
Sebelum berangkat menjenguk suamiku hari ini mami bercerita bahwa Sorayalah yang menabrak Edward sampai seperti ini, dengan alasan saat dia meminta uang kepada Edward, Edward tidak memberikannya.
aku jadi teringat kejadian terahir di mes perusahaan saat Soraya datang dan berdebat dengannya beberapa Minggu yang lalu. jadi inikah yang di katakan Soraya untuk MEMBALAS DENDAM itu ???
Mami melanjutka ceritanya, kehidupan Soraya saat ini telah jatuh miskin hingga paling miskin, setiap laki - laki yang bersamanya hanya menginginkan uangnya saja. setelah Soraya tidak memiliki apa - apa dia di tendang. Soraya adalah wanita dengan kelainan Sex yang menyimpang dia tidak puas dengan satu laki - laki saja.
maka dari itu mengapa dia datang kepada Edward untuk meminta uang, di pikirnya Edward masih mencintainya dan akan memberikannya uang. Tetapi dia salah Edward sudah mencintai wanita cinta pertamanya dan hanya mencintai wanita itu seumur hidupnya, dengan itu Soraya pun nekat untuk menghabisi Edward dan sengaja juga untuk bunuh diri karena Miskin dan banyak berhutang untuk memenuhi hasratnya.
Ya Tuhan, sekarang Soraya harus mendekam di penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kepada Edward Lee mantan suaminya yang tengah berbaring lemah di rumah sakit.
Tidak kuasa aku melihat keadaan suami ku. Saat aku datang berkunjung di rumah sakit tempatnya di rawat.
dokter memberitahukan bahwa suamiku dalam keadaan koma dan kalau pun sadar nantinya dia akan menderita Lumpuh pada bagian pinggang hingga kaki. meski nantinya akan sembuh, tapi itu perlu proses yang cukup lama, bukan hanya dalam hitungan bulan, tapi bisa dalam hitungan tahun bahkan puluhan tahun lamanya.
Tuhanku . . .
lemas sekali badan ini mendengar penjelasan dokter rumah sakit ini.
" Jangan khawatir ibu, kami akan mengupayakan agar suami ibu bisa pulih dengan cepat " janji dokter itu padaku.
__ADS_1
aku pergi ke ruangan suamiku dengan sempoyongan, rasanya kakiku ini lemas sekali.
sebelum sampai di depan kamar suamiku aku pun terjatuh pingsan di sana.
setelah sadar, aku mendapati diriku terbaring dalam kamar yang serba putih dan bau obat.
kenapa aku juga tertidur di rumah sakit sih ???
Apa aku juga ikut sakit karna menghawatirkan kondisi suamiku yang sudah hampir satu Minggu ini koma ???
" Untung lah kamu sudah sadar nak " terdengar suara papi saat aku tersadar.
" Sekar sudah bangun " ucap papi saat keluar sejenak untuk memberi kabar kepada orang orang di luar kamarku.
" Syukurlah kamu sudah sadar Sekar " kata mami sambil memelukku.
" Aku kenapa mam ??? " tanyaku mencari jawaban pada mami.
" kamu sedang hamil muda sayang, di tambah lagi konsimu sangat lemah. kamu harus menjaga kondisimu ya, jangan capek dan strees " ucap mami kemudian dengan kembali memelukku.
__ADS_1
Aku hamil . . . hatiku melonjak gembira saat ini juga, tapi kemudian aku teringat dengan kondisi suamiku yang masih terbaring koma.
Semua orang yang ada di ruangan ini memberiku ucapan selamat dengan tetap mensuport aku untuk tetap tegar.
" Mas kamu harus segera bangun, lihatlah . . . aku tengah mengandung anakmu, anak kita, anak yang sangat kita nanti nantikan selama ini sayang ' ujarku saat kurasa tubuhku sudah bisa untuk berjalan menuju kamar suamiku.
ku genggam tangannya dengan lembut dan kubisikkan kata - kata mesrah di telinganya.
sesuai dengan anjuran dokter untuk selalu mengajaknya berbicara sesering mungkin agar merespon syaraf - syarafnya agar dia segera sadar dari komanya.
Tuhan, selamatkan dia suamiku,
Pulihkan dia seperti sedia kala
agar kami bisa mengasuh anak kami kelak saat dia lahir ke dunia ini.
Tuhan ini permintaan terbesar keduaku.
kabulkan lah Tuhan, Karana aku sangat yakin Engkau sangat menyayangi kami.
__ADS_1
Aamiin