Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Tamu Ketua Perguruan


__ADS_3

Tanpa terasa sudah satu minggu hong bai menjadi ketua perguruan cahaya langit. sudah banyak hal yang hong bai lakukan untuk membenahi perguruan cahaya langit. mulai dari para murid sampai dengan para tetua. para pelindung perguruan juga membantu hong bai dengan memberi arahan dan juga pemikiran mereka sehingga hanya dalam waktu satu minggu perguruan sudah tertata dengan baik. para tetua tidak lagi dibagi menurut urutan tetapi dibagi berdasarkan tugas mereka. sebelumnya para tetua disapa dengan urutannya sekarang semuanya diganti.


tetua sepuluh menjadi tetua agung.


tetua pertama menjadi tetua hukum.


tetua kedua menjadi tetua dalam.


tetua delapan dan sembilan menjadi tetua gerbang utama.


tetua tiga menjadi tetua gerbang selatan.


tetua empat menjadi tetua gerbang timur.


tetua kelima menjadi tetua gerbang barat.


tetua keenam menjadi tetua gerbang utara.


tetua ketujuh dan tetua kedelapan menjadi tetua luar.


pagi itu tampak Hong Bai, para tetua perguruan dan para pelindung berada di gerbang perguruan cahaya langit. para pelindung memutuskan untuk meninggalkan perguruan, kembali ke kediaman mereka masing masing.

__ADS_1


" ketua Hong, jagalah perguruan ini dengan baik, sesuai amanat gurumu dewa cahaya" kata Dewi suling.


" saya akan berusaha nenek pelindung" jawap Hong Bai.


" ketua cilik, perkumpulan pengemis akan mengharapkan kunjungan mu" ujar pengemis selatan.


" perguruan rajawali sakti juga menantikan kunjungan ketua Hong" tambah pendekar rajawali.


" saya akan mengunjungi kediaman para pelindung" kata Hong Bai sambil tersenyum.


Hong Bai dan para tetua pun memberikan penghormatan kepada ketiga pelindung perguruan. mereka bertiga pun meninggalkan perguruan cahaya langit.


Hong Bai mengajak para tetua menuju aula utama untuk membahas permasalahan perguruan. tidak lama kemudian dalam aula utama, para tetua mulai melaporkan tugas yang diberikan Hong Bai pada mereka. ketika mereka asik membahas laporan para tetua, sala satu murid penjaga gerbang masuk.


" apakah kamu tahu identitas rombongan itu" tanya Hong Bai.


" tidak ketua, mereka membawa panji-panji bergambar bintang yang bersinar putih, mereka menolak memberitahu identitas mereka. mereka juga mengatakan bahwa identitas mereka adalah panji-panji itu." lapor si murid.


" baiklah, persilakan mereka masuk" ujar Hong Bai.


sang murid pun meninggalkan aula pertemuan untuk melaksanakan perintah ketua perguruan Hong Bai.

__ADS_1


" tetua agung, apakah tetua mengenal panji-panji yang disebut murid tadi" tanya Hong Bai pada tetua agung.


" saya tidak mengetahui pasti ketua, tapi sepertinya tetua hukum dan tetua dalam memiliki sedikit informasi tentang panji-panji bergambar bintang yang bersinar itu" jawab tetua agung.


" panji-panji bergambar bintang yang bersinar pernah muncul tuju pilih tahun lalu. Panji Panji itu milik pangeran sio Lung yang memberontak terhadap kaisar Han lung pamannya sendiri. namun pemberontak itu gagal karena tidak mendapat dukungan rakyat. setelah itu pangeran sio Lung dan sisa sisa pengikutnya menghilang hingga sekarang" jelas tetua hukum


" benar ketua, saya dan tetua hukum ikut ambil bagian membantu kerajaan meredam pemberontakan pangeran sio Lung. menurut berita yang beredar pangeran sio Lung melarikan diri ke tempat pertapaan gurunya di lembah kabut" jelas tetua dalam.


" dimanakah letak lembah kabut paman" tanya Hong Bai pada tetua hukum.


" tidak ada satu orang pun di dunia persilatan yang mengetahui letak lembah kabut ketua" kata tetua hukum


tanpa terasa rombongan yang di tunggu sampai diruang pertemuan. tampak empat gadis cantik berpakaian biru memikul satu tandu dan didepan tandu tersebut berjalan empat gadis cantik dengan pakaian warna warni. dua gadis terdepan memegang panji-panji bergambar bintang yang bersinar terang.


para tetua tampak marah karena mereka membawa tandu sampai dalam aula pertemuan. tampak tetua hukum hendak bertindak, namun Hong Bai memberi isyarat untuk diam. setelah tiba didepan Hong Bai dan para tetua tandu diturunkan dan kedua gadis yang tidak membawa panji-panji menyikap tandu dan mempersilakan orang yang berada didalam tandu untuk keluar.


" nona silakan keluar, kita sudah berada dihadapan ketua perguruan cahaya langit" ujar salah satu gadis yang menyikap tandu.


tampak keluar seorang gadis yang sangat cantik yang berusia sebaya dengan Hong Bai. ia memegang sebuah kipas berwarna putih dan sikipas tersebut terdapat tulisan Dewi berwarna emas. ia melangkah dengan anggun kearah Hong Bai.


Hong Bai dan para tetua terpana melihat kecantikan dan keanggunan gadis pemimpin rombongan itu. Hong Bai cukup terkejut ketika membaca tingkat kuvultasi gadis itu. ternyata dia berada di Rana dewa Ahir tingkat satu.

__ADS_1


" apakah kamu ketua perguruan cahaya langit yang baru" tanya gadis itu pada Hong Bai.


__ADS_2