Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Lembah Terang


__ADS_3

Lembah terang adalah sebuah lembah misterius yang didiami kurang lebih sekitar dua ribu orang. lembah itu dulunya bernama lembah kabut. dinamakan lembah kabut karena kabut selalu menyelimuti lembah itu sepanjang waktu, bahkan kabut tersebut terkadang mengandung racun yang mematikan. lembah itu dulunya hanya dihuni oleh iblis seribu wajah.


iblis seribu wajah adalah guru dari pangeran sio Lung yang pernah melakukan pemberontak terhadap kaisar negeri Mata angin. setelah iblis seribu wajah meninggal lembah itu diwariskan kepada muridnya, pangeran sio Lung. pangeran sio Lung kemudian tinggal bersama pengikutnya dilembah kabut dan merubah namanya menjadi lembah terang.


Setelah pangeran sio Lung resmi menjadi pemilik lembah terang, dia mulai membangun lembah terang menjadi sebuah pemukiman mewah. dia meningkat kemampuan silatnya hingga mencapai ranah dewa awal, dan rata rata pengikutnya mencapai berada diranah langit. lembah terang tidak mirip sebuah perguruan atau aliansi tapi lebih mirip sebuah kerajaan kecil. bahkan tempat tinggalnya pun seperti istana yang memiliki dayang dayang yang cukup banyak.


pagi itu pangeran mendapat informasi dari mata matanya, putrinya Ceng Lung akan tiba dilembah kembali. ia tampak duduk di dalam istana menanti kepulangan putrinya.


" kanda sio, siapa yang kamu tunggu pagi ini" sapa istrinya bernama sow hwa.


" siapa lagi kalau bukan putri kesayangan kita Dinda sow "


" apakah dia akan pulang hari ini kanda"


" benar Dinda "


tidak lama kemudian orang yang di nantikan tiba. tampak sebuah tandu memasuki istana dengan empat orang pelayan berjalan didepan tandu. ketika melihat tampang keempat pelayan sio Lung terkejut. sekali lihat sio Lung sudah tahu keempat pelayan putrinya atau lebih tepatnya keempat murid kepalanya terluka parah. terlebih luka murid pertamanya.


Saking terkejutnya sio Lung bangkit dari singgasananya dan langsung bejalan menuju tandu diikuti sang istri. keempat murid dan keempat pemikul tandu lansung berlutut. sio Lung menyikap tandu dan sangat terkejut melihat kondisi putrinya yang tak sadarkan diri. sow hwa langsung mengangkatnya dan membawanya ke kamar Ceng Lung.

__ADS_1


" se cin, bawa adik adik mu ke paman gurumu untuk diobati "


" baik guru "


sio Lung langsung menyusul istrinya ke kamar Ceng Lung. dalam kamar sow hwa sudah menanggalkan semua pakaian Ceng Lung dan mulai menotok beberapa bagian tubuh Ceng Lung. setelah itu dia mulai menancapkan jarum perak di beberapa bagian tubuh Ceng Lung.


" bagaimana keadaan putri kita " tanya sio Lung.


" dia terluka oleh pukulannya sendiri kanda"


" dengan kata lain, lawan Ceng Lung memiliki tenaga diatasnya "


" benar dinda, setau saya yang memiliki kepandaian tertinggi cuman tetua pertama. tapi itupun dia hanya berada di Rana langit awal tingkat tiga. jadi tidak mungkin dia dapat melukai Ceng Lung"


" sudahlah kanda tidak usa dipikirkan, sekarang kita fokus memulihkan Ceng Lung. saya sudah membuka jalan darah yang tersumbat, sekarang kanda harus membantu ku menjinakan hawa beracun yang bergerak liar dalam tubuh Ceng Lung"


Akhirnya sio Lung dan sow hwa duduk besila disebelah kiri dan kanan Ceng Lung dan mulai menyalurkan tenaga dalamnya. mereka berdua menggunakan tenaga gabungan mereka untuk mendesak racun dalam tubuh Ceng Lung kembali kedalam dantianya.


hampir setengah hari barulah hawa beracun dalam tubuh Ceng Lung berhasil dijinakkan. beberapa saat kemudian Ceng Lung pun sadar. ketika membuka matanya Ceng Lung terkejut karena ia berada dalam kamarnya. seingatnya dia pingsan di hutan disebelah barat perguruan cahaya langit.

__ADS_1


" ayah, maaf aku gagal bahkan dikalahkan dengan memalukan" gumam Ceng Lung dengan lirih.


" sudahlah anak ku, kekalahan dalam pertandingan itu wajar. tidak usa putus asa, jadikan kekalahanmu sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras lagi." kata sio Lung sambil tersenyum lembut.


" apakah ayah tidak marah "


" jika ayahmu marah, kita minggat dari tempat ini" ucap sow hwa.


" jika kalian minggat aku akan meloncat kedalam jurang neraka"


Ceng Lung tersenyum melihat candaan kedua orang tuanya. Karena masih penasaran dengan kekalahan putrinya, dia mendesak putrinya untuk menceritakan bagaimana sampai terluka dan siapa yang melukainya.


Ceng Lung kemudian menceritakan tentang pertandingan mereka melawan perguruan cahaya langit. sio Lung terkejut mendengar cara Hong Bai mengalahkan Ceng Lung.


" jadi dia hanya menahan pukulanmu tanpa berpindah tempat dan tanpa menyerang selama sepuluh jurus" gumam sio Lung.


" kanda, sepertinya kanda salah memperhitungkan kekuatan perguruan cahaya langit"


" benar Dinda, kita beralih keperguruan yang lain"

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2