Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Epidose 36


__ADS_3

Sudah hampir 1 Minggu ini, sejak kejadian aku bertemu dengan Edward Lee di kantor atas tempat Juan Lee bekerja selama ini, hingga ahirnya Edward Lee juga ikut berkantor di kantor atas ini juga.


Aduh . . . jadi malas aku pergi bekerja Ahir Ahir ini.


Segala macam permintaan Edward padaku selama aku membersihkan ruangannya hampir tidak masuk akal saja,


setiap kali aku membuatkannya teh atau kopi selalu saja salah, yang kurang manis lah, yang kemanisan lah.


Duuuuh . . . jengkelnya aku.


apa sih maunya ????


Saat makan siang adalah saat saat yang sangat aku rindukan, sebab aku bisa terbebas dari laki - laki brengsek tersebut.


" Kenapa sih manyun terus kamu Sekar ??? " sapa Juan saat dia mengikuti aku dan mas Yusuf ke kantin untuk memakan bekal yang aku bawakan setiap hari untuk mereka berdua.


" Tidak . . . tidak apa - apa kok " jawabku malas.


" Eh . . . Yusuf , apa kamu memaksanya lagi untuk menerima cinta kamu ya??? " celoteh Juan


" Enggak kok, tapi karena pak Bos ngingatkannya aku jadi ingin membahas masalah ini lagi " sahut mas Yusuf dengan mimik lucunya tapi sungguh serius ucapannya


" Apaan sih ?? " sahutku dengan sedikit kumanyunkan lagi bibirku ingin mengalihkan perhatian.

__ADS_1


mereka berdua pun tertawa lepas


Bangku di sebelahku ada yang menariknya, kemudian ku lihat sosok Edward Lee duduk di sana,


"Apa lagi ini ???" protesku dalam hati.


" Senang sekali kelihatannya para pria ini mengelilingimu Sekar ??? " kata - kata sinis itu pun keluar lagi dari mulut Edward.


" Iya pak Bos, ini kami sedang menggoda Sekar " kata mas Yusuf


sesaat kulihat Juan Lee sedikit tegang saat melihat Edward ikut duduk bersama kami.


mimik wajahnya pun ikut berubah saat melihat Edward.


" kenapa memangnya dengan Sekar ??? " tanyanya lagi dengan nada masih sinis seperti biasanya.


ku lihat Edward melotot melihat ke arah Juan, sepertinya hanya mereka berdua yang mengerti isyarat Juan Lee tadi.


" Kalian sedang makan apa ???kok pakai kotak makan, setahuku di kantin ini pakai piring atau mangkuk kan, apa kalian pesan katering ??? " tanya Edward Lee lagi penasaran melihat kotak makan kami bertiga,


" oh ini dari Sekar, kami bertiga makan siang dan sekarlah yang kebagian membawanya " jawab mas Yusuf kemudian sedangkan aku dan Juan hanya diam saja.


" begitu ya caramu untuk memikat hati ke dua laki - laki ini " kata Edward yang di tujukan padaku.

__ADS_1


apa sih maksud ucapannya ini ???


tanyaku dalam hati.


" Anda salah menerka Bos " jawab mas Yusuf serba salah


" Enggak, aku bukan salah menerka kok, memang dia ini perempuan seperti itu dari dulu.meski wajahnya buruk tapi dia pintar sekali memikat laki - laki tampan dan kaya " lanjut Edward Lee yang makin membuatku muak.


" Kak, sudah lah . . . untuk apa kamu mengungkitnya " jawab Juan setelah sekian lamanya terdiam.


" Aku tidak mengungkitnya, aku hanya memperingatkan Yusuf agar berhati - hati dengan wanita licik ini " sahut Edward dengan menunjuk nunjuk di hadapanku.


" Maaf pak, saya tertarik dengan Sekar dari pertama kami saya mengenalnya, bukan karena apa - apa tapi karena kepolosannya saja " jawab mas Yusuf meyakinkan Edward Lee bahwa perkiraannya padaku salah.


" Ciiiih . . . polos kamu bilang , hahahahahahah . . . dia kelihatan polos di luar tapi kamu tahu??? dia siluman ular betina yang mencari mangsa pria - pria kaya untuk menopang hidupnya " sekali lagi, kata - kata Edward Lee tidak dapat aku terima di telingaku, sunggu panas sekali telingaku mendengarnya.


Aku tinggalkan ke tiga pria itu di kantin.


Aku berlari menuju lokerku, dan aku pun menangis sejadi jadinya di sana.


Apa maksud ucapan Edward tadi???


mengapa dia berbicara begitu tentangku ???

__ADS_1


Apa salahku padanya ???


Apa yang dia inginkan dariku ????


__ADS_2