Kenangan

Kenangan
Gadis Lesung Pipit


__ADS_3

Dengan berlalunya pemuda tadi, lalu jamal pun mengajak kami untuk berkenalan dengan cewek-cewek yang sudah lama menunggu kami untuk berkenalan.


" hai reni ?? kata jamal memulai.


" hai juga jamal sambut salah satu dari mereka yang bernama reni


" kenalin ini teman-teman aku, mereka dari kampung gunker.


Dan kamipun berkenalan dengan cewek-cewek itu satu persatu


"namaku reni, jawab reni memulai cewek yang mempunyai wajah bulat dengan hidung agak pesek dan mempunyai bentuk tubuh yang sehat.


"aku siska, cewek disamping reni yang memiliki wajah yang kalem dan sedikit malu-malu ketika menatapnya terlalu lama.


"aku ayu, cewek didepan reni dengan wajah yang panjang dan alis yang tebal sesekali senyum-senyum jika dipandang.


"Lisa... jawab yang satu dengan penampilan cuek sok-sok jual mahal namun dalam hati senang.


setelah mereka memperkenalkan dirinya masing-masing lalu kamipun memperkenalkan diri kami, arul menatap cewek-cewek itu dengan wajah yang berseri-seri karena mungkin dia ingin terlihat akrab dengan mereka sesekali dia menggombal dengan sanjungan-sanjungan manis sehingga membuat cewek-cewek itu tersipu malu-malu dibuatnya, dengan candaan humorisnya sesekali membuat cewek-cewek itu tertawa terpingkal-pingkal dibuatnya.


aku hanya menikmati suasana yang penuh kegembiraan sesekali aku menimpali keguyonan yang dibuat arul, jamalpun tak kalah ketinggalan menggoda.


saking asiknya kami bercanda ditempat itu tiba-tiba kami dikejutkan dengan kedatangan seorang cewek yang memiliki hidung mancung, bentuk wajah oval dan mempunyai lesung pipit dikedua belah pipinya, senyuman bibirnya dengan menampakkan giginya yang tersusun rapi merekah menyejukkan jiwa ketika memandangnya, dia berjalan dengan penuh pesona menyibak rok panjang yang berurai hampir mengenai tanah dengan dipadukan warna busana sangat kontras dengan kulit putih bersihnya, rambutnya yang lurus panjang hampir mencapai pinggul terurai dengan indahnya dan dihiasi perhiasan yang menghiasi dikepalanya.


akupun terdiam dan terpana menyaksikannya, merasa jantung ku berdetak sangat kencang ketika memperhatikan cewek yang baru datang dengan tiba-tiba seluruh persendianku terasa kaku ketika memperhatikan cewek itu yang dilengkapi busana yang anggun dengan style ala kota yang menawan.


"wow, mungkin inilah ratu yang menghampiriku malam ini, bisik ku dalam hati.


Gadis ini sangat berbeda dengan yang lain, alih-alih niat ku datang kemari karena hanya ingin menemani arul, namun ternyata aku terpesona melihat gadis yang didepanku datang menghampiri dengan tiba-tiba, ingin rasanya berkenalan dan berbincang dan mengenalinya lebih jauh, namun mulutku terasa kaku dan tertahan ingin berkata.


" hai semua, udah pada rame rupanya ya ??


kata gadis itu.

__ADS_1


eh, Rina baru nongol, dari mana aja kamu ??


sahut reni membalas jawaban gadis itu


" maaf, aku tadi lagi da kesibukan dirumah.. jawabnya kembali.


" yaudah ayo gabung kemari, kita kedatangan cowok-cowok ney timpal reni kembali.


" hai semua, namu ku Rina sambil menyodori tangannya bersalaman kepada kami.


" aku arol, kamu cantik sekali spontan ucapan arul terucap karena sifatnya yang percaya diri, dengan tersipu malu rina tersenyum sambil menundukkan wajahnya.


