
Sejak kejadian itu, setiap kali aku bertemu mas yusuf atau pun Edward Lee di perusahaan rasanya aku bertemu dengan orang yang memusuhiku, rasanya hampa dan tidak enak sekali admosfir di sekitar kami, rasa canggung untuk saling menyapa .
aduh, bikin tidak kerasan saja aku kerja di sini.
" Bu, saya ingin mengundurkan diri dari perusahaan ini " ujarku pada kepala bagian OB.
" lho kenapa Sekar, kok tiba - tiba sekali, apa yang harus aku katankan nanti pada pak Chen Tung Lee ??? " sahut ibu kepala bagian kelihatan bingung tiba - tiba aku ingin keluar dari perusahaan ini.
" Biar nanti saya yang menyampaikannya sendiri pada beliau, Bu " sahutku kemudian.
ahirnya ibu kepala bagian itu pun menyetujui pengunduran diriku ini,
tidak ada yang aku beri tahu atas pengunduran diriku ini.
semuanya terutama adikku.
Aku sudah tidak betah tinggal dan bekerja di sini lagi.
Aku ingin pergi jauh, sejauh - jauhnya dari Edward Lee dan juga mas Yusuf.
Saat aku tiba di rumah Santi, ku kemasi barang barangku seperlunya, kemudian aku berpamita kepada ibu Santi dengan alasan aku ingin pergi ke makam ibuku.
Sedangkan untuk adikku aku menuliskan lembaran surat yang ku taruh di meja belajarnya ku tinggalkan beberapa jumlah uang untuk keperluan adikku .
__ADS_1
Aku katakan di sana aku ingin merantau dan mencari pekerjaan yang lebih baik.
jangan mencarimu dulu ya dik, nanti saatnya tiba aku akan menghubungimu lagi, pesanku pada adikku lewat selembar surat tersebut.
Entahlah kemana tujuan ku, aku juga bingung.
yang ku tahu aku hanya ingin pergi sejauh jauhnya dari mas Yusuf dan Edward Lee.
Hingga tanpa sengaja aku menaiki bus menuju Pati, Jawa tengah.
setibanya di Pati aku mencari sebuah penginapan yang sangat sederhana, kurebahkan diriku di sebuah kasur yang terdapat di lantai kamar ini.
biarlah besok akan ku pikirkan lagi kemana tujuanku.
angin sepoi - sepoi menyapaku saat aku membuka jendela kamar ini.
sejuk sekali, aku pun keluar untuk sekedar jalan - jalan di sekitar penginapan ini.
Udara di sini masih asri, sejuk dan belum tercemari dan ternyata ini di dekat perkebunan.
ada tanaman sayur mayur banyak terbentang sejauh mata memandang
" Mbak, sebenarnya Mbk mau kemana ???? atau mau rekreasi saja ke sini ???? ' tanya pemilik tempat ini menyapaku.
__ADS_1
" Saya hanya mau rekreasi saja Bu " sahutku menutupi niatku yang ingin menghindari mas Yusuf dan Edward Lee ini.
" Ooo begitu , , , ya silahkan, saya mau ke pasar dulu ya " sahutnya kemudian yang ku balas dengan anggukan ku saja.
Kembali ku nikmati udara pagi ini tanpa ku sia siakan.
Siang ini aku mulai mencari - cari tempat untuk membuka suatu usaha, apa ya usaha yang cocok di sini ???
cukup lama juga aku berputar - putar di sekitar lokasi tempatku menginap ini.
di sini banyak sekali penginapan,
" eeeeem . . . bagaina kalau aku membuka jasa loundri kiloan saja ya " pikirku dalam hati.
di persimpangan jalan depan untuk masuk ke tempat ini yang berjarak hampir 4 kilo meter ada beberapa pabrik di sana.
mungkin saja jasa loundri akan sangat di butuhkan oleh karyawan pabrik, karna menurut pengalaman teman - teman pabrikku dulu sangat kesusahan kalau mencuci pakaiannya, hari libur mereka cuman Minggu saja sedangkan hari libur yang cuman 1 hari itu pun kadang mereka buat untuk menyenangkan keluarga mereka dengan bertamasya sekeluarga, jadi mana sempat untuk mencuci pakaian mereka.
Setelah mencari sewaan tempat tinggal yang aku pikir sesuai dengan rencana ku untuk menjalankan usaha loundri ini aku pun mulai membeli mesin cuci bekas layak pakai, sebagai permulaan.
Aku merasa bersyukur karena selama ini aku di kelilingi orang - orang yang sangat baik, selain pak Chen Tung Lee memberikanku gaji yang lebih, ibu dan bapak Santi tidak pernah mau saat aku memberi mereka uang untuk sekedar tanda balas Budi,bahkan kalau aku membelikan mereka sesuatu pun mereka menolaknya secara halus, mereka ingin aku dan adikku menabungkan saja uang kami, agar kalau suatu saat kami membutukkannya kami bisa segera menggunakannya.
Ahirnya yaa inilah tabunganku yang ku buat untuk modal usaha ini, dengan sebagian ku sisakan untuk adikku di rumah Santi
__ADS_1