
" Umur kamu berapa dik???" tanya perempuan paruh baya dengan berpakaian serba putih yang duduk di hadapanku
" Saya masih 16 tahun dok " jawabku dengan agak kebingungan, apa kaitannya dengan penyakit yang aku derita.
Bukannya ini hanya masuk angin saja, karna aku terlalu capek dan setiap mencium bau makanan atau hanya sekedar gorengan akan selalu saja muntah.
jadinya aku pergi ke dokter setelah di anjurkan pihak apotek yang mendengarkan keluhanku saat aku membeli obat di sana.
mereka tidak langsung memberikanku obat mendengar keluhanku, tapi malah aku di suruh pergi ke dokter
Huuuuf . . .
" jadi kamu masih sekolah Ya . . . ??? " tanya dokter itu lagi yang ku jawab dengan anggukan.
kemudian dokter tersebut kelihatan sedang bingung.
" Eeem . . . begini saja ya dik, kamu di tes kencing saja dulu ya.
biar memastikan apa penyakitnya yaa " usul dokter tersebut dengan memanggil seorang asisten dengan membawakan sebuah cawan plastik untuk menampung urin ku.
aku di bawanya ke sebuah toilet
" ini buat menampung pipisnya yaa" ujar perawat tersebut dengan menyerahkan cawan plastik kepadaku, yang ku jawab dengan anggukan tanda mengerti.
__ADS_1
" Nona Sekar " panggil seorang suster yang tadi memberikan cawan Urin untukku
agak tergesa aku masuk kembali ke ruang periksa dokter.
hasil pemeriksaan urin sudah selesai di ketahui.
kulihat dokter wanita yang memeriksaku tadi membuka sebuah lembar kertas bertuliskan angka - angka dan bahasa yang memang aku tidak mengerti maksudnya.
dokter tersebut mengerutkan keningnya sambil bolak balik melihat ke arahku.
" apa hasilnya dok, sakit apa saya sebenarnya " tanyaku penasaran melihat expresi dokter tersebut yang sangat mencurigakan.
" Begini Dek, kamu harus menerimanya dengan sangat lapang dada ya.
mengingat usia dan statusmu yang masih pelajar ini " jawab dokter tersebut dengan suara parau
" bukan, ini bukan sakit sih. seharusnya ini berita baik. tapi . . . " jawab dokter itu
" kenap sih dok ??? "
jawabku lagi
" maaf ya dik sebelumnya, pacar kamu apa dia sudah bekerja ??? apa dia sangat sayang padamu ????
__ADS_1
apa sih ini dokter kok pertanyaannya tidak nyambung sekali dengan rasa sakit yang aku rasakan
" maaf ya dok, pacar saya ini pewaris perusahaan milik ayahnya, dia Seorang CEO muda lulusan dengan nilai terbaik dari luar negeri dan dia sangat sayang kepada saya. sekarang coba dokter jelaskan apa penyakit saya, sampai dokter menanyakan ini semua, apakah ada kaitannya dengan penyakit saya kah ??? " jawabku panjang lebar karna aku sudah jengkel dengan kata - kata dokter wanita yang tidak masuk akal ini
" syukur lah klo begitu, semoga kalian bahagia ya setelah ini.
tapi seharusnya di usia 16 tahun ini kamu belum boleh untuk Hamil dek, karena kandungan kamu masih belum siap untuk di buahi "
apa sih maksud kata kata dokter ini, aku semakin tidak tahu kemana arah pembicaraannya.
aku H A M I L ????
mendengar kata Hamil aku hanya melongo 😲
tidak tahu harus apa dan bagaimna, sudah tidak terdengar lagi kata - kata yang keluar dari dokter wanita ini, aku sibuk dengan duniaku sendiri.
bahkan saat aku berpamitan pada dokter tersebut pun aku sampai lupa mengucapkan kata Terimakasih.
ini Berkah Ataukah Musibah,
bagaimna aku harus menjelaskan pada ibu???
bagaimna sekolahku???
__ADS_1
bagaimna, apakah Edward menerima ini ???
bagaimna keluarganya saat tahu berita kehamilanku ini ????