Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
Hari Pernikahan Adi dan Zahra part 1


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu - tunggu oleh semua orang datang juga. Rumah dan halaman rumah Zahra sudah dihias dengan indah. Para pendekor mulai memasang tenda dan mendekor rumah sejak kemarin pagi . Mereka bekerja semalam suntuk untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Sedangkan para pegawai catering sudah datang sejak pagi hari. Mereka menata makanan diatas meja yang sudah dihias dengan indah. Pegawai catering yang bertugas sebagai pramusaji sudah bersiap dengan memakai baju seragam.


Disaat semua orang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing - masing, Zahra yang merupakan tokoh utama dari acara pernikahan pada pagi hari ini sedang dirias didalam kamarnya. Setelah beberapa lama akhirnya Zahra selesai di rias. Zahra tampak cantik dengan balutan kebaya putih dan kerudung yang dihiasi dengan tiara dan juga bunga melati.


Tak mau kalah dengan sang tokoh utama, para tokoh pendamping alias ibu , mbak Lia dan mbak Fara serta saudara perempuan yang ikut membantu dalam pelaksanaan acara pernikahan Zahra pun juga ikut dirias oleh asisten perias . Setelah selesai dirias mereka segera bersiap untuk menyambut kedatangan keluarga Adi.


Zahra tampak cemas menanti kedatangan Adi dan juga keluarganya . Dia menunggu kedatangan Adi didalam kamarnya dengan ditemani oleh mbak Fara dan juga mbak Sri sang perias.


" Kenapa Ra...kok kayaknya kamu cemas begitu... takut Adi nggak jadi nikahin kamu ya..." goda mbak Fara.

__ADS_1


" Apaan sih mbak... nggak jelas banget... siapa juga yang cemas ...kalau nggak jadi ya sudah nggak apa-apa... Zahra bisa cari yang lain kok.." ucap Zahra dengan wajah cemberut.


" Ihiy... yang sudah punya calon suami cadangan ey nggak takut kalau calon suaminya nggak jadi datang.." ucap mbak Fara menggoda Zahra.


" Mbak Fara ih..reseh banget sih.." ucap Zahra dengan bibir manyun.


" Wah nggak nyangka ya .. ternyata adik kesayanganku seorang playgirl.." ucap mbak Fara.


" Eh .. mbak Fara bukan playgirl ya .. mbak Fara hanya berusaha untuk mencari calon suami yang terbaik buat mbak... nggak kayak kamu yang suka PHP-in orang . Bilangnya teman tapi suka kasih harapan yang membuat orang itu jadi berharap lebih sama kamu." ucap mbak Fara.


" Ye ...siapa juga yang suka PHP-in orang itu... aku nggak pernah ya... seperti itu... yang ada aku itu galak makanya nggak ada cowok yang berani ndeketin aku.." ucap Zahra.

__ADS_1


" Ah .. yang benar... buktinya teman kamu yang ketemu diparkiran mall waktu ngabuburit bareng itu sampai sedih gitu waktu ayah bilang kalau kamu sudah ada yang punya.." ucap mbak Fara


" Ih... ngarang..." ucap Zahra yang bingung harus ngomong apa.


" La.. Nggak bisa jawabkan... makanya...kamu ngaku saja Ra... kalau cowok itu sebenarnya pacar kamu kan.." cecar mbak Fara.


" Ah... terserah deh mbak... capek aku kalau ngomong sama mbak Fara itu.." ucap Zahra jengkel.


" Sudah mbak Fara.. jangan digoda terus adiknya itu.. nanti make-upnya rusak loh.." ucap mbak Sri.


" Habis bagaimana lagi mbak, nanti kalau dia sudah menikah saya sudah tidak bisa menggodanya lagi..karena sudah ada penjaganya..." jawab mbak Fara sambil nyengir.

__ADS_1


" Ah mbak Fara ini ada-ada saja " ucap mbak Sri sambil memperbaiki makeup Zahra yang sedikit berantakan.


__ADS_2