Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Episode 42


__ADS_3

" Sudah jangan ribut lagi di sini. aku malu, banyak tamu ku di sini " Edward Lee ahirnya membuka suara


" Bodoh . . . aku cuman ingin kamu menandatangani surat perceraian ini dan berikan harta Gono gini bagianku " ucap Soraya lagi dengan suara tinggi.


" Baik, akan aku kabulkan keinginanmu, mana berkas nya " sahut Edward Lee dengan suara yang sangat menyimpan kesakita.


kemudian Soraya pun melempar Map berisikan beberapa lembar kertas di dalamnya ke dada Edward, sejenak Edward pun meringis menahan sakit, Juan tidak terima kakaknya di perlakukan seperti itu, tapi mas Yusuf masih menahanya.


Dengan susah payah, Edward pun menandatangai berkas tersebut, kemudian Soraya pun tersenyum penuh kemenangan.


diapun berlalu tanpa kata meninggalkan suaminya terbaring tak berdaya.


" Kak, kenapa kamu melepasnya begitu saja, tidakkah kamu menuntutnya untuk luka lukamu ini " protes Juan karna tidak terima atas perbuatan Soraya ini.


" Sudahlah, aku sudah capek untuk meladeni dia " jawab Edward dengan lirih.


Hampir 1 jam kami menjenguk Edward, Hingga ahirnya mas Yusuf mengajakku untuk segera pulang.


" Terimakasih sudah menjengukku Sekar " kata Edward saat aku berpamitan padanya

__ADS_1


" iya pak, sama - sama " sahutku.


Di dalam mobil mas Yusuf, kami hanya terdiam, aku masih tidak percaya wanita secantik Soraya bisa sekejam itu .


" Sekar, apa sebenarnya hubunganmu dengan pak Edward " tanya mas Yusuf kemudian mengagetkanku.


Ya . . . kaget sekali aku tiba - tiba mas Yusuf menanyakan itu.


Eeem . . . dulu keluarga kami sangat dekat, ayahnya adalah teman dari ayahku " jawabku kemudian.


" Apakah kamu ada hubungan sepecial dengan pak Edward " tanyanya lagi yang makin membuatku bingung untuk menjawabnya.


" em . . . tidak sih " jawabku kelabakan.


Ahirnya aku hanya memilih diam saja, karena aku tidak menemukan kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan mas Yusuf itu.


" Apa itu alasanmu tidak menjawab pernyataan cintaku 3 tahun yang lalu??? "


DEG . . .

__ADS_1


Ya Tuhan, aku benar - benar tak tahu harus menjawab apa coba.


" bukan, bukan itu. Aku cuma bingung harus menjawab apa ?? aku . . . aku selama ini aku menganggap mas Yusuf sebagai kakak laki - laki ku saja " ahirnya jawaban inilah yang ku pilih dan ahirnya bisa keluar dari mulutku.


" benarkah, tidak ada sedikit pun rasa suka kamu kepadaku, Sekar " tanya mas Yusuf dengan suara yang hampir putus asa


" Maaf kan aku mas Yusuf " jawabku merasa bersalah, yaa . . . aku menyadarinya, begitu banyak pertolongan, kebaikan dan segalanya yang mas Yusuf berikan kepadaku hampir 3 tahun lebih ini.


tapi mau bagaimana lagi, aku benar - benar tidak bisa menganggapnya lebih dari saudara.


" kamu tidak bersalah Sekar, sama sekali kamu tidak bersalah kok " sahutnya kemudian


Aduh . . . bagaimna ini, kelihatannya mas Yusuf sangat kecewa dengan jawabanku.


haruskah aku menerima saja cintanya mas Yusuf dengan berpura - pura aku juga mencintainya???


Tapi pantaskah dia menerima kebohonganku, dengan cara mencintainya ???


Mas Yusuf lelaki paling baik,

__ADS_1


Paling sempurna menurutku, tapi tidak untuk aku permainkan


" Aku harap mas Yusuf tidak kecewa dengan jawabanku ini ya. aku memohon maaf sekali, aku benar - benar tidak bisa membalas perasaan yang sama kepadamu mas" jawabku sangat lirih, seakan aku takut dia tersinggung


__ADS_2