Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
mulai bekerja


__ADS_3

Begitu Zahra sampai di dapur ibunya segera mencercanya dengan pertanyaan.


" Berangkat jam berapa suamimu Ra..?"


" Jam setengah enam bu" jawab Zahra.


Ibu lantas memandang jam dinding yang ada diruang keluarga namun masih bisa dilihat dari dapur.


" Sudah jam lima kurang lima belas menit Ra.., kamu bantu suamimu berkemas sana biar ibu dan yu Jum saja yang memasak" ucap ibu.


" Kata mas Adi tadi dia sendiri yang akan mempersiapkan keperluannya sendiri soalnya Zahra masih belum tahu kebiasaan mas Adi.. nanti kalau sudah tahu baru Zahra yang akan mempersiapkannya." ucap Zahra.


" Ya sudah kalau begitu ..ayo bantu ibu biar cepat selesai " ucap ibu akhirnya.


Tak selang berapa lama akhirnya ibu , Zahra dan yu Jum pun selesai memasak.


" Ra ..cepat kamu panggil suamimu... sarapan nya sudah matang ini .. katanya berangkat jam setengah enam ini sudah jam setengah enam kurang dua puluh menit lo..." ucap ibu.


" Iya Bu ." ucap Zahra sambil berlalu menuju kamar nya


Begitu sampai di depan pintu kamarnya Zahra segera membuka pintu kamarnya dan tampaklah suaminya yang sudah rapi dengan seragam kerjanya tengah mempersiapkan tas kerja yang akan dibawanya. Adi otomatis menoleh ke arah pintu kamar ketika mendengar pintu kamar dibuka.

__ADS_1


" Sudah siap mas ...ayo sarapan dulu sebelum berangkat.." ucap Zahra.


" Iya Ra... sebentar.." ucap Adi sambil meneliti kembali barang bawaan lalu menutup resleting tas kerjanya.


Adi dan Zahra kemudian berjalan beriringan menuju ruang makan. Ketika mereka sampai di ruang makan ayah dan ibu sudah menunggu mereka di meja makan.


" Ayo Di...kita. Sarapan dulu.." ucap ayah.


Adi dan Zahra lalu bergabung dengan ibu dan ayah Zahra dimeja makan untuk sarapan bersama. Ibu mengambilkan ayah nasi dan lauknya lalu menyerahkannya kepada ayah. Zahra juga melakukan apa yang dilakukan oleh ibu , dia mengambilkan nasi dan lauk untuk Adi dan kemudian memberikannya kepada Adi.


" Nambah lagi di.." ucap ayah ketika melihat nasi yang ada diatas piring Adi telah habis.


" Sudah kenyang yah ...ini juga sudah jam setengah enam.. Adi harus segera berangkat yah.." ucap Adi.


" Iya yah .. Kalau begitu Adi pamit berangkat kerja dulu yah...bu... assalamualaikum.." ucap Adi sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah ayah dan ibu untuk bersalaman.


" Wa'alaikumsalam.... hati - hati dijalan jangan ngebut.." ucap ibu.


" Eh...Di...nanti Zahra ayah suruh untuk menggantikan mas Arya ditoko tidak apa-apa kan? Soalnya ayah ada perlu dengan teman ayah.." izin ayah.


" Oh...tentu saja tidak apa-apa yah...dan Adi minta izin pulang malam yah... Seperti apa yang pernah Adi sampaikan kepada ayah kalau sehabis magrib Adi memberikan les kepada murid Adi dirumah orang tua Adi yah...biar tidak bolak balik jadi setelah mengajar Adi langsung pulang ke rumah orang tua Adi yah .."

__ADS_1


" Oh....ya sudah kalau begitu.. hati - hati dijalan ..apa lagi kalau harus berkendara pada waktu malam hari." ucap ayah.


" Iya yah ...Kalau begitu Adi berangkat kerja dulu assalamualaikum." pamit Adi lagi.


Adi segera berjalan menuju garasi untuk mengeluarkan sepeda motornya. Zahra segera bergegas mengikuti Adi untuk mengantar kepergian suaminya itu.


Setelah mengeluarkan sepeda motornya Adi segera menstarter sepeda motornya . Zahra segera mendekat kepada Adi dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Adi. Adi menerima uluran tangan Zahra dan Zahra mencium punggung tangan Adi dengan takzim.


" Nanti ketoko naik apa Ra...?" tanya Adi .


" Biasanya diantar sama ayah ..nanti pulangnya juga dijemput sama ayah.." jawab Zahra.


"Ya ..sudah...hati - hati ya ...jaga diri baik-baik jangan sampai berpaling hati sama pembeli yang ganteng nanti mas jadi patah hati.." gombal Adi.


" Ih.. apaan sih mas nggak jelas banget " ucap Zahra dengan pipi bersemu merah karena gombalan Adi.


" Ya sudah..mas berangkat dulu ya..


Assalamualaikum.." ucap Adi.


" Wa'alaikumsalam...hati - hati dijalan mas." ucap Zahra.

__ADS_1


Adi tersenyum sambil mengangguk lalu dia melajukan sepeda motornya menuju tempat kerjanya. Zahra segera masuk kedalam rumah ketika Adi sudah tidak tampak di pandangan matanya.


__ADS_2