Kisah Duda TNI Dan Dokter Baik Hati

Kisah Duda TNI Dan Dokter Baik Hati
Bingung


__ADS_3

Sore tiba, Nissa baru saja tiba di klinik setelah mampir membeli makanan di kantin untuk makan malamnya nanti.


Nissa begitu bingung, hatinya bertanya-tanya akan sikap Ardi yang berubah padanya.


Bukannya itu bagus yah... kok aku malah jadi bingung dan gak enak dengan perubahan sikap pak Ardi....batin Nissa yang begitu memikirkan akan perubahan sikap Ardi kepadanya sedari tadi.


Apalagi tadi sewaktu Nissa menuju kantin, Nissa sempat berpapasan dengan Ardi yang sedang berjalan menuju parkiran untuk pulang.


Nissa yang sudah bersiap akan menyapa memberi hormat pada Ardi yang akan melintas, namun malah tidak di lihat dan di hiraukan oleh Ardi akan keberadaan nya.


Nissa berusaha tidak ambil pusing dengan perubahan sikap Ardi kepadanya.


Malam ini setelah selesai Solat, Nissa merebahkan tubuhnya yang lelah di kasur mesnya.


Saat Nissa sedang memainkan ponselnya, ada pesan masuk dan langsung di baca Nissa.


Ibu Fania


📩 Nis, besok siang datang yah! ke restoran saya, saya ada syukuran kecil-kecilan sebelum keberangkatan suami saya Dinas keluar kota.


Ternyata pesan dari Fania atasannya di klinik, Nissa ingat Fania mempunyai Restoran di daerah jakarta selatan.


Nissa


📩 Iya, Insya Allah bu, Nissa akan datang.


Nissa pun membalas pesan dari Fania, karena besok hari minggu Klinik akan tutup jadi Nissa bisa sekalian keluar untuk menggirup udara segar.


-------🌹------


Keesokan paginya, Nissa tengah memilih baju yang cocok untuk acara nanti siang di Resto milik Fania.


Nissa putuskan untuk menggunakan baju yang nyaman, santai namun tetap sopan.


Nissa memilih menggunakan rok plisket warna hitam di padu kemeja panjang warna hijau sage dan pasmina hitam.


pukul 12.30 Setelah solat dzuhur Nissa mulai bersiap, ia memoles wajahnya dengan make up tipis, agar wajahnya tidak terlihat pucat.


Selesai bersiap, Nissa memesan mobil online untuk berangkat menuju resto yana akan di tuju. Kebetulan Fania sudah mengirimkan Alamat resto nya pada Nissa.


Setelah menunggu sepuluh menit, akhirnya mobil online datang, Nissa langsung berjalan keluar gerbang Pusat kesehatan TNI AD untuk menaiki mobil online yang sudah menunggunya.


Di perjalan Nissa, Antusias melihat jalan dan gedung gedung tinggi di sekitaran jalanan di jakarta selatan.

__ADS_1


Maklum Resto milik Fania bertempat di antara jalanan elite di sana.


Nissa yang jarang keluar, merasa senang bisa berkeliling melihat pemandangan di jalan. Karena biasanya Nissa kalau libur hanya akan menghabiskan waktunya di dalam kamar mesnya saja.


Setelah dua puluh menit, akhirnya Nissa sampai di Resto Fania.


Namun Nissa merasa aneh, karena disana tidak terlihat keramaian. Hanya ada beberapa mobil yang terparkir disana.


kok sepi yah... katanya mau ada acara.... apa acaranya udah selesai yah? batin Nissa bertanya-tanya.


Saat masuk ke dalam restk, Nissa langsung di sambut hangat oleh Fania, Nissa juga langsung di arahkan ke area ruangan khusus tempat acara syukuran berlangsung.


Ternyata acaranya sudah dimulai, acara disana hanya di hadiri keluarga Fania dan beberapa teman Fania dan suaminya.


'' Nissa...alhamdulillah akhirnya kamu bisa datang juga.. euumm'' sapa Fania mencium pipi Nissa. Nissa pun membalas cipika- cipiki pada Fania.


'' Iya bu, Mohon maaf Nissa sedikit terlambat '' ucap Nissa yang merasa tidak enak, ternyata


'' Tidak apa Nis, yang penting kamu datang...ibu seneng banget...ayo kita gabung ke dalam'' ajak Fania pada Nisa.


Mereka berjalan ke dalam ruangan acara syukuran keluarga Fania.


Tanpa di duga, ternyata Ardi ada juga di sana, Ardi sedang berbincang bersama beberapa Anggota yang lain yang akan ikut berdinas keluar kota.


'' Di sana saja Nis, Ayoo barengan saya duduk di sana '' Ajak Fania pada Nissa, untuk duduk di dekat suaminya tengah berkumpul dengan Anggota temannya.


Ternyata Fania sengaja mengundang Nissa, Setelah mendengar keluh kesah Ardi yang curhat pada suaminya kalau ia di tolak oleh Nissa.


