
Hong Bai yang teluka parah, ditinggalkan dalam keadaan sekarat oleh ketua perguruan cahaya langit tetuanya.
karena tidak dapat menahan rasa sakitnya, Hong Bai pun pingsan tidak sadarkan diri. setelah ia pingsan, tiba-tiba ruang dimensi terbuka dan Chan Li muncul.
Chan Li langsung menggerakan tangannya ke arah berlian di puncak formasi. sebuah tapak cahaya dengan konsentrasi tenaga dalam tinggi, langsung memecahkan berlian itu dan formasi itu pun menghilang.
Chan Li mengangkat tubuh Hong Bai dengan berlinang air mata dan langsung masuk ke dalam ruang dimensi cincin Rajawali.
sementara itu ketua perguruan cahaya Langit keluar dan membawa seluruh murid-murid perguruannya, meninggalkan sekte iblis yang sudah hancur.
ketika berpapasan dengan jenderal Kwee xing di gerbang depan benteng. jendral Kwee xing bertanya tentang keberadaan Hong Bai. namun dengan santainya ketua perguruan cahaya Langit berkata" Hong Bai sudah pergi lebih dahulu.
setelah mengumpulkan anggota sekte iblis yang tersisa, jendral Kwee xing membakar habis seluruh bangunan dalam komplek sekte iblis itu. para tawanan digiring menuju markas besar untuk diberi hukuman.
setelah pingsan tidak sadarkan diri selama 1 bulan, ahirnya Hong bai sadarkan diri. Chan Li selalu mendampingi mengurus dan merawat Hong Bai selama ia tidak sadarkan diri.
ketika tersadar kembali, dia sangat terpukul mengingat penghianatan yang dilakukan oleh ketua perguruan cahaya Langit.
" Chan Li, untuk apa kamu menolong aku" ujar Hong Bai.
__ADS_1
" apakah aku harus menjelaskannya Hong Koko"
" apakah kau mengetahui apa yang guru kamu lakukan"
" aku dapat mengetahuinya melalui shiren. namun Hong koko tenang saja, walaupun dia guru aku, aku lebih memilih Hong Koko. karena cintaku melebihi apapun di dunia ini"
Hong Bai hanya terdiam mendengar penjelasan Chan Li. semua tenaga dalam yang ia himpun dengan susah paya menghilang akibat dikeluarkannya bejana langit yang menyatu dengan tubunya.
Chan Li yang memperhatikan Hong Bai sejak awal dia sadar mulai menyadari ada perbedaan besar antara Hong Bai yang dulu dan Hong Bai yang sekarang.
" Chan moi, aku memiliki satu permintaan dan aku harap kamu tidak keberatan"
" Chan moi, aku ingin berlatih menghimpun kembali tenaga dalam ku yang hilang. aku tidak ingin diganggu oleh siapapun. aku ingin fokus berlatih"
" maksud Hong ko, aku tidak boleh menemui Hong ko sampai selesai berlatih"
" benar Chan moi, sampai aku datang menemui kamu"
" permintaan mu sangat berat Hong ko tapi aku berjanji akan melakukannya. apakah aku harus keluar dari dimensi ini!"
__ADS_1
" tidak Chan moi, kamu bebas keluar masuk ruang dimensi ini"
dua hari setelah Hong Bai merasa pulih kembali, ia pun meninggalkan istana dan berjalan menuju puncak bukit yang berdekatan dengan kebun herbal miliknya. sementara Chan Li hanya dapat memandang kepergian Hong Bai dengan berderai air mata.
" Shireen, apakah kamu dapat melacak keberadaan Hong Koko"
" tuan sudah menguasai kitab segel langit bumi dengan sempurna maka jika tuan ingin menghilang dengan memanfaatkan kemampuan dalam kitab itu maka tidak ada yang dapat melacak keberadaannya"
" kalau demikian mengapa Hong ko dapat dicelakai oleh guruku di markas sekte iblis"
" tuan terlalu gembira menemukan satu peninggalan dewa cahaya sehingga ia lengah. sebelumnya tuan sudah lebih dahulu menemukan tempat itu dan menonaktifkan formasi segel tersebut namun, guru nona dan temannya mengaktifkan kembali segel itu saat tuan berada ditenga tengan segel formasi itu"
Chan Li akhirnya menerima penjelasan Shireen sekaligus semakin sedih karena sesungguhnya ia menyetujui permintaan Hong Bai karena berharap ia dapat melihat kondisi Hong Bai lewat Shireen.
" baiklah kalau Memeng demikian sekarang waktunya aku menyelesaikan persoalan aku dengan guruku di perguruan cahaya langit" gumam Chan Li sambil mengepalkan tangannya dan keluar dari ruangan dimensi cincin rajawali.
pengumuman:
saya memohon maaf kepada para pembaca semua saya baru saja up karena saya sakit.
__ADS_1
saya barusan sembuh jadi belum dapat beraktivitas banyak. namun saya pastikan novel ini sampai tamat. terimakasih atas pengertiannya. salam santun