Kehidupan Palsu Akira

Kehidupan Palsu Akira
Di culik vs kebenaran


__ADS_3

Tik tok tik tok . . .


*Bunyi suara jam akira menengkurabkan wajahnya menghitung waktu yang lambat“ Membosankan” runtuk akira pelan.


“ Nona tuan mengudang anda menuju arena VIV milik nya!" Akira terlonjak berdiri ntah dari mana datang munculnya setan di hadapan nya siapa lagi kalo bukan anjinh setia milik baki zhang ferri.


“ Malezzz..."


Gumanan pelan akira membuat ferri langsung mengendong akira di bahunya gadis itu berontak sesak di dadanya hampir saja ia muntah di badan ferri, ferri memperlakukan akira tak jauh dari karung beras. Cukup lama berjalan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, baki menatap akira dengan gaya cool menuangkan teh panas pada cangkir giok.


Akira turun dari bahu ferri langsung saja ia muntah.


“ Ohekk . . . Ohekk . . ." Makanan dan cairan lambung ikut keluar, baki memijit lehernya oelan mengasongkan cakir teh kehadapan nya “ Minum" ucapnya dengan pandangan Devil's membuat akura menganguk setuju.


Ferri yang belum lama pergi kembali kesna menuntun kuda tadi, kehadapan akira“Tuan aku sudah membawanya!!"


“ Bagus!!"


“ Kau Inggin naik kan?" Tanya baki akira memhuang muka ke samping.


Baki mengeluarkan hawa devils memegang fagu akira agar menatap mata nya sirat mata yang penuh akan sebuah ancaman“ iya, iya" akira menganguk saat itu juga ferri terkikik pelan melihat tingkah bosnya begitu pemaksa.


“ Cepatlah naik,” ucap baki.


“ Diam lah!!" Triak akira.


“ Cepatlah kau butuh brapa lama untuk naik!!"


“ Kuda ini terlalu tinggi aku tak bisa” bentak akira habis sudah kesabaran nya.


“ Bahkan seorang tentara bayaran seperti ku akan mati kelelahan menahan tubuhmu," ejek baki.


“ Sudah ku bilang ini sangat sulit ! Zhang ferri bantu aku naik," bentak akira ke arah wajah ferri yang memegang tali kekang kudanya.

__ADS_1


“ Cepat naik!!" Baki menepuk pantat akira, rona merah menjalar di sekitar wajah akira.


' Hihihi wajah Nona merah' ferri tertawa di dalam hati.


Cukup lama berdebat akhirnya akira berhasil naik, ferri menyingkir ke samping, dengan sekli awahan baki langsung naik ke kuda.


Akira tak tahan saat baki memeluk tubuhnya“ Kenapa kau naik juga? Jadi sesak nih!!' tanya akira sebal bercampur malu


Baki menendang perut kuda “ Hyaaah” mereka menungangi kuda menikmati sore hari” jika aku tak naik kau akan jatuh ” baki tersenyum.


Gugup Akira sunguh gugup sepanjang perjalanan matanya tak lepas memandang takjub danau buatan keluarga fan, namun rasa gugup tak bisa hilang begiti saja.


“ Baki bisakah kamu jujur kenapa keluarga borgia bermusuhan dengan keluarga Fan?" Ujar akira menoleh kebelakang hampir saja ia akan jatuh namun dengan sigap baki menahan nya.


“ Di lihat sekilas kau oasti bekum pernah menunggangi kuda pemandangan yang konyol,;” ejek baki tak di hiraukan akira memang benat jni kali pertamanya bahkan tubuhnya bergetar hebat.


Menit demi menit mereka lalui sampai akhirnya mereka samai di tempat semula, awal mereka berbincang baki membantu akira turun ia mengangkat tubuh akira tinggi.


“ Lepaskan!” ucap singkat akira, vki menurunkan akira kini mereka berdua saling berhadapan akira merapikan rambutnya yang kusut.


