
Menjelang lamaran ada saja cobaan yang terjadi. Tiba-tiba saja Naya sakit demam berdarah sehingga harus diopname di rumah sakit. Ibu jadi kebingungan karena tinggal tiga hari lagi acara lamaran akan diselenggarakan tetapi cucunya jatuh sakit.
Sebenarnya ibu tidak terlalu bingung karena urusan makanan untuk acara lamaran semua sudah di handle oleh pihak catering sehingga tuan rumah hanya tinggal duduk manis saja. Tetapi yang menjadi pikirannya saat ini adalah siapa yang akan merias Zahra. Jika Naya belum juga sembuh saat acara lamaran tiba , otomatis mbak Fara tidak mungkin bisa meninggalkan Naya sendirian di rumah sakit untuk merias Zahra. Ibu hanya bisa berharap cucunya itu cepat sembuh dan bisa pulang ke rumah sebelum acara lamaran itu diselenggarakan.
Pagi itu setelah selesai memasak ibu mengajak Zahra untuk membesuk Naya di rumah sakit . Selepas sarapan Zahra memesan taksi online karena ayah tidak bisa mengantar mereka ke rumah sakit karena ada barang datang yang harus dicek di toko milik ayah.
Setelah mereka sampai dirumah sakit , mereka kemudian menuju ke ruangan anak tempat Naya dirawat. Didalam ruangan tampak dua bed pasien yang satunya di tempati oleh Naya dan yang satunya lagi ditempati oleh seorang anak yang sedang bermain game di hp. Memang saat ini Naya dirawat di ruang kelas satu sesuai dengan BPJS kesehatan yang mereka miliki .
" Assalamualaikum " salam ibu dan Zahra
Mbak Fara yang sedang mengobrol dengan ibu pasien di bed sebelah lalu menoleh ke arah ibu
" Wa'alaikumsalam ' jawab mbak Fara dan ibu dari pasien di sebelah bed Naya
Mbak Fara lalu berdiri dan menjulurkan tangannya untuk bersalaman dengan ibu dan Zahra kemudian memperkenalkan ibu dan Zahra pada ibu pasien di sebelah bed Naya.
" Mbak perkenalkan ini ibu dan adikku "
" Bu perkenalkan saya Sri ibunya Arya "
Ucap ibu pasien di sebelah Naya memperkenalkan diri sambil bersalaman dengan ibu dan Zahra.
" Sakit apa putranya mbak?" tanya ibu
" Sakit demam berdarah juga bu" jawab ibu pasien yang ternyata bernama Sri itu.
" Oh.. sudah lama mbak dirawat di sini" tanya ibu lagi
" Sudah hampir seminggu Arya dirawat di sini Bu . Dan insyaallah hari ini sudah boleh pulang . Tinggal menunggu dokternya visit dulu untuk mendapatkan izin pulang dari dokter soalnya hasil labnya sudah bagus." ucap mbak Sri.
Ibu masih ngobrol dengan mbak Sri dan mbak Fara ketika Naya terbangun dari tidurnya. Zahra yang melihat Naya bangun segera mengelus punggung Naya agar tidur kembali. Namun rupanya Naya sudah tidak mengantuk lagi . Dia terlihat ingin menangis karena tidak melihat keberadaan ibunya didekatnya. Zahra yang mengetahui itu segera memanggil mbak Fara.
" Mbak Fara Naya nya sudah bangun ni "
" Oh.. sayang ...anak bunda sudah bangun ya nak , ni.. lihat... siapa yang datang berkunjung, ada uti sama Tante Zahra ni" ujar mbak Fara sambil berjalan menuju bed pasien Naya lalu mengelus rambut Naya dengan sayang.
__ADS_1
" Assalamualaikum Naya ... Mau jelly nggak ? tadi uti buat jelly kesukaan Naya lho." bujuk ibu sambil mengambil box makanan yang berisi jelly kesukaan Naya dan menunjukkannya kepadanya.
Naya yang memang suka sekali dengan jelly buatan ibu langsung mengarahkan tangannya yang tidak ada jarum infusnya kearah box
makanan.
" Naya mau jelly " tanya ibu
" Mau , Naya mau jelly " jawab Naya "
" Uti suapi Yach " tawar ibu yang dibalas anggukan kepala oleh Naya.
Namun baru beberapa suap Naya sudah tidak mau lagi karena dia merasa mual. Akhirnya ibu berhenti menyuapi Naya dan menutup kembali box makanan yang berisi jelly itu.
Naya nampak tidak nyaman dengan tangannya yang diinfus . Zahra yang kasihan melihat kondisi Naya lalu mengajaknya bermain agar perhatiannya bisa teralihkan kepada mainan dan lupa dengan sakitnya.
Ibu yang melihat Naya kembali riang bermain dengan Zahra , lalu mengajak mbak Fara berbicara tentang persiapan lamaran Zahra.
" Kurang tiga hari lagi acara lamaran si Zahra akan di laksanakan sedangkan Naya sedang sakit kita tak tahu kapan Naya boleh pulang . Si Arya tadi katanya seminggu baru pulang . Karena itu ibu mau cari MUA aja untuk merias adikmu , kamu punya kenalan nggak? " tanya ibu .
" Alah.. mana bisa tantemu itu merias wong merias dirinya sendiri saja nggak bisa apa lagi merias orang lain" ujar ibu
" Kalau begitu ibu tanya saja Tante Ria dan Tante Mila mungkin mereka punya kenalan MUA , karena terus terang Fara nggak punya kenalan MUA." ucap mbak Fara.
" Lho memangnya kamu nggak punya kenalan MUA waktu kamu ikut les merias dulu?"tanya ibu.
" Kapan Fara pernah ikut les merias, wong Fara belajar merias dari YouTube Kok bu"jawab mbak Fara.
" Oalah ..ibu kira kamu pernah ikut les merias makanya pinter merias wajah." ucap ibu.
" Masyaallah baru ingat aku , itu tadi mbak Sri cerita kalau dia itu MUA Bu . Coba tanya deh sama dia bisa nggak merias Zahra tiga hari lagi" kata Fara
" Ah enggak ah malu masak baru kenal dimintai tolong " kata ibu
" Ya nggak apa-apa Bu , wong kita bayar kok tidak minta gratisan . Ayo biar Fara saja yang tanya" ucap mbak Fara sambil melangkahkan kakinya kearah bed pasien di sebelah nya .
__ADS_1
" Mbak Sri ganggu nggak ?" tanya Mbak Fara sambil melongok ke bilik sebelah yang ditutup tirai.
" Enggak kok mbak lagi berbenah saja , nanti kalau dokternya visit dan di izinkan pulang biar tinggal cuz aja . Oh ya mbak ada apa?" tanya mbak Sri sambil membuka tirai .
" Ehm ..tadi kan mbak Sri bilang kalau mbak Sri seorang MUA. Aku minta tolong untuk merias adikku untuk acara lamaran tiga hari lagi bisa nggak mbak?" tanya Mbak Fara.
" Insyaallah sih bisa kalau si Arya sudah diizinkan pulang"jawab mbak Sri.
" Kira-kira berapa ya mbak biayanya?" tanya mbak Fara.
" Rias aja apa sama dekorasi foto booth sekalian? "tawar mbak Sri.
" Berapa mbak kalau rias saja, terus kalau sama dekorasi foto booth berapa ?" tanya mbak Fara.
" Biasanya sih kalau rias saja Rp500.000 tapi buat mbak Fara aku kasih harga teman Rp250.000 aja . Terus kalau sama dekorasi foto booth untuk acara lamaran atau pertunangan biasanya Rp1.500.000 tapi buat mbak Fara Rp750.000 aja deh ." jawab mbak Sri.
"Oh ya dekorasi foto booth itu seperti apa ya mbak Sri ?" tanya mbak Fara
" Oh itu dekorasi yang kita buat untuk sesi foto sehingga bisa menghasilkan foto yang berkesan untuk album maupun untuk di-posting ke media sosial " jawab mbak Sri.
" Oke deh mbak kalau gitu aku ambil yang rias sama dekorasi foto booth nya sekalian ya mbak" kata mbak Fara.
" Beres mbak Fara, nanti alamatnya share lock ke hp aku ya mbak ini kartu nama aku." kata mbak Sri sambil menyerahkan kartu namanya.
Setelah itu mbak Fara berpamitan kembali ke bed pasien Naya. Ibu yang melihat mbak Fara kembali langsung menyambut nya dengan pertanyaan.
" Bagaimana Far, bisa ?" tanya ibu
" Alhamdulillah bisa bu" jawab mbak Fara
" Berapa Far ?" tanya ibu lagi
" Nggak usah dipikirin Bu , itu urusan Fara sama. Mbak Sri." jawab mbak Fara.
Ibu akhirnya lega karena semuanya sudah teratasi tinggal menunggu hari H dimana acara dilaksanakan. Dia berharap semoga semuanya berjalan dengan lancar.
__ADS_1