Kisah Duda TNI Dan Dokter Baik Hati

Kisah Duda TNI Dan Dokter Baik Hati
BERTEMU DENGAN ASYLA


__ADS_3

Nisa akhirnya tiba di tempat dimana dirinya ditugaskan untuk membimbing siswa SMA kejuruan untuk melaksanakan praktikkum kesehatan.


Nisa di sambut oleh kepala sekola dan staf guru di SMA tersebut. Setelah mengenalkan diri Nisa juga langsung diarahkan menuju tempat praktek kesehatan yang dimana para siswa sudah menunggu.


Nisa langsung memberikan bimbingan di ruangan yang sudah di hadiri para siswa, Para siswa melakukan praktek di bimbing Nisa selama empat jam di bagi menjadi dua sesi.


Selama membimbing praktek di sesi kedua Nissa selalu di buat kagum oleh siswi yang begitu pintar dan memiliki banyak pengetahuan tentang kesehatan.


Nisa sampai di buat geleng-geleng kepala akan kepintaran Siswi SMA tersebut. karena dia paling menonjol di banding teman-temannya.


Bimbingan praktek pun selesai di pukul dua siang. Saat akan keluar dari ruangan praktek Nissa kembali bertemu dengan siswi yang tadi begitu membuatnya kagum.


'' Hai Asyla... '' Sapa Nissa pada siswi yang ada didepannya. Siswi cantik yang menggunakan name tag ASYLA KUSUMA ARGADINATA. membuat Nisa bisa mengenali namanya.


'' Hai juga dokter khairunissa...'' jawab Asyla melihat nama di ID card milik Nissa.


'' kenapa belum pulang Syla? sepertinya yang lain sudah pada pulang, apa sedang menunggu jemputan?'' tanya Nissa melihat Asyla masih santai duduk di area sekolah, padahal siswa-siswi yang lain sudah mulai meninggalkan sekolah.


'' iya dokter Khairun...Syla sedang menunggu supir menjemput, tapi barusaja supir memberitahu kalau mobilnya sedang ganti ban dulu karena mengalami pecah ban, jadinya Syla menunggu dulu di sini'' jawab Asyla memberitahu. Nisa di buat tersenyum oleh nama panggilan Asyla untuknya.


'' Kenapa dokter khairun tersenyum? apa ada yang aneh yah sama aku'' Tanya Asyla bingung karena melihat Nissa menahan tersenyum.


'' Ehh... tidak anak cantik.. tidak ada yang aneh sama kamu... yang membuat saya menahan senyum karena panggilan yang kamu kasih sama saya, saya baru dengar orang memangil saya khairun heheheh.. biasanya orang-orang yang baru kenal langsung memanggil nama saya Nissa hehehe'' Nisa memberitahu Asyla akan apa yang membuatnya menahan senyum.


'' oh... begitu yah dokter Nissa hehehe tapi menurut Asyla dokter khairun juga bagus...kan yang penting tidak melenceng dari nama asli dokter'' Asyla ikut tersenyum setelah tahu akan apa yang membuat Nissa menahan senyum.


'' Ya bener juga... tidak apa-apa kok Syla... mau panggil khairun atau Nissa itu sama saja'' ucap Nissa, hingga mereka kembali tersenyum bersama.


'' Ya sudah dari pada duduk di sini sendiri mendingan kita duduk di kantin sekolah saja, saya yang teraktir deh..soalnya kamu tadi bisa melakukan praktek dengan baik bagaimana'' tawar Nissa yang sudah merasa kehausan setelah melakukan praktek selama Empat jam.

__ADS_1


'' Oke dokter kahirun.. letss.. goo'' Asyla menerima ajakan Nissa dengan gembira.


Nissa dan Asyla tiba dikantin sekolah, Nisa dan Asyla memesan makanan dan minuman untuk mereka nikmati sembari berbincang menunggu supir yang akan menjemput Asyla.


Nisa dan Asyla begitu asyik berbincang, mereka terlihat seperti dua sahabat yang sedang berbincang.


Nissa mengemukakan rasa kagum atas kepintaran Asyla, Nisa pun begitu bangga akan orang tua Asyla yang sudah memberikan suppot pada putrinya.


Namun suasana riang gembira mereka berubah menjadi melow setelah Asyla menceritakan tentang sang mama yang sudah tiada.


