Ku Serahkan Kepada Mu

Ku Serahkan Kepada Mu
tak dapat mengelak lagi


__ADS_3

Dengan langkah gontai Zahra berjalan menuju kamarnya. Begitu sampai di depan pintu kamarnya Zahra tampak ragu-ragu untuk membuka pintu kamarnya.


Beberapa kali Zahra hendak membuka pintu kamarnya namun diurungkannya kembali. Lalu akhirnya dia memantapkan hatinya untuk membuka pintu kamarnya.


Dengan perlahan Zahra membuka pintu kamarnya. Begitu pintu kamarnya terbuka kepalanya melongok ke dalam kamar untuk melihat keberadaan Adi.


Diedarkannya pandangan matanya keseluruh ruangan dan dilihatnya Adi sudah tertidur diatas ranjangnya. Dengan langkah perlahan Zahra mulai memasuki kamarnya dan kemudian dengan hati-hati menutup pintu kamarnya agar tidak menimbulkan suara.


Ketika sudah berada didalam kamarnya Zahra lantas tidak langsung tidur disebelah Adi. Dia tampak bimbang untuk berganti baju atau tidak, akhirnya dia memutuskan untuk tidak mengganti bajunya dengan baju tidur.


Namun ketika dia akan melangkah menuju ranjangnya dia kembali ragu. Zahra lantas melihat kearah Adi, dia ingin memastikan bahwa Adi memang benar-benar sudah tertidur.

__ADS_1


Setelah itu dengan sangat perlahan Zahra naik keatas ranjangnya dan kemudian naik ke atas ranjangnya. Dia meletakkan guling ditengah - tengah antara dirinya dan Adi.


Sejak membaringkan tubuhnya di atas ranjang, Zahra tidak bisa memejamkan matanya. Pandang matanya tak lepas dari arah Adi. Dia sangat waspada, takut jika tiba - tiba saja Adi terbangun dan menerkamnya.


Hingga lama kelamaan Zahra pun tak mampu menahan rasa kantuknya dan akhirnya tertidur . Baru saja ia masuk ke dalam dunia mimpinya hingga tiba - tiba ia merasakan ada sesuatu yang berat menimpa dirinya.


Dengan mata yang masih mengantuk Zahra memaksakan dirinya untuk membuka kedua matanya. Belum sempat Zahra berteriak karena melihat wujud yang ada diatas tubuhnya , tiba-tiba bibirnya telah dibungkam dengan sebuah ******* yang begitu menuntut.


Zahra meronta - ronta berusaha melepaskan diri dari kungkungan orang yang ada di atas tubuhnya. Namun tenaganya tidak cukup kuat untuk melepaskan diri dari kungkungan orang itu.


" Jangan teriak ra..ini mas, nanti bukannya ayah datang menolong mu tapi malah memarahi kamu jika kamu berteriak ...mas hanya ingin meminta hak mas sebagai suami kamu...tujuan setiap manusia untuk menikahkan agar mendapatkan keturunan dan kamu tidak mau kan jika malaikat murka dan mengutuk mu hingga pagi hari karena kamu menolak menjalankan kewajiban mu." ujar Adi.

__ADS_1


Zahra yang semula akan berteriak meminta tolong akhirnya terdiam dia sadar orang tuanya pasti akan memarahinya jika dia menolak suaminya. Dan perkataan Adi membuatnya diam tak berkutik.


Pada satu sisi bagian dari dirinya ingin menolak permintaan Adi tapi pada sisi lain dirinya takut jika malaikat murka dan melaknatnya sampai pagi jika dia menolak permintaan Adi.


Ditengah kebimbangannya Adi bertanya kembali kepada nya.


" Bolehkan mas meminta hak mas sebagai suami kamu?"tanya Adi.


Zahra ingin menolaknya tapi takut dosa, akhirnya dengan berat hati ia menganggukkan kepalanya. Dia sudah tidak bisa menghindar lagi dari sergapan Adi.


Adi tahu jika Zahra masih belum rela untuk melakukan kewajibannya , namun hanya dengan cara ini dia yakin Zahra akan mau menerimanya dan hubungan mereka bisa semakin dekat.

__ADS_1


Bukannya Adi jahat namun saat ini dia sudah resmi menjadi suaminya . Dia ingin memulai membina keluarga kecilnya dan membawanya menuju keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah.


Dan langkah awal yang ditempuhnya adalah dengan cara menaklukkan Zahra terlebih dahulu agar apa yang dicita-citakan untuk membentuk keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah bisa terlaksana.


__ADS_2