Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku

Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku
Episode 38


__ADS_3

" Sudah ku bilang kan, kamu jangan membocorkan rahasia rumah tanggaku. memang kamu pantas di hukum karena, mulutmu yang ember itu " tiba - tiba saja Edward memperingatkanku saat aku naik ke kantor atas untuk mengantarkan minuman untuk para Exekutif di kantor tersebut. Sejurus


Kemudian dia mendorongku ke dinding dekat pintu Ruangannya, " Ku peringatkan kamu sekali lagi ya, jangan main - main terhadapku." ancamnya kemudian.


Ingin sekali aku berteriak tapi serangan itu begitu mendadak, sehingga aku tidak bisa untuk berteriak.


Tangan kirinya menahan tangan kananku sedangkan tangan kanannya mencengkeram rahangku.


" sakit . . . " jeritku dalam hati.


Apa yang sudah di perbuatanya ini padaku ????


Sejuta tanya dalam pikiranku.


Dengan sekuat tenaga aku mendorongnya dengan kasar. Seketika aku pun berteriak kasar padanya


" Apa yang anda lakukan " tanyaku tidak terima aku di perlakukan seperti itu


" Itu hukuman karena kamu sudah menceritakan tentang rahasia rumah tanggaku kepada orang lain " jawabnya dengan kemudian berlari mendekatiku


sejurus kemudia dia menarik bajuku, hingga kedua kancing atasnya terlepas dengan paksa.

__ADS_1


" saya tidak cerita apa - apa pada orang lain tentang kejadian itu " sahutku hampir menangis


" bohong . . . kamu bohong, kamu sudah membuka aib rumah tanggaku ke orang lain, sekarang kamu pantas mendapatkan hukumannya " jawabnya lagi dengan kasarnya.


Tidak kuasa aku menahan tangisku, sesak rasanya dada ini melihat perlakuannya padaku, aku tidak pernah melakukan apapun yang di tuduhannya padaku.


hingga ahirnya aku mendapat kesempatan untuk menggigit tangannya sekeras kerasnya


" aaaaaaaaaakh . . . " jerit Edward saat aku menggit tangannya dengan kuat, sontak aku pun terlepas dari tubuhnya yang menindih ku di sofa.


Aku pun tidak menyia - nyiakan kesempatan itu untuk berlari meninggalkan kantor Edward. Yang terlintas di pikirankuaku hanya lari sekencangnya menuju lokerku, di situlah tempat paling aman saat jam kerja seperti ini.


kulihat sekujur tubuhku yang sangat berantakan, rambutku yang sangat kusut dan menahan sakit tangan serta rahangku akibat cengkeramannya tadi.


sungguh kurang ajar Edward Lee, aku sungguh membencimu.


Sampai mati aku sangat membencimu EDWARD LEE


jeritku dalam hati, sesak sekali dadaku ini air mata sudah tanpa permisi lagi berjatuhan sangat deras sekali.


Dia benar - benar kurang ajar.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian ahirnya aku tertidur dalam lokerku.


Sengaja aku memilih masuk kedalam lokerku karena aku tidak ingin orang - orang melihat keadaanku saat ini.


setelah terbangun ku lihat hari sudah malam, aku yakin ini sudah malam karena sudah tidak ada cahaya matahari lagi yang bersinar.


kucoba untuk keluar dari dalam lokerku, kakiku sedikit kesemutan karena tertekuk beberapa lama tadi, kucoba untuk duduk di bangku dalam ruangan loker OB ini, biar hilang rasa kesemutan ini.


Setelah enakan aku pun mulai berjalan keluar ruangan loker OB, sekilas kulirik jam yang ada di dinding ruangan loker ini menunjukkan pukul 20.15 menit.


waaah lama sekali aku tertidur ya tadi.


saat ku melangkah untuk menuju pintu keluar pabrik aku melewati kantor atas, ku lihat lampu disana masih menyala.


Mungkin saja Juan masih lembur menyelesaikan tugasnya yang belum selesai.


hingga tanpa sadar aku menabrak seseorang karena aku fokus untuk melihat kantor atas yang lampunya masih menyala.


" kamu . . . kamu masih disini ternyata " sahut orang yang telah menabrakku tadi.


Alamak itu suara Edward Lee

__ADS_1


sungguh kaget aku di buatnya.


" iy . . . iya . . . " jawabku dengan merinding, jangan - jangan dia akan menyerangku seperti tadi siang 🤪


__ADS_2