'' iya dok.. Aku sudah tidak mempunyai mama, mama Aku sudah wafat lima tahun yang lalu saat Aku masih duduk di kelas enam sekolah dasar, mama ku berpropesi sebagai seorang dokter, makannya aku bertekad ingin menjadi dokter seperti mama...mmm hihihi'' Cerita Asyla sampai menangis mengingat kembali sang mama yang sudah tiada.


'' Innalilahi...''Nissa langsung spontan memeluk Asyla yang berada di sampingnya. Nissa merasakan kerapuhan di diri Asyla. walaupun dari luar Asyla terlihat kuat namun dalam hatinya Asyla begitu rapuh akan kehilangan sosok mama dalam hidupnya.


'' Maaf yah saya sudah buat Syla sedih... Sekarang Syla tinggal doakan mama...insya Allah mama Syla sudah di tempatkan di tempat terbaik dan terindah di sisi Allah SWT'' ucap Nissa sembari menguatkan Asyla yang nyaman di pelukannnya.


'' Iya Aamiin... terima kasih banyak dokter '' Asyla bersuara sudah lebih tenang dari tangis nya.


Nissa begitu terharu akan cerita Asyla mengenai mama nya yang sudah tiada, namun Asyla begitu bertekad ingin sama menjadi sosok dokter seperti sang mama membuat Nissa tersenyum bangga.


-----------๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน------


Di ruangan dinas, Ardi baru saja selesai melakukan rapat dengan para Anggota TNI AD. Saat memasuki ruangannya Firman sang ajudan memberitahu akan kedatangan dokter Nissa ke ruangan Ardi tadi pagi untuk memberikan bingkisan untuk Ardi.


'' Kenapa kamu baru beritahu saya man? '' tanya Ardi pada sang ajudan yang baru memberitahunya akan bingkisan pemberian Nissa.


'' Mohon maaf pak, tadi saya buru-buru mempersiapkan ruang rapat jadinya lupa memberitahu bapak akan kedatangan dokter Nissa, tadi dokter Nissa buru- buru karena akan melakukan bimbingan keluar pak'' Ucap Firman memohon maaf pada Ardi sang atasan.


Setelah Firman keluar dari ruangannya, Ardi langsung mengembangkan senyumnya sembari memegang bingkisan oleh-oleh dari wanita yanh selalu ada dalam pikirannya.

__ADS_1


Tidak menunggu waktu lama Ardi langsung menekan nomor ponsel nya untuk menghubungi Nissa.


๐Ÿ“žHallo Assalamualaikum dokter..


๐Ÿ“žiya Wa'alaikum salam pak... ada yang bisa saya bantu


๐Ÿ“žtidak dokter... saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas bingkisan oleh-oleh yang dokter berikan.


๐Ÿ“žOhh.. iya pak Ardi itu sedikit oleh-oleh untuk bapak dari ibu saya di kampung, semoga bapak suka.


๐Ÿ“žIya saya sangat menyukainya, ngomong-ngomong dokter Nissa sekarang masih berada dimana? kenapa menolak menggunakan supir dari kantor untuk mobilitas dokter selama bertugas di luar klinik.


๐Ÿ“žmohon maaf pak.. Saya lebih nyaman menggunakan transportasi umum saja, sekalian bisa meminimalisir waktu agar tidak terbuang, karena kalau menggunakan mobil pasti akan lebih memakan waktu kalau terkena kemacetan pak.


Ardi di seberang telepon dibuat kagum akan pemikiran Dokter yang berada di seberang telepon nya.


Nissa begitu berbeda dari perempuan lain, yang biasanya selalu ingin mengutamakan kenyamanan untuk dirinya.


๐Ÿ“ž pak Saya sudahi dulu yah... Assalamualaikum


๐Ÿ“žIya dokter wa'alaikum salam.


Setelah sambungan telepon terputus Nissa mengantar Asyla ke depan sekolah karena supir yang menjemput sudah tiba dan sekalian Nissa juga akan memesan ojek online untuk tumpangan dirinya menuju mes.


Asyla mengajak Nissa untuk pulang bersama, namun Nissa menolak karena tidak mau merepotkan supir Asyla yang terlihat sudah kelelahan setelah mengurusi ban mobil yang sempat pecah.


Akhirnya mereka pun berpisah, Asyla dan Nisa salingl melambaiakn tangan sebagai tanda perpisahan.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

__ADS_1


Bersambung... love you


__ADS_2