“ Makasih untuk hari ini!" Akira mendorong pelan kursi berdiri dari sana.


Di tengah perjalanan pulang seorang wanita mendekat ke arah akira.


Akira semoat waspada mengeluarkan pisau cutter nga namun tertahan oleh kata-kata dari wanita itu “ Anak itu ke celakaan ku harap kau mengerti!!" Sosok itu berari pergi dari sana


Akira hendak mengejar nya namun segelombolan orang datang dan menyered nya paksa masuk kedala sebuah mobil.


Mereka mmbekao mulut akira dengan menyumpal dengan kain kini gadis itu pasrah melihat ke arah jalanan yang begitu sunyi,


Sebenarnya mereka ingin melakukan apa terhadap nya?


Sesampai nya di sebuah Mashion mewah akira di sered paksa hingga lucut nya memar, mereka membanti akira ke arah seorang wanita yang berjongkok kearahnya.

__ADS_1


“ Akira kamu tak apa-apa kan?" Tanya wanita itu khawatir ke arah akira yang mulai sadar setelah mengumpulkan semua kesadaran nga.


Wanita itu adalah nino menunjuk ke arah bodyguard dengan marah“ KENAPA KALIAN MELUKAI NYA?" Ujar nink penuh kemarahan ke arah para bodyguard yang merinding ketakutan.


“ Maaf nyoya! Kami terpaksa melakukan itu karna banyak orang-orang bawahan keluarga borgia mengawasi gerak-gerik nona ini...!"


“ Borgia!!"


“ Benar! Kami pun bisa membawa nona ini setelah membunuh beberapa orang borgia," jawab oria itu ke arah nink.


Akira mencerna setiap perkataan dari orang yang membawanya asar untuk apa keluarga borgia mengawasinya bukanya semua telah selesai antara dirinya dan keluargo borgia.


Nino melepaskan sndiri ikatan akira, membawa akira ke salah satu kamar yang paling i dah nan megah meteka duduk berdampingan.


Akia bertanya kenapa nino memawanga paksa sedangkan nino berharap agar akira menjadi penerus selajutnya keluarga Luzen agar harta kekayaan keluarga luzen tak jatub pada ichika dan shine fan yang selalu mengintai di balik tirai kegelapan.


Akira bingung harus apa ia tak mungkin mempercayai nino kali ini.


Namum nino terlalu baik untuk dirinya jadi akia harus apa pengolakan batin akira menjadi-jadi membuat nino tersenyum sedu ke arah akira memberikan secarik kertas membuat akira terdiam tubuh nya bagaikan masuk kedalam jurang yang dalam sangat dalam tak mungkin untuk keluar.


“ Semua ini?" Akira memandang nino dengan mata berkaca-kaca.


“ Yah sejak awal aku sudah menyelidiki semua identitas mu!


Menyebarkan seluruh orang-orang Luzen akhirnya aku menemukan bahwa sebenarnya kamu adalah seoang anak haram yang tak di inginkan ibumu . . Akira kau melakukan segala nya untuk ibumu rela di siksa bahkan di pukuli namum kau masih baik terhadap nya akira


Kau tau siapa orang yang membunuh teman kecil mu itu adalah Yuma dan ibumu juga ikut campur tangan dalam hal itu! Akira saat itu kalian bertengkar ibumu mendorong mu sampai terjatuh ke arah jendela tubuh mu terjatuh dan menerjang batu terjadi pendarahan yang hebat namun ibumu hnya tertawa senang.


Apa kau tau? Kenapa haru bisa mengurus mu itu semua karna haru adalah kakak sepupu dari sahabat mu kalian bisa bersama karna sebuah tragedi...!!"


“ Benarkah itu terjadi?"


Berakhir sudah ia tak bisa menahan air mata yang kini merembes ke luar membasahinya kedua pipinya, akira menutup matanya bernahkan ia akan yang tak di inginkan*?

__ADS_1


__ADS_2