Fania sebenarnya ingin membuat Nissa bisa dekat dengan Ardi, Fania menilai Ardi dan Nissa begitu cocok, walaupun mereka mempunyai perbedaan umur yang cukup jauh.


'' Eehh... ada dokter Nissa yah'' ucap Fery suami Fania, Ardi yang duduk bersama Fery ikut menatap ke arah Nissa.


Ardi hari itu begitu berbeda, karena kali ini ia tidak menggunakan baju dinasnya, Ardi hari ini terlihat begitu gagah dengan kaos polos warna putih di padu jeans biru muda dan jaket warna Navy.


Nissa pun sebelumnya tidak mengenalinya, namun saat mendengar suaranya yang sudah asing baru Nissa sadar akan adanya Ardi di sana.


Namun Ardi terlihat cuek kembali menatap ke arah lain. Apalagi saat Nissa menangkupkan tangan nya di dada, saat menyapa para Anggota yang tengah berbincang di meja yang sama dengan Ardi dan fery.


Fania mengajak Nissa duduk di meja yang berhadapan dengan meja Ardi dan teman-teman Anggota yang lain.


Para Anggota di sana sudah tahu, kalau Nisa yang menolong Ardi waktu kecelakaan beberapa bulan yang lalu.


Nissa dibuat tidak nyaman, karena posisi duduknya tepat pada pandangan Ardi.

__ADS_1


Tak di pungkiri, hati Ardi begitu bersorak pandangan di depannya begitu jelas memperlihatkan Nissa.


'' Nis... ini buku menunya..kamu mau pesan apa? '' tanya Fania memberikan buku menu untuk Nissa memilih pesanan makanannya.


'' Terserah ibu Fania saja, saya bingung bu'' ucap Nissa yang bingung karena semua menunya terlihat enak.


'' Baiklah Nis... aku pilih yang paling best seller di sini yah!'' seru Fania pada Nissa dan beranjak memberika pesanan pada karyawan restonya.


Fania kembali ke meja membawa Welcome drink untuk Nissa, sembari menunggu pesanan Nissa di buat.


Fania membuka perbincangan dengan Nissa, Fania to the point mengarahkan pandangannya pada Ardi membuat Nissa bingung.


'' Nis... aku tau pak Ardi tertarik pada kamu!'' seru Fania membuat Nissa tersedak saat minum minuman di depannya. Membuat para Anggota yang dudul di seberang meja langsung melihat ke arah Nissa. Tak terkecuali Ardi, Ardi terus menatap Nissa namun tatapannya terkesan datar dan dingin.


Setelah Nissa baikan dari tersedaknya, Fania baru membahas ucapannya yang tadi.


'' Bener kan Nis? Pak Ardi tertarik sama kamu, aku udah tau dari suami ku Nis, Kamu kan yang menolong pak Ardi waktu kecelakaan?'' tanya Fania yang begitu gemas melihat tingkah Nissa dan Ardi beberapa hari belakangan.


Nissa begitu bingung mau menjawab apa, Ternyata Ardi sudah mempublikasikan pada temannya.


'' Nissa gak tau bu! kalau masalah itu, iya betul Nissa yang sudah menolong pak Ardi tapi itu sudah Nisa lupain...gak usah di bahas bu! gak enak ada orang nya...takut denger'' Nissa tak menjawab banyak, ia tidak mau melanjutkan membahas tentang Ardi yang kini ada dekat tak jauh posisinya.


'' its oke Nis... Ehh udah dateng... ayo di makan dulu! nanti keburu dingin'' suruh Fania saat makanan Nissa sudah di antar ke meja.


Sembari Nissa makan, Fania menceritakan akan keberangkatan suaminya ke luar kota. Nissa yang ingin tahu Ardi ikut berangkat tidaknya ikut bersuara.


'' Semua yang di sana, ikut dinas ke luar kota bu?'' tanya Nissa penasaran, apa Ardi akan ikut tidaknya.


'' Iya Nis, mereka semua akan berdinas di luar kota, tapi di bagi dua daerah katanya, makanya mereka lagi kumpul-kumpul dulu'' jawab Fania memberitahu.


'' Berapa lama bu? suami ibu fania berdinas nya? '' Tanya Nissa yang ingin tahu berapa lama Ardi akan berdinas juga. Membuat Fania tersenyum.


'' Aku dengar sih.. Tiga bulan Nis'' jawab Fania pada Nissa.


Setelah dua jam di sana, para Anggota di sana satu persatu sudah mulai pulang meninggalkan resto Fania.


Sekarang tinggal Ardi dan Fery suami Fania, Nissa sebenarnya sudah berniat pulang satu jam yang lalu, namun Fania terus menahannya.


Saat Ardi beranjak akan pulang, Fania langsung bersuara meminta Ardi untuk pulang bersama dengan Nissa, karena rumah Ardi melewati Mes Nissa.


**Bersambung dulu yahhh


jangan lupa like, vote dan coment readers😘**

__ADS_1


__ADS_2