
Hari ini adalah hari yang sangat bahagia sekali buat aku dan mas Edward suamiku.
aku telah melahirkan seorang Bayi perembuan yang sangat manis sekali.
proses melahirkan normal.
kami sangat bersyukur sekali atas anugerah yang telah Tuhan berikan pada kami.
kami di kelilingi orang - orang dengan penuh cinta dan sangat mensuport kami.
Mas Edward pun pulih dengan sangat cepat sekali.
dia berkeinginan besar untuk bisa ikut serta dalam membesarkan anak kami nantinya.
Semangatnya untuk sembuh lah yang membuatnya pulih lebih cepat dari perkiraan dokter.
Sekarang dia sudah mulai belajar berjalan dengan menggunakan tongkat.
meski jalannya belum bisa lama tapi dia tetap berusaha dan tetap semangat untuk sembuh.
sungguh mukjizat Tuhan tanpa ada seorangpun yang dapat memprediksinya.
" Selamat ya sayang, sekarang kamu telah menjadi ibu dari anakku yang cantik ini. " ucap mas Edward dengan mengecup keningku.
" Terimakasih Ya ayah " sahutku kemudian dengan senyum manis ku.
__ADS_1
mami, papi, ibu dan ayah berrebut untuk menggendong cucu mereka, hampir tidak ada yang mau mengalah.
kami yang muda hanya tertawa melihat tingkah beliau berempat
" sini sayang, biar ayah gendong " rebut mas Edward tak mau kalah dengan mereka para Uti dan Akungnya.
" Jangan " serentak mereka berempat pun menjawab bersamaan.
" Jangan, nanti kaki kamu sakit " sahut papi
" Iya benar, biar kami saja yang menggendongnya " ibu tidak kalah dengan papi.
sungguh lucu melihat mereka berebut putri kecil kami ini.
hari ini adalah hari 7 bulan usia anak kami, kami memberinya nama Makkayla Attya Firdausi Lee yang artinya seorang anak pemberian dari surga yang bermarga Lee.
prosesi adat Jawa untuk anak bayi yang menginjak umur 7 bulan dengan istilah Tedak Siden.
sebuah prosesi adat Jawa yang berarti anak seusia itu di perbolehkan untuk turun tanah dan di perbolehkan untuk mulai berjalan.
kami hanya bisa meng' iyakan saja karena kami sangat menghormati ibu dan ayah Santi yang sudah kami anggap sebagai orang tua kami sendiri sejak awal.
dan mami papi pun menyetujuinya karena ingin melestarikan adat di Indonesia yang sudah di anggapnya sebagai tanah air ke duanya setelah Korea.
" Kaki kamu benar sudah tidak sakit lagi mas, kamu beneran sudah kuat menggendong Kayla kah ???? tanyaku saat dia ingin menggendong putri kami yang bernama panggilan Kayla.
__ADS_1
" InsyaAlllah aku kuat sayang, aku tak ingin melewatkan moment ini " sahutnya dengan sangat antusias sekali.
" hati - hati ya mas, Kayla sudah besar dia sudah banyak gerak sekarang. aku tidak ingin kamu terjatuh, kamu sudah mulai sembuh sekarang " sahutku dengan mewanti wantinya, syukurlah sebab berangsur Edward mulai tidak memakai tongkat lagi saat berjalan
" Iya sayang , Bismillah . . . " sahutnya kemudian dengan melafalkan Do'a sebelum neggendong putri kecil kami
" aya . . . aya . . . " celoteh Kayla kecil saat tahu akan digendong ayahnya
Syukurlah, acara Tedak siden sore ini berjalan sangat lancar sekali.
mas Edward pun kelihatan bahagia dan ku lihat kesehatannya lebih baik dan semakin lebih baik lagi sore ini.
aku sangat bersyukur sekali.
malam ini mas Edward tidur lebih awal dari biasanya, mungkin saja dia sangat bersemangat dan sehingga kecapek'an. kulihat di wajahnya tersungging senyum indah di sudut bibirnya.
ku cium keningnya, kemudian turun di kedua pipinya, hingga ahirnya ku kecup bibinya yang tersungging senyum itu.
kemudian Kubisikkan Kata AHIRNYA KU BUAT KAU JATUH CINTA PADAKU.
SEKIAN Ahir dari cerita Novel aku kali ini.
Terimakasih atas Kontribusinya buat para pembaca setiaku. Terus tatap dukung aku ya, terimakasih untuk like, koment dan Vote nya.
Terimakasih atas saran dan kritiknya selama membaca Novelku kali ini.
__ADS_1
dengan komentar dan like Anda semuanya membuat aku semakin bersemangat untuk menulis Novelku yang lainnya lagi di kemudian hari. Jangan lupa mampir juga Di novel terbaruku. Sory Bos, I LOVE U
SALAM