
Pagi itu sepasang anak muda berjalan memasuki gerbang kota nan jing. kota nan jing merupakan kota terbesar kedua setelah kota raja. kota ini terkenal dengan jaminan keamanannya. namun sebenarnya kota nan jing aman karena kehadiran jendral kwe xing. jendral ini diutus langsung oleh kaisar untuk mengamankan kota nan jing.
Ketika sepasang anak muda itu hendak melintasi gerbang kota, mereka dihentikan penjaga gerbang. rupanya penjaga gerbang tertarik dengan kecantikan gadis itu sehingga dia berniat mengganggu sang gadis.
" berhenti " ujar sang penjaga
" ada apa ini? mengapa anda menghentikan kami " ujar si pemuda.
" kalian orang baru, jadi sebelum masuk kalian harus digeledah" ujar si penjaga sambil tersenyum.
" aku tidak keberatan jika kalian menggeledah aku, namun aku tidak setuju kalian menggeledah adik perempuan ku " ujar si pemuda lagi.
"aturan tetap aturan. setiap orang asing yang masuk kota nan jing harus digeledah. tidak peduli dia laki laki atau perempuan " ujar si penjaga.
" bagaimana kalau saya tidak mengijinkan, bagaimana?" ujar si pemuda.
" sudahlah Hong Koko, kalian geledah kakakku dulu barulah kalian menggeledah diriku" ujar si pemudi.
__ADS_1
" Ceng moi, harap jangan membuat kericuhan " ujar si pemudah.
Ternyata pemudah dan pemudi tersebut adalah Hong bai dan Ceng lung. setelah bertemu dengan Hong bai di muara Huang Ceng lung meminta ketiga sucinya mengawal perahu sampai kota go bi. sementara itu Ceng lung dan Hong bai melakukan perjalanan ke kota go bi lewat jalan darat. mereka sudah menempuh perjalanan darat selama lima hari. dan selama lima hari, saat mendapat kesempatan mereka selalu berlatih bersama. hari ini mereka tiba di kota nan Jing mereka ingin segera makan dan beristirahat karena di hutan sebelumnya mereka berlatih cukup lama.
akhirnya seorang penjaga mengeledah Hong bai dan mengijinkan Hong bai masuk.
Penjaga itupun tersenyum mesum sambil mengulurkan tangannya untuk menggeledah Ceng lung. baru saja tangannya menyentuh tangan Ceng lung, penjaga itu merasakan tangannya seperti dibakar api. ia melepaskan tangannya dan menjerit kesakitan. teman teman penjaga yang lain mulai berdatangan milihat kondisi penjaga itu. tangannya mulai menghitam bahkan berasap, warna hitam pada tangannya perlahan menjalar keatas. seorang temannya langsung menebas tangan penjaga itu menggunakan goloknya. sementara itu penjaga yang lain mulai mengepung Ceng lung.
" jangan salahkan aku kalau kalian bernasip sama seperti dia" kata ceng lung sambil menunjuk ke arah penjaga yang terluka.
Penjaga yang tidak terluka mulai mengepung ceng lung, namun ketika mereka maju menyerang seseorang membentak mereka sambil mengibaskan tangannya kearah mereka. mereka terlempar sampai bergulingan. namun ketika bangun kembali mereka malah berlutut dan terdiam.
"aku sudah memaafkan mereka tuan, jika tidak mereka sudah kehilangan nyawa" ujar Ceng lung.
" perkenalkan saya kwe xing, saya yang bertanggung jawab atas keamanan kota nan jin" kata orang itu.
" maafkan adik saya tuan kwe xing, saya Hong bai dan ini adik saya Ceng lung " ujar Hong bai sambil memberi hormat pada kwe xing.
__ADS_1
walau wajah jendral kwe xing tidak ada perubahan sedikit pun juga, namun sebenarnya dalam hatinya sangat terkejut. nama Hong bai sebagai ketua perguruan cahaya langit cukup terkenal apa lagi nama Ceng lung yang terkenal sebagai dewi kipas emas dari lembah terang sangat menggemparkan dunia persilatan. banyak tokoh persilatan dan perguruan besar yang berhasil dikalahkan olehnya.
" suatu kehormatan dapat bertemu dengan dua pendekar yang terkenal. kalau pendekar bersedia sebentar malam saya akan mengadakan jamuan makan malam agar kita dapat saling mengenal" kata jendral kwe xing.
" baiklah jendral, kami pasti menghadiri jamuan itu" jawab Hong bai.
Hong bai langsung memberi hormat pada jendral kwe xing dan mengajak ceng lung meninggalkan gerbang. tidak berapa lama mereka memasuki sebuah rumah makan. Hong bai dan Ceng lung langsung disambut dengan penuh hormat dan diantar menuju sebuah tempat khusus. di tempat itu hanya mereka berdua saja.
" selamat datang tuan dan nona, kami sudah menyiapkan kamar untuk tuan dan nona. tuan dan nona mau makan dulu atau mau membersihkan diri dulu" ujar si pelayan.
" apakah semua tamu kalian sambut seperti ini" tanya Ceng lung curiga.
" tidak nona. hanya tamu khusus yang kami layani seperti ini" ujar si pelayan.
" tapi kami bukanlah tamu khusus" ujar Hong bai penasaran.
" tuan dan nona adalah tamu jendral kwe xing, jadi kami harus melayani tuan dan nona sebagai tamu khusus" jelas si pelayan.
__ADS_1
Hong bai dan Ceng lung tersentak kaget mendengar kwe xing adalah seorang jendral. mereka tidak menyangkal sama sekali kalau kwe xing yang mereka temui adalah seