Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
keluarga Adi


__ADS_3

Zahra sebenarnya sudah sangat capek tapi tidak enak jika meminta izin untuk beristirahat sedangkan budhe dan tante Adi masih sangat antusias untuk mengajak Zahra untuk mengobrol. Ani kurang peka dengan keadaan Zahra. Dia malah asyik mengobrol dengan saudara sepupunya.


Tak lama kemudian Adi masuk kedalam rumah setelah teman - temannya berpamitan untuk pulang. Ketika melewati ruang keluarga Adi melihat Zahra yang sedang mengobrol dengan keluarganya. Dia melihat Zahra yang tampak kelelahan tapi tetap diajak untuk mengobrol dengan keluarganya. Adi yang kasihan melihat Zahra akhirnya mendekati Zahra dan mengajaknya untuk beristirahat.


" Istirahat dulu Ra.. kamu kelihatannya sangat kecapean." ucap Adi.


" Masih siang ini di... sebentar lagi juga mau ashar, nggak baik tidur sore-sore itu ... mending Zahra ngobrol di sini sama budhe." ucap budhe Adi.


" Mbak yu ini bagaimana sih ..si Adi kayaknya sudah nggak sabar untuk beristirahat dengan istrinya dikamar kok dilarang sih..." ucap Tante Adi sambil tersenyum simpul.


" Eh di... kasihan... istri kamu masih capek kayaknya...mending besok saja kalau mau malam pertama itu ...kamu itu nggak sabaran banget sih jadi orang masak siang - siang begini mau bikin anak nunggu nanti malam kan bisa." ucap budhe Adi.


Zahra tampak salah tingkah mendengar ucapan budhe, wajahnya bersemu merah karena malu. Adi hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal mendengar ucapan budhe. Dia tahu keluarganya hanya bermaksud untuk menggodanya saja.


" Iya budhe.. Adi hanya ingin mengajak Zahra untuk beristirahat saja kok... kasihan dia sudah kecapean karena sedari pagi harus berdiri di atas pelaminan. " ucap Adi.


" Ah kamu itu menggangu orang ngobrol saja...ya udah sana kamu ajak Zahra untuk beristirahat...tapi beneran istirahat ya .. jangan diapa-apain dulu..." ucap budhe.

__ADS_1


" Insyaallah ..kalau nggak khilaf budhe" jawab Adi asal yang akhirnya mendapatkan pukulan dari budhe di lengannya.


" Dasar.. bocah edan... kasihan istri kamu ...dia masih kecapean.. biar dia istirahat dulu" ucap budhe.


" Iya budhe..Adi cuma bercanda.." ucap Adi.


" Ya udah sana kamu ajak istri kamu untuk beristirahat dulu.. mumpung belum ashar " ucap budhe lagi


" Ayo Ra...kita istirahat dulu " ucap Adi sambil mengulurkan tangannya. Zahra dengan kikuk menerima uluran tangan Adi.


" Budhe...Tante .. Zahra tinggal dulu ya ..." pamit Zahra.


" Cie...cie... mentang-mentang pengantin baru kemana-mana gandengan tangan terus .."


" Mau nyebrang ya...mas Adi.."


" Mas Adi nggak sabaran banget sih .."

__ADS_1


" Takut ilang ya mas Adi. "


" Sudah..nggak usah diladeni ... mereka itu.." ucap Adi sambil menggandeng tangan Zahra menuju ke arah kamarnya.


Zahra tampak kikuk mengikuti Adi yang menggandengnya menuju ke arah kamar Adi.


Begitu sampai didepan pintu kamarnya, Adi membuka pintu kamarnya dan menggandeng Zahra masuk kedalam kamarnya. Setelah mereka berdua berada didalam kamar, mereka berdua menjadi salah tingkah. Adi melepas genggaman tangannya dan bingung mau berbuat apa.


" Ra ..kamu istirahat dulu aja..mumpung masih belum adzan ashar...aku mau ngecek orang yang sedang membongkar tenda dulu.." ucap Adi kikuk


" Iya mas " jawab Zahra singkat.


" Ya sudah mas tinggal dulu ya.." ucap Adi.


" Iya mas " ucap Zahra lagi.


Akhirnya Adi meninggalkan Zahra sendiri didalam kamarnya.

__ADS_1


"


__ADS_2