
Tampak seorang pemuda dan seorang Kakek sedang berbincang ditepi telaga barat. mereka berdua berbincang santai tanpa mempedulikan dua orang yang sedang menguping pembicaraan mereka .
" kakek mengapa banyak sekali pemabuk tua yang muncul belakangan ini "
" cucuku, sebenarnya pemabuk tua hanya satu orang. namun keserakahan beberapa orang yang menciptakan pemabuk tua yang lain"
mereka bercakap cakap sambil menikmati ayam panggang yang dipanggang si pemuda. mereka berdua adalah kedua pemabuk tua yang baru saja membuat ketua aliansi tapak darah, tapak racun bayangan dan pisau terbang lari terbirit-birit. setelah tapak racun bayangan dan pisau terbang melarikan diri mereka menggunakan jurus menembus langit untuk mengembalikan wajah mereka. mereka juga berganti pakian agar jati diri mereka sebagai pemabuk tua tidak diketahui. mereka adalah Hong Bai dan Dewa Utara.
Ketika Hong Bai memanggang ayam yang berhasil dia tangkap, zona persepsinya menangkap kehadiran dua orang. hal yang sama juga di rasakan dewa Utara. mereka saling memberi tanda dan berpura pura tidak mengetahui keberadaan kedua orang tersebut.
" kakek, apakah kakek mendengar suara pertarungan tadi "
" aku mendengarnya, aku juga mengetahui dua orang melarikan diri seperti kucing tertangkap mencuri ikan "
" kakek, sepertinya mereka tidak jera, baru habis mencuri ikan sekarang mencuri dengar pembicaraan orang"
__ADS_1
" seperti itulah manusia cucuku. selalu berbuat jahat "
mendengar pembicaraan Hong Bai dan dewa Utara kedua orang yang mengintai tidak dapat menahan amarah mereka. mereka keluar dari persembunyian mereka. ternyata yang menguping pembicaraan Hong Bai dan dewa Utara adalah tapak racun bayangan dan pisau terbang.
" kalian berani menghina kami " bentak racun bayangan.
" apa yang dilakukan ketua aliansi tapak darah di hutan ini " ujar dewa Utara sambil menatap mereka.
Racun bayangan dan pisau terbang terkejut melihat tatapan dewa Utara, mereka merasakan surah tekanan dari arah dewa Utara. sehingga racun bayangan mulai berhati hati.
" siapa kamu sebenarnya, kakek tua " tanya racun bayangan.
" sepertinya mata mata mereka tidak memiliki mata, cucuku " tambah dewa Utara.
" apakah anda berasal dari perguruan naga langit " tanya pisau terbang.
__ADS_1
" bukankah kalian berencana menyerang perguruan naga langit, bagaimana kalian tidak mengetahui anggota perguruan naga langit. kalian harus mengirim mata mata tangguh sehingga informasi yang kalian dapat bisa akurat " ujar Hong Bai.
Racun bayangan dan pisau terbang terkejut mendengar semua rencana merek dibeberkan oleh Hong Bai. mereka makin penasaran identitas Hong Bai dan dewa Utara.
" kakek sudah mengenal kami, namun kami tidak mengenal kakek. jika kakek berkenan ijinkanlah kami berkenalan lewat ilmu silat " ujar racun kabut.
" baru menghadapi pemabuk tua saja kalian sudah melarikan diri. bagaimana kalian mau melawan saya. cucuku berikan mereka beberapa jurus agar mereka mempertimbangkan kembali penyerangan mereka ke perguruan naga langit"
mendengar perkataan Dewa Utara, Hong Bai mengerahkan tenaga dalam inti api dan inti salju secara bersamaan dan melesat menghantam racun bayanyan dengan kekuatan sepenuhnya. melihat hawa pukulan yang menyambar kearahnya mengandung kekuatan dahsyat, dia juga mengerahkan tenaga dalam beracun tingkat akhir untuk menyambut pukulan tersebut. akibatnya Hong Bai terlontar kembali sedangkan kaki racun bayangan melesak kedalam tanah hingga lutut. ketika kaki Hong Bai menyentuh tanah ia kembali melesat kearah pisau terbang dengan kecepatan dan kekuatan yang sama. pisau terbang terkejut dan mengerahkan semua kekuatan tenaga dalamnya untuk menangkis pukulan Hong Bai. pisau terbang terlempar kebelakang seperti layangan putus. dia muntah darah dan tubunya langsung menghitam.
Ketua aliansi tapak darah terkejut melihat kemampuan Hong Bai, pukulan beracunya membalik saat bertemu hawa pukulan Hong Bai, bahkan sisa racun dari pukulannya mampu Hong Bai kendalikan dan digunakan untuk menyerang anak buahnya sendiri. dia langsung meminumkan sebutir pil berwarna hitam kepada pisau terbang untuk mencegah penyebaran racun tersebut.
sementara itu Hong Bai juga terkejut dengan hasil pukulannya. rupanya kemampuan zirah naga langit benar nyata.
" maaf, apakah anda dewa Utara " tanya racun bayangan pada dewa Utara.
__ADS_1
" benar, racun kabut. sebaiknya bawa semua anjing peliharaan mu dan jauhi perguruan naga langit jika tidak aku tidak akan mengampuni mu dipertemuan kita berikutnya" ujar dewa Utara.
Tapak racun bayangan tidak berkata apa-apa, dia hanya memberi hormat pada dewa Utara dan menjinjing pisau terbang seperti menjinjing ayam dan melesat meninggalkan dewa Utara dan Hong Bai.