Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Episode 25


__ADS_3

" Sekar, tahun ini berapa usiamu ???" tanya dokter Yusuf padaku membuka obrolan saat aku dan adikku sudah berada dalam mobilnya, ya . . . ternyata pagi ini dia sengaja datang untuk mengajakku sama - sama berangkat bekerja dengan sekalian sejalan dengan sekolah adikku.


alasan yang ku kira masuk akal juga sih.


" tahun ini saya genap 20 tahun dok " jawabku mantap


" kalau kamu satrio, tahun ini umur berapa ??? " tanyanya kemudian pada Satrio Adekku.


" saya masih 16 tahun dok " sahut Satrio


" kalian selisih cuma empat tahun ya kalau begitu " sahut dokter Yusuf kemudian


memang tidak terasa sudah satu tahun ini aku bekerja di PT. Jayakarta dan satu tahun ini pula aku mengenal dokter Yusuf.


" Satrio, bagai mna kalau aku jadi pacarnya kakakmu, apa boleh sama kamu ??? " tiba - tiba saja ucapan dokter Yusuf mengagetkanku dan Satrio.


" ya . . . em . . . kalau kak Sekar suka, saya sih silahkan saja ' sahut Satrio yang membuatku makin mati rasa jadinya.


aduh apa ya ini, kok tiba - tiba saja harus ada pembicaraan seperti ini


" Sekar, Satrio setuju lho " sahut dokter Yusuf lagi mengingatkanku


" Bagaimana dengan kamu Sekar ??? " tanyanya kemudian padaku

__ADS_1


aku benar - benar serasa mati rasa, sudah tidak bisa menjawab lagi.


hingga tak beberapa lama Satrio harus turun karena ini sudah berada di depan sekolahnya.


" kak, aku berangkat sekolah dulu ya" pamit satrio sebelum turun dari mobil sambil mencium tanganku, ku belai lembut rambut adikku sambil ku anggukan kepalaku


" Dok, saya berangkat dulu ya. jangan sungkan lagi untuk menggoda kakakku ya dok " pamit adekku pada dokter Yusuf yang di sambut dengan acungan jempol kedua tangan dokter Yusuf


aduh, niat sekali sih mereka menggodaku, sahutku dalam hati ini.


dalam perjalanan ke tempat kerja kami, ku lihat dokter Yusuf tersenyum sendiri sambil bersenandung kecil hingga sampai ke tempat kerja kami.


aku hanya bisa diam seribu bahasa, karna bingung sekali dengan pernyataannya tadi.


sungguh . . .


sungguh . . .


aku tidak tahu harus menjawab apa, sekujur tubuhku rasanya bergetar hebat.


" Sekar, kamu di panggil pengawas kita " sapa Rina temanku saat aku menyelesaikan makan siangku


ada apa ya, apa aku ada kesalahan???

__ADS_1


dengan capat aku pun menuju ruangan Ibu Surti pengawas Cleaning service kami.


" Sekar, mulai besok kamu menggantikan Nurmala ya untuk membersihkan di kantor atas " sapa ibu Surti sesaat melihatku masuk kekantor


" iy . . . iya Bu " sahutku terbata


yang ku tahu, kantor atas adalah tempat para staf dan CEO berkantor.


apa tidak salah kah, kalau aku bertugas di sana mulai besok.


Aaaah , semoga saja memang ini nasib baikku.


bisa naik tingkat, karena aku benar - benar berharap bisa menjadi pegawai tetap di sini, aku sudah mulai kerasan bekerja di sini.


karna aku sudah tidak tahu lagi mau bekerja dimana lagi, di sini aku cukup bersyukur, sebab ijasahku tidak di permasalahkan.


setelah menghadap ibu Surti, aku pun menyelesaikan tugasku tadi yang ku tinggalkan karena bertepatan dengan makan siang tadi.


saat berjalan ke gudang, aku pun bertemu dengan Dokter Yusuf, sekilas dia tersenyum padaku karna kami hanya berpapasan saja, dia berjalan dengan seorang pasien dan perawatnya.


Ya Tuhan . . .


Senyumnya itu . . .

__ADS_1


__ADS_2