" namaku boy jawabku, dengan sedikit kaku dan grogi ketika kusambut tangannya yang begitu hangat dan halus dan terasa darah diurat nadiku mengalir begitu kencang.


dia memulai ceritanya dengan sesekali menatap kearahku sehingga aku salah tingkah dibuatnya, merasa dengan keadaan seperti itu jamal sangat memahami kondisi diantara kami yang mungkin menyukai antara satu dengan yang lain, dia pun mencoba menghindar dan mengalihkan pembicaraannya kepada yang lain.


terdiam sejenak ketika melihat suasana seperti itu berharap siapa diantara kami memulai pembicaraan yang lebih dulu, sadar dengan kondisi seperti itu akupun memberanikan diri memulai membuka pembicaraan terlebih dahulu.


" oouh Rina udah lulus tahun kemarin, kalau kamu ??? sahutnya.


" kalau aku udah kuliah rin semester 5, apa rina gak ngelanjut kuliah ??


" kalau rina gak ngelanjutin kuliah karena keterbatasan ekonomi jawabya.


" ouuh, berarti rina harus panggil bang boy dong.


" terserah rina aja deh, mau panggilnya nama atau panggil abg


" hehehe, rina panggil abg aja yah balasnya dengan senyum yang di iringi lesung pipitnya yang bertambah manis.


boleeh kok timpalku.


dan kami pun mengobrol panjang lebar kala itu untuk mengenali antara satu dengan yang lain, tak terasa malam pun semakin larut, diantara kami pun sudah menunjukkan perasaan suka, namun apalah hendak dikata waktupun telah membatasi untuk berpisah malam itu.

__ADS_1


" boy, kayaknya kita sudah boleh pulang ney jam pun sudah mulai menunjukkan pukul 12 malam kata arul.


menyadari dengan hal itu arul dan jamal pun langsung pamit kepada mereka dengan kembali kerumah jamal untuk mengambil motor dan aku pun menunggu arul karena jalan tempat itu searah dengan jalan kami pulang.


" hati-hati dijalan ya bang boy, ucapan perpisahan rina.


" oyya rin boleh gak abg mintak nomor hp nya ?? harapku kepada rina


Rina yang mendengar keinginanku dengan senyum tersipu malu menjawab, boleeh abg...


setelah aku mendapati nomor hp nya akupun bergegas menaiki motor yang dikemudikan arul menungguku dijalan arah pulang, rina menatap kami berlalu sambil melambaikan tangannya dan senyum lesung pupitnya yang khas.


Diperjalanan, arul yang sedari tadi sudah menyadari kedekatanku sama rina senyum-senyum menatapku.


" kenapa kamu rul senyum-senyum menatap aku ?? timpalku yang seakan pura-pura tidak tahu maksud arul.


" aah kamu itu boy, pura-pura nanyak kenapa, kamu sukak kan sama si rina cewek cantik itu sela arul


" dari mana kamu tahu emangnya sahut ku masih bersikeras tidak tahu maksudnya.


" sudah lah kawan, kamu ngaku aja ke aku, biar ntar kita bareng lagi kesana.


" iya, emang sih aku menaruh perasaan suka ke dia, tapi kan belum tentu dia suka juga sama aku, atau dia sudah punyak pacar lagi, kan bisa putus asa jadinya, oyya aku perhatiin kamu juga suka sama si reni kan ???


" hahaha, dari mana kamu tahu ?? timpal arul


" buktinya dari tadi aku perhatiin, kamu asik ngegombal dia ajakan...


" iya, begitulah kira-kira boy, tapi aku takut kecewa lagi, dengan tampang aku begini paling ujung-ujung dia bilang kita jadi temenan aja ya, atau jadi abg angkatku saja yah begitulah jawaban pahit aku terima ujung-ujung jawab arul dengan panjang lebar.


" sudahlah tak usah merendahkan diri begitu kawan, suatu saat pasti ada cewek yang berkenan menerimamu apa adanya ucapku dengan menyemangatinya.


Dan kamipun tiba sampai dirumah masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2