Kehidupan Palsu Akira

Kehidupan Palsu Akira
Merawat tio


__ADS_3

*VILLA Lu . . .


Tak. . Tak . . Tak . .


Suara pisau beradu dengan talenan menghasilkan bunyi beruntun di sekitaran dapur


Akira di temani oleh nino yang sedari tadi mengawasi kerja akira yang ngotot ingin membuat bubur untuk Tio.


Nino sedikit cekikikan saat melihat berbagai macam epresi akira saat tangan nya tanpa segaja mengenai panci atau hampir mengiris jari tangan seperti seorang bocah TK.


“ Tante bagaimana rasa nya?" Akira memandang penuh harap saat nino mencicipi masakan ketiga kalinya yang gagal terus menerus.


Nino menatap mata akira yang di pehuni tanda tanya “ Lumayan kau bisa mengatarkan pada Tio!!" Bls nino simpel.


“ Benarkah?" Tanya akira memastikan.


Nino menganguk, akira langsung mengiris daging membuat berbagai macam toping untuk buburnya tak berselang lama toping telah memenuhi mangkok bubur ayam buatan


Nya 🍲🍲🍲


" Cup "


Akira mengecup pipi nino mmbuat wanita cantik itu terdiam menjatuhkan sendok ia tersenyum melihat punggung akira dengan lincahnya menaiki anak tangga.


' anak itu ' batin nino geleng-geleng.


Akira sampai di pintu kamar tamu


Membuka pintu kasar membuat Tio kaget


Tersedak minuman nya akira berjalan ke arah Tio dengan kesal karna Tio tidak menuruti perkataan dokter.

__ADS_1


“ Aku sudah bilang jangan banyak gerak dulu" akira mendorong Tio hingga duduk di kasur king size miliknya.


“ ???????????? "


“ Ini makan buburmu?" Akira mengambil nampan berisi bubur menyuapi Tio.


“ Aku bisa makan sediri" Tio dingin


“ Tio apa kamu menolak ku?" Tanya akira dengan nada mengasihani membuat tio meneguk Saliva nya.


Glukk


“ Ok "


Tio pasrah saat sendok bubur masuk kedalam mulutnya, rasa gurih berpadu dengan beberapa toping membuat Tio bernostalgia mengigat masa lalu saat dirinya sakit dulu Nino merawat nya seperti akira sekarang.


Akira terus menyuapi Tio sampai bubur dalam mangkok pun ludes, kini Tio berbaring perut nya penuh ia terlalu kekenyangan sampai tak bisa bergerak membuat akira tertawa kencang.


Suara pintu menyandarkan Nino ia beranjak ke arah pintu dan membukanya perlahan terlihat


Dua orang pria dengan seorang wanita masuk tanpa basa-basi nino mundur beberapa langkah memberikan jalan.


Akira sendiri menuruni anak tangga sampai akhirnya mereka berpapasan, eashon tak membuang waktu memeluk Akira namun gadis itu berontak karna eashon ataupun esson berasal dari keluarga FaN.


“ Putriku!"


“ Lepaskan Dia!!" Nino menarik akira kebelakang pungung nya melindungi akira dari tiga macan paling mematikan di dunia.


“ Nino ada apa?


Dia anak ku? Dia adiknya esson?" Ujar eashon dingin

__ADS_1


JDERRR


Bagaikan petir menyambar di siang bolong esshon melonggo bagaimana bisa gadis yang ia sukai adalah adiknya, sedangkan Ichika terdiam mengetahui identitas akira yang sesungguhnya.


“ kenapa kau begitu pilih kasih kepada esson dan akira?" Dingin Nino


“ Nino apa maksud mu?" Ujarnya pelan


“ Sejak dulu kau menikahi aku hanya demi kepentingan pribadi! Lalu kau membawa ichika masuk keluarga fan dan apa yang kau berikan ichika bisa hamilq oleh mu sedangkan aku?


Setelah eashon beranjak besar kau pergi mengencani seorang perempuan dan menghamilinya apa kau pikir kau pria terhormat eashon ....?"


“ Akira sejak kecil selalu di siksaibunya karna dia anak yang tidak sah yang tidak boleh diketahui siapapun!!" Marah nino


“ Kualitas apa yang akira miliki sehingga kau baru datang mencarinya!!" Sindir nino


Suasana tegang berpadu dengan panas ketika nino melontarkan semua kalimat buruk miliknya.


Ichika terdiam memang benar apa yang nino katakan semua yang ada di pikiran eashon hanya wanita ****** itu namun apa sekarang?


Dia baru mencari anaknya jika saja dari dulu eashon mencari wanita itu mungkin mereka bisa bersatu yang eashon pikirkan hanya wanita sebagai mainan.


Esshon meningalkan tempat itu dengan amarah


Dengan segaja ia mendobarak pintu membuat pintu kayu itu hancur Membuat ichika berlari mengejar putranya,


“ Lihatlah bahkan putra mu sendiri baru tahu kelakuan mu!!" Sindir nino


“ Menyebalkan kau pergilah" tegas nino


“ Akira ikut aku!!"

__ADS_1


Nino menarik tangan akira ke lntai atas, tanpa mereka sadari bahwa Tio sedari tadi menguping dari pintu kamarnya pantas saja nino begitu sayang pada akira karna memiliki darah keluarga Fan dan nino juga sangat egois menginginkan akira untuk dirinya sendiri*.


__ADS_2