Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Episode 24


__ADS_3

hampir 1 bulan lamanya aku bekerja di PT. Jayakarta ini, tak terasa ini adalah hari di mana aku mendapatkan gaji pertamaku.


" cie . . . yang mau terima gaji pertama nih yeee . . .


di tunggu traktirannya lho 🤗 " terdengar dari belakang suara yang sangat ku kenal menggodaku, saat aku membersihkan gudang besar bersama beberapa teman cleaning service ku itu suara dokter Yusuf


" dokter tau aja sih, kalau Sekar gajian hari ini " sahut Arum salah satu temanku.


" Tahu dong, aku mencium bau orang mentraktirku lho " godanya lagi padaku.


" beres dok, nanti saya traktik kok. tapi tidak lebih dari 10 ribu ya" sahutku balik menggodanya


" yaaaa cuman minumnya doang dong, jangan mau dok !!! " sahut temanku yang lain


" sudah tidak apa - apa meskipun cuman 10 ribu yang penting ikhlas " sahut dokter Yusuf sambil pamitan kepada kami, dan di sambut dengan gelak tawa ku dan teman - taman seprofesiku ku.


sirine pabrik tanda berakhirnya masa bekerja pada hari ini sunggu terasa lain dari biasanya😄🤭 apakah ini pemberitahuan pada semuanya kalau aku menerima gaji pertamaku atau ini hanya perasaanku saja😂


saat keluar dari pintu gerbang pabrik aku pun sudah mendapati mobil dokter Yusuf terparkir Manis di sana😁. kemudia si empunya pun keluar menyapaku.

__ADS_1


" Ayo aku antar pulang " sapanya sambil membukakan pintu mobil untukku.


" antar pulang apa nagih janji traktir nih " sahutku dengan sedikit ngenggodanya


" dua - duanya boleh " sahutnya dengan tidak mau kalah menggodaku


ahirnya kamipun sudah melesat dalam perjalanan.


kami menuju cafe yang biasa kami kunjungi berempat


Dan ternyata di sana sudah ada Santi dan hafiz.


" masyaAllah, kenapa kalian ikut juga sih " godaku pada sahabatku dan kekasihnya


" bener lho ya, kalian harus pegang janji, tidak lebih dari 10 ribu " sahutku lagi mengingatkan mereka, sebenarnya cuman bercanda sih. karena berkat mereka aku bisa mendapatkan pekerjaan ini.


kami pun menyantap makanan dan minuman yang kami pesan dengan sesekali bercanda, hingga tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21.00 malam


saat aku pergi ke kasir, ternyata semua pesanan kami sudah di bayar kan.

__ADS_1


siapa yang membayarnya ??? tanyaku dalam hati


Ternyata dokter Yusuf sudah membayar semua pesanan kami tadi


" dok, tadi saya hanya bercanda tentang 10 ribu, sini tagihannya biar saya ganti " pintaku pada Dokter Yusuf, karena aku merasa tidak enak hati karena candaanku.


" sudah, uang kamu simpan saja buat kebutuhanmu dan adik mu saja " tolaknya halus.


setelah negosiasi yang sangat alot 🤭 aku pun ahirnya mengalah, ya sudah nanti suatu saat akan ku balas kebaikannya.


Pagi ini aku sudah siap untuk berangkat bekerja, seperti biasa Satrio aku ajak bareng untuk berangkat kesekolah yang kebetulan satu arah dengan tempatku bekerja, kami berpamitan dengan ibu dan bapak Subekti dulu seperti biasanya kami mencium tangan kanan Beliau berdua sebagai mestinya kami berpamitan setiap harinya.


beliau berdua sudah kami anggap pengganti orang tua kami selama ini, dan sebaliknya Beliau juga sudah menganggap aku dan Satrio adalah anak kandungnya


sungguh sangat bersyukur kami dengan keadaan ini.


di ujung gang, aku melihat sebuah mobil yang tampak tidak asing lagi


yah benar dugaan ku.

__ADS_1


tapi mengapa mobil itu sepagi ini ada di ujung gang rumah Santi??? apa dia mau menjemput Santi???


tapi kenapa harus dia yang harus menjemput Santi ??? kenapa bukan hafiz sendiri yang menjemputnya??? apa yang sudah terjadi dengan hafiz sehingga dia yang harus menjemput Santi ???


__ADS_2