Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Episode 37


__ADS_3

👨 " perempuan ******, sudah berapa kali aku memergoki mu tidur dengan laki - laki lain dan bukan hanya dengan satu laki - laki saja, apa kamu tidak malu ???? apa kamu tidak takut terkena penyakit Aids apa ??? "


👩 " kenapa memangnya kalau aku suka Gonta ganti laki - laki untuk tidur bersamaku ??? kamu tahu, karna aku masih normal dan karna aku terlalu cantik, jadi mereka dengan suka rela mau tidur bersamaku, kalau kamu memang tidak suka dengan apa yang aku lakukan kenapa kamu tidak menceraikan aku haah . . . "


terdengar suara orang sedang beradu mulut antara seorang pria dan wanita, saat aku naik ke kantor atas untuk memulai kerjaku hari ini.


👩 " kamu takut kan kehilangan harta kamu kalau bercerai denganku, asal kamu tahu yaa . . . kamu bisa seperti ini karna siapa coba??? pakai otak kamu ???


sebaiknya kamu diam saja dengan apa yang aku perbuat ini "


suara lantang si wanita benar - benar membuat si laki - laki tidak bisa lagi melanjutkan perdebatan itu.


sesaat kemudian keluar lah si wanita dari kantor Edward Lee dengan wajah merah padam dan tanpa sengaja menabrak ku tepat di depan pintu kantor Edward Lee.


" Maaf . . . " sahutku saat kami tak terhindarkan untuk saling menabrak


" atidak apa - apa kok " jawab Soraya dengan memaksakan tersenyum kepadaku.


belum sempat aku terkejut saat bertabrakan dengan Soraya, Edward pun keluar ruangannya


" Apa yang kamu lihat, kamu nguping yaa . . . ??? " tanyanya sambil mencengkeram lengan kiriku

__ADS_1


" Eng . . . enggak . . . saya tidak dengar apa . . . apa kok, beneran " sahutku masih shock


" Awas kamu, sampai kamu bikin gosip tentang rumah tanggaku, aku tidak akan segan - segan nyiksa kamu " jawab Edward lagi mengancam ku, sambil tangannya mencengkeram leherku dengan kasar.


kemudian dia turun ke lantai bawah dengan tergopoh - gopoh.


Astaga . . .


apa yang sudah kudengar barusan tentang Edward dan juga istrinya, ternyata rumah tangga mereka selama ini tidak harmonis,


terus kenapa selama ini mereka suka mengumbar kemesraan di depanku dan yang lainnya.


Astaga naga . . .


Iiiih . . . sudah lah buang - buang waktuku saja deh


Seharian ini kulihat Edward tampak murung sekali, sepertinya dia tidak punya energi untuk mengejekku seperti hari - hari biasanya.


syukurlah


semoga ini akan selamanya seperti ini.

__ADS_1


hehehehheheheh . . .


Rasanya lega sekali, aku bisa bernafas lega sekarang.


horeee . . .


" Ceria sekali kamu hari ini Sekar ??? tidak seperti biasanya deh, abis menang lotre yaa ??? " tegur Juan saat melihatku tersenyum - senyum sendiri di kantin menunggu mas Yusuf dan Juan untuk memberikan bekal makan siang mereka.


" iya nih, kelihatan bersinar wajahmu dengan senyum indahmu itu Sekar " mas Yusuf pun ikut menggodaku.


" Apa an sih, orang senang di protes, orang sedih di ledekin " jawabku sambil kumanyunkan bibirku.


"Ayo donk cerita, ada apa gerangan ??? " Juan kembali bertanya dengan mulai menyuapkan makan siang ke mulutnya.


"ada dech . . . kasih tau gak yaaa . . . "


jawabku sengaja untuk membuat mereka penasaran saja


syukurlah ahirnya mereka tidak penasaran lagi, kami pun mengalihkan pembicaraan pada hal yang ringan - ringan saja, di selingi dengan canda tawa kami seperti biasanya.


hari ini kami begitu tertawa lepas seperti dulu sebelum kedatangan Edward Lee.

__ADS_1


Tapi di suatu tempat ada sepasang mata yang sangat tajam mengintai kami dengan tidak senangnya.


Melihat kami bercengkrama seperti itu, dengan senyum tersungging di sudut bibirnya penuh dendam


__ADS_2