan melantunkan beberapa kata kutukan ke arah nya, menodongkan pistol ke arah akira


Dengan perlahan kaori menarik pelatuk nya


Baki gelagapan tak tahu hrus melakukan apa lagi?


Dor


CUB


Lesatan pistol mengenai bahu baki, akira ketakutan tak berani membuka kedua tangan nya sekarang ia hanyalah wanita tak berguna yang diam dalam kegelapan. .


Baki mengambil pisau lalu melesatkan ke arah mereka, pertempuran tak dapat di hindari baki melawan 30 orang bersenjata lengkap


Melawan untuk melindungi orang tersayang walaupun raga mati dan nyawa melayang ia tak akan pernah menyesl.

__ADS_1


DOR


Peluru terakhir mengenai musuh terakhir, kini baki berjalan lungse ke arah akira dan memeluk gadis itu tubuh baki gemetar ntah ketakutan apa yang ia rasakan yang pasti membuat baki sunguh takut sekali*.


__ADS_2