
Tepat dua minggu setelah kedatangan Adi kerumah Zahra dengan tujuan untuk ngedate tapi berakhir dengan kegagalan. Adi , ayahnya dan beberapa orang keluarganya datang kerumah Zahra dengan tujuan untuk merundingkan kembali penetapan tanggal pernikahan Adi dan Zahra. Mereka datang ke rumah Zahra setelah ayah Adi menghubungi ayah Zahra terlebih dahulu tentang rencana mereka.
Setelah mereka sampai di depan pintu rumah Zahra mereka mengucapkan salam bersama - sama.
" Assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam " jawab ayah Zahra dan beberapa orang keluarganya yang memang sudah menunggu kedatangan keluarga Adi didalam rumah.
" Mari - mari masuk , silahkan duduk." ucap ayah Zahra mempersilahkan tamunya untuk duduk.
Adi , ayahnya dan juga keluarganya duduk diatas karpet yang sudah di gelar di atas lantai di ruang tamu, setelah sebelumnya mereka saling bersalaman. Yang kemudian diikuti oleh ayah Zahra dan keluarganya .
" Sebelumnya kami sekeluarga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya jika kedatangan kami sekeluarga dirumah ini menggangu aktifitas pak haji sekeluarga." ucap ayah Adi mengawali pembicaraan.
__ADS_1
" Sama sekali tidak menggangu, kami sekeluarga mala senang dengan kedatangan pak Haji sekeluarga ke rumah kami ini ." Jawab ayah Zahra.
" Langsung saja saya mulai ya pak Haji. Jadi begini, maksud kedatangan kami sekeluarga datang ke sini adalah untuk merundingkan kembali penetapan tanggal pernikahan Adi dan Zahra agar kiranya bisa di percepat. Dan adapun yang menjadi alasan kami untuk mempercepat acara pernikahan mereka adalah karena kami ingin menghindari dosa yang mungkin saja bisa terjadi jika acara pernikahan ini tidak segera diselenggarakan." ucap ayah Adi.
" Saya juga ingin meminta maaf atas nama anak saya Adi yang secara impulsif berniat mengajak Zahra untuk pergi ke acara pernikahan saudara sepupunya. Ini juga yang menjadi salah satu alasan kami untuk mempercepat acara pernikahan mereka . Sepertinya putra saya sudah tidak sabar untuk menikah." sambung ayah Adi sambil tersenyum.
" Iya tidak apa-apa pak Haji Kholil, kita juga pernah muda jadi tahu apa yang mereka rasakan saat ini. Saya sih sangat setuju sekali jika acara pernikahan mereka dipercepat. Itu bisa menghindarkan mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena anak muda memang suka bertindak impulsif." ucap ayah Zahra.
" Bagaimana pak dhe ? Tanggal berapa yang menurut pak dhe baik untuk acara pernikahan Adi dan Zahra." tanya ayah Adi kepada pak dhenya.
" Kalau berdasarkan perhitungan primbon Jawa ya tanggal yang pak dhe tetapkan itu yang baik untuk acara pernikahan mereka. Tapi karena Adi sudah tidak sabar untuk cepat - cepat menikah ya pak dhe serahkan kepada kalian saja . Ucap pak dhenya ayah itu.
" Bagaimana kalau acara pernikahan saya dan Zahra diselenggarakan pada bulan Syawal saja. Bukankah Rasulullah SAW menikahi sayyidah Aisyah bertepatan pada bulan Syawal." ucap Adi.
__ADS_1
" Iya memang bulan Syawal adalah bulan yang bagus tapi itu berarti tinggal tiga bulan lagi . Bagaimana menurut pak Haji Abdullah ?" tanya ayah Adi.
" Saya tidak masalah jika acara pernikahan Adi dan Zahra diadakan tiga bulan lagi , jadi kita bisa secepatnya menjadi besan ya pak Haji." ucap ayah Zahra.
" Ya sudah kalau gitu , berarti pernikahan Adi dan Zahra akan diselenggarakan pada bulan Syawal terus tanggalnya bagaimana?" tanya saudara Adi.
" Bagaimana kalau kita selenggarakan beberapa hari setelah idul Fitri, jadi sekalian acara halal bihalal juga. Mumpung saudara yang rumahnya jauh pada ngumpul semua dan belum balik kerumah mereka masing - masing." usul saudara Adi yang lain.
" Bagaimana pak haji Abdullah, apa tidak keberatan jika diadakan beberapa hari setelah idul Fitri." tanya ayah Adi.
" Ya terserah, saya sama sekali tidak keberatan." ucap ayah Zahra.
Akhirnya acara pernikahan Adi dan Zahra dipercepat dan rencananya akan diselenggarakan beberapa hari setelah idul Fitri.
__ADS_1