Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
Ngunduh mantu


__ADS_3

Sejak pagi keluarga Zahra sudah mulai sibuk mempersiapkan diri untuk acara ngunduh mantu yang akan diadakan di rumah Adi. Adi tidak ikut rombongan karena dia sudah pulang terlebih dahulu karena harus membantu keluarganya menyiapkan acara. Dan nantinya akan bergabung dengan rombongan Zahra ketika mereka sampai didepan rumah Adi.


Semua barang seserahan sudah dimasukkan ke dalam mobil. Saudara dan juga tetangga yang ikut sudah berdatangan ke rumah Zahra. Sekarang mereka hanya tinggal menunggu Zahra selesai dirias oleh perias.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Zahra selesai di rias. Semua orang segera bergegas masuk ke dalam mobil yang akan mengantarkan mereka menuju ke tempat acara ngunduh mantu diadakan.


Tak terasa setelah menempuh perjalanan selama empat puluh menit akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Mereka satu persatu keluar dari mobil sambil membawa barang seserahan.


Adi yang melihat kedatangan keluarga Zahra segera bergegas bergabung dengan mereka.


Mereka berbaris di belakang Zahra yang sudah bergandengan tangan dengan Adi dan diapit oleh kedua orang tuanya. Mereka lalu memasuki tempat acara dengan diiringi dengan lantunan shalawat nabi dan juga iringan marawis .


Setelah semua orang duduk ditempat yang telah disediakan acara pun dimulai . Acara pertama adalah pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang di bacakan oleh seorang qori .

__ADS_1


Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari keluarga Zahra yang menyerahkan Zahra kepada keluarga Adi. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari keluarga Adi yang menerima Zahra sebagai anggota keluarga baru mereka. Dan akhirnya ditutup dengan doa.


Acara ngunduh mantu yang diadakan di rumah Adi memang tidak terlalu detail , tapi yang terpenting adalah doa dari para tamu undangan untuk kelanggengan pernikahan Adi dan Zahra. Setelah pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan foto bersama keluarga dan dilanjutkan dengan jamuan makan.


Rangkaian acara demi acara telah dilalui dan sekarang mereka sudah bersiap untuk kembali pulang . Zahra tampak berat ketika melepas kepergiannya keluarganya.


" Bu aku ikut pulang ya ." ucap Zahra sambil bergelayut manja di lengan ibunya.


" Ih ..mana bisa seperti itu... kamu kan sekarang sudah menikah...jadi harus ikut kemana suami kamu pergi." ucap ibu sambil memeluk Zahra.


" Zahra.... dilihat orang itu loh...malu ah.. masak sudah besar masih manja begini." ucap ibunya sambil mengelus pipi Zahra dengan sayang.


Ayah dan ibu Adi hanya tersenyum melihat tingkah menantunya itu. Ayah Zahra yang tidak enak dengan besannya akhirnya ikut bicara

__ADS_1


" Ra ... sudah Ra...ibu sama ayah pulang dulu...ya... besok kamu kan bisa pulang kerumah sama Adi.." ucap ayah


" Memang boleh Zahra pulang.... Zahra nggak harus tinggal disini kan...." ucap Zahra yang disambut dengan senyuman semua orang melihat kepolosan dan sikap manja Zahra.


" Ya tentu saja boleh Ra..." jawab ibu Adi.


" Ra...kamu kan sekarang sudah jadi istri Adi ..jadi harus ikut apa kata suami...coba kamu tanya dulu sama suami kamu boleh tidak pulang ke rumah ayah" ucap ayah Zahra.


Zahra lalu mengarahkan pandangan ke arah Adi.


" Boleh mas aku pulang ke rumah ayah ?" tanya Zahra.


" Iya boleh..." ucap Adi sambil tersenyum.

__ADS_1


Akhirnya dengan berat hati Zahra melepaskan kepergian keluarganya. Dia mengantar kepergian keluarganya hingga depan tenda dengan ditemani oleh Adi dan keluarganya.


__ADS_2