Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
tak bisa mengelak


__ADS_3

Tepat ketika adzan Maghrib berkumandang Zahra, Adi dan juga kedua orang tuanya sampai dirumah. Ayah dan Adi segera mengambil air wudhu dan bergegas menuju masjid. Sedangkan Zahra dan ibunya sholat Maghrib berjamaah di rumah bersama dengan yu Jum.


Setelah selesai sholat Maghrib Zahra dan ibunya membantu yu Jum menyiapkan makan malam. Mereka selesai menyiapkan makanan bersamaan dengan kedatangan ayah dan Adi.


Ayah dan Adi lalu pergi untuk cuci tangan dan segera bergabung dengan ibu dan Zahra dimeja makan.


" Masak apa Bu... baunya harum sekali..?" tanya ayah.


" Sop buntut kesukaan ayah " jawab ibu sambil mengambilkan ayah nasi dan lauknya .


" Oh...ya... ngomong - ngomong apa makanan kesukaanmu di...?" tanya ayah.


" Saya sebenarnya tidak pilih - pilih makanan kok yah.. cuma saya punya alergi seafood jadi tidak bisa makan seafood.." jawab Adi.


" Wah... untung ayah tanya ...ibu jadi tahu kalau Adi punya alergi seafood " ucap ibu.


" Ra ... cepat ambilkan suamimu makan .." ucap ayah yang melihat Zahra hanya diam ditempat duduknya.


Zahra segera mengambilkan Adi nasi dan lauknya lalu kemudian dia mengambil makanan untuk dirinya sendiri. Mereka akhirnya makan dengan lahap.


Setelah selesai makan ayah mengajak mereka untuk sholat isya berjamaah dirumah karena sudah terlambat jika harus pergi ke masjid. Adzan sudah berkumandang ketika mereka sedang makan tadi.


Selepas sholat isya berjamaah ayah mengajak Adi bermain catur diruang keluarga, sedangkan ibu dan Zahra asyik melihat sinetron azab di televisi.

__ADS_1


" Besok kamu sudah mulai kerja lagi di..?" tanya ayah.


" Iya ..yah... kasihan anak-anak kalau saya izinnya kelamaan..bisa ketinggalan pelajaran mereka nanti." ucap Adi.


" Loh.. memangnya tidak ada guru pengganti yang akan menggantikan mu ketika kamu izin tidak masuk kerja ?" tanya ayah.


" Ada sih yah..tapi bagaimanapun juga akan lebih baik jika wali kelas mereka sendiri yang mengajar mereka daripada guru pengganti." jawab Adi.


" Iya juga sih ya.. biasanya kalau diajar oleh guru pengganti mereka palingan hanya dikasih tugas untuk mengerjakan soal saja ya di ya..." ujar ayah.


" Iya yah ..untung - untungan kalau diawasi tapi kadang setelah memberi tugas guru pengganti tersebut akan keluar kelas sehingga kelas menjadi gaduh karena tidak ada yang mengawasi mereka." ucap Adi.


" Oh ya kamu sudah membawa baju kerja kamu apa tidak ?" tanya ayah.


" Sudah saya bawa yah .. baju kerja saya.." jawab Adi.


" Iya yah ..tapi saya pulangnya malam ... karena saya biasanya mencari penghasilan tambahan dengan memberikan les kepada murid saya yang bertempat di rumah orang tua saya dari ba'da Maghrib sampai jam delapan malam yah..." ucap Adi .


" Loh... Memangnya kamu tidak pulang kesini dulu setelah bekerja.. baru sorenya kamu berangkat lagi untuk memberikan les kepada murid kamu .?"tanya ayah.


" Tidak yah...biar sekalian...kalau harus pulang kesini dulu baru balik lagi..bisa capek dijalan saya yah..." jawab Adi.


" Ya ..sudah ..terserah mana yang baik buat kamu saja .. Oh ya.. besok kan kamu harus berangkat pagi - pagi..lebih baik kamu segera istirahat sekarang.. biar bisa bangun pagi." ucap ayah.

__ADS_1


" Iya ..yah.. Kalau begitu Adi kekamar dulu untuk istirahat.." ucap Adi.


" Ya sudah sana .." ucap ayah.


Ayah melihat kearah Zahra yang masih belum bergeming dari tempat duduknya ketika suaminya mulai berjalan menuju ke arah kamar mereka. Ayah jadi gemas ingin mencubit anak bungsunya itu. Ayah tahu kalau anaknya itu masih berusaha menghindar dari suaminya.


" Ra...suami kamu mau istirahat itu loh...kok kamu masih disini sih ...sana susul suami kamu.. Temani dia istirahat." ucap ayah.


" Iya..yah ... sebentar.. ini lagi seru-serunya nih... " ucap Zahra.


"Ra..." hardik ayah.


" Ah ..ayah... sebentar...." ucap Zahra.


" Bu..tolong matikan televisinya..." ucap ayah.


Ibu lalu mematikan televisi yang sedang dilihatnya itu.


" Ya ..ibu...kok dimatikan sih,.. padahal sebentar lagi juga habis sinetronnya..." ucap Zahra.


" Sudah ..sana istirahat..temani suamimu itu.. jangan banyak alasan.." ucap ibu


" Ih...ibu nggak asyik..." ucap Zahra.

__ADS_1


" Ra .." hardik ayah lagi.


Akhirnya mau tak mau Zahra pun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah kamarnya.


__ADS_2