
hari yang dinanti oleh semua anggota perguruan cahaya langit ahirnya tiba. hari ini adalah hari pembukaan turnamen langit. tampak tetua pertama menemui ketiga pelindung perguruan untuk melaporkan persiapan pelaksanaan turnamen langit.
" salam hormat kepada ketiga pelindung" sapa tetua pertama.
" salam tetua, apa yang membuat mu menemui kami " kata Dewi suling mewakili para pelindung
sebelum tetua pertama menjawab pertanyaan Dewi suling, tiba tiba tetua kedua muncul dan menyapa mereka.
" hormat pada pelindung perguruan" kata tetua kedua.
" pagi pagi kalian suda mengusik kami " gerutu pengemis selatan.
" maafkan saya pelindung perguruan, maksud kedatangan saya untuk mempersilakan para pelindung ke ruang kehormatan karena turnamen langit akan segera dilaksanakan" kata tetua kedua tanpa menghiraukan keberadaan tetua pertama.
" apa maksud kedatangan mu tetua pertama " tanya Dewi suling.
" saya hanya mau melaporkan kemarin mata mata kita melihat satu rombongan mencurigakan yang menghilang di dekat tempat tetua kedua" kata tetua pertama.
" apa maksudmu tetua pertama, apakah kamu mau mengatakan bahwa aku menyembunyikan orang asing" bentak tetua kedua.
__ADS_1
" diam " bentak rajawali sakti sambil memandang mereka dengan tajam.
mereka pun langsung terdiam setelah dibentak rajawali sakti. rajawali sakti tidak hanya membentak tetapi juga menggunakan khi kang dan aura rajawali sehingga tetua pertama dan kedua sangat tertekan.
" kami akan segera hadir, tetua pertama siapkan tempat untuk ketua perguruan cahaya langit, hari ini kita akan memiliki ketua. walaupun kamu pemenang turnamen langit yang lalu namun kamu tidak berhak mengatur turnamen kali ini. tugasmu hanya membuka turnamen dan mengatur pertandingan antara murid. sedangkan tetua kesepuluh akan mengatur tantangan dari luar perguruan. untuk acara selanjutnya akan diatur oleh pelindung perguruan" jelas Dewi suling.
" baik pelindung " kata tetua pertama sambil meninggalkan ruangan para pelindung.
" tetua kedua, kamu tahu apa hukuman untuk anggota perguruan cahaya langit yang menyembunyikan penyusup" bentak pengemis selatan.
" saya tahu pelindung " jawab tetua dua.
" kembali dan laksanakan tugasmu" kata Dewi suling.
ahirnya Hong Bai pun setuju untuk mengobati Tiau shi setelah turnamen hari pertama selesai. sebelum meninggalkan ruang rahasia , Hong Bai menengok Tiau shi.
beberapa saat kemudian tampak ketiga pelindung memasuki ruang kehormatan perguruan. namun tetua pertama, tetua kedua dan para murid serta tamu heran dengan identitas Hong Bai. seorang anak mudah berusia kurang lebih 16 tahun berada dalam kelompok pelindung perguruan cahaya langit menimbulkan tanda tanya besar bagi yang melihatnya.
setelah melihat para pelindung perguruan sudah menempati posisi. tetua pertama mulai membuka acara Turnamen langit. tetua pertama mengucapkan selamat datang pada undangan dari luar perguruan selanjutnya menyampaikan kegiatan hari ini. setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan acara pertandingan persahabatan dan tantangan yang dipandu oleh tetua kesepuluh.
__ADS_1
tetua pertama pun menempati kembali tempat duduknya dan tetua kesepuluh meloncat keatas panggung untuk memandu acara pertandingan persahabatan dan tantangan.
" hormat kepada pelindung perguruan cahaya langit" kata tetua kesepuluh sambil menghormat kepada para pelindung.
" salam hormat juga pada undangan sekalian, saya akan memandu acara pertandingan persahabatan dan acara tantangan pertandingan dengan perguruan cahaya langit. aturannya Masi sama seperti aturan pada turnamen yang lalu, dilarang membunuh diatas panggung ini dan yang dinyatakan kalah adalah yang terjatuh dari panggung atau yang menyerah. saya persilakan yang mau mengadakan pertandingan persahabatan dan tantangan untuk mengajukan tantangannya" kata tetua kesepuluh sambil meninggalkan panggung.
setelah tetua kesepuluh meninggalkan panggung, seorang pemuda dari rombongan perguruan tongkat sakti meloncat keatas panggung.
" hormat pada perguruan cahaya langit dan saudara kultivator sekalian, saya song kian dari perguruan tongkat sakti ingin merasakan keampuhan jurus pedang Bu tong Pai " katanya sambil melirik kearah rombongan Bu tong Pai.
tampak seorang murid perempuan dari rombongan Bu tong Pai melayang keatas panggung.
" saya cia Lin dari Bu tong Pai, menyambut tantangan saudara song"
setelah melihat yang bertanding dengannya hanya seorang perempuan yang berusia sekitar tuju belas tahun. song kian meremehkannya dan berkata.
" nona cia, sebaiknya guru anda yang maju. saya tidak mau dikatakan menindak anak kecil" ejek song kian
" saudara song, apakah kamu takut dengan pedang ku ini" ucap cia Lin balas mengejek song kian.
__ADS_1
muka song kian merah menahan amarah. song kian langsung menggerakkan tongkatnya memukul kearah kepala cia Lin. cia Lin menggerakkan pedang kanannya untuk menangkis tongkat song kian. sedangkan pedang kirinya menebas kearah dada song kian dengan kecepatan mengejutkan. song kian terkejut dan meloncat belakang. tampak muka song kian pucat, hampir saja dadanya terbelah oleh pedang cia Lin.
walau berhasil meloncat mundur namun tampak baju dan kulit dadanya tersayat oleh ujung pedang cia Lin. sedangkan cia Lin tersenyum mengejek song kian.