
Setelah selesai makan siang ayah Zahra mengajak Adi bermain catur kembali diruang keluarga sambil menunggu makanan mereka dicerna oleh tubuh sebelum mereka tidur siang. Sedangkan Zahra dan ibunya membantu yu Jum membersihkan meja makan.
Tak lama kemudian Zahra dan ibunya bergabung dengan Adi dan ayahnya diruang keluarga. Zahra dan ibunya memilih melihat televisi ketimbang melihat permainan catur antara ayah dan suaminya. Dia kurang mengerti dengan permainan catur begitupun dengan ibunya.
Ketika ayah sedang asyik bermain catur dengan Adi, tiba-tiba hp ayah berdering. Ayah segera menerima panggilan telepon dihpnya. Tidak begitu lama kemudian ayah selesai menerima panggilan telepon dihpnya. Ibu yang sudah kepo dari tadi langsung menanyai ayah.
" Siapa yah yang telepon ?" tanya ibu.
" Arya....dia mau izin kalau besok dia tidak bisa masuk kerja soalnya ibunya sakit." jawab ayah.
" Oh... memangnya sakit apa ibunya Arya yah..?"tanya ibu.
" Sakit demam berdarah...sejak kemarin beliau dirawat inap di rumah sakit. " jawab ayah .
"Oh...pantas kemarin dia tidak ikut acara ngunduh mantu....Lalu besok siapa yang akan menggantikan Arya menjaga toko bukannya besok ayah ada janji dengan teman ayah untuk melihat lokasi tanah yang akan ayah beli ." ucap ibu
Ayah tampak berpikir lalu pandangan matanya tertuju pada Zahra.
__ADS_1
" Ra.... bagaimana kalau besok kamu gantikan Arya menjadi kasir di toko?" tanya ayah.
" Loh..kan masih ada mbak Larni sama pak Bejo di toko yah....kok malah Zahra yang disuruh sih " ucap Zahra.
" Selama ini ayah hanya mempercayakan keuangan toko kepada Arya karena dia adalah orang kepercayaan ayah . Kalau Arya tidak masuk ayah nggak mungkin memberikannya kepada orang lain kecuali kepada keluarga ayah sendiri " ucap ayah.
" Iya Ra ..masak kamu nggak mau membantu orang tua kamu sendiri sih .." ujar ibu
" Iya...iya... Besok biar Zahra yang menggantikan mas Arya di toko.." ucap Zahra.
" Gitu dong...Oh ya..yah bagaimana kalau kita nanti sore pergi menjenguk ibunya Arya dirumah sakit ?" tanya ibu.
" Ya udah kalau begitu kita istirahat dulu aja yah ..oh ya ..kamu ikut tidak Ra..?" tanya ibu.
" Ehm...ikut aja deh dari pada bengong dirumah " ucap Zahra beralasan padahal dia takut jika harus berduaan saja dengan Adi dirumah.
" Ya sudah kalau begitu kamu dan Adi istirahat dulu .. ayah dan ibu juga mau istirahat ." ucap ibu.
__ADS_1
Ayah dan ibu Zahra beranjak dari sofa diruang keluarga menuju kamar mereka untuk beristirahat. Sedangkan Zahra dan Adi masih duduk di sofa. Zahra melirik Adi yang masih belum bergeming dari tempat duduknya.
" Mas Adi nggak istirahat..kalau mau istirahat duluan aja ...aku mau lihat akhir dari film ini dulu biar nggak penasaran." ucap Zahra.
" Aku juga penasaran dengan akhir dari ceritanya.." ucap Adi .
" Oh...ya udah kalau begitu " ucap Zahra.
Mereka berdua akhirnya melihat film hingga selesai. Namun setelah film selesai Zahra masih belum juga bergeming dari tempat duduknya.
" Kamu tidak istirahat Ra ...?" tanya Adi.
" Ehm .. Aku tidak terbiasa tidur siang mas... kalau mas Adi mau istirahat... istirahat saja dulu ... nanti aku bangunin.." ucap Zahra.
" Ya udah kalau begitu mas kekamar dulu mau istirahat..." ucap Adi sambil memandang ke arah Zahra dengan pandangan yang sulit untuk diartikan.
" Iya...mas.." ucap Zahra dengan hati lega.
__ADS_1
Adi berlalu meninggalkannya Zahra sendirian menuju kearah kamar Zahra. Zahra bersorak senang karena bisa menghindari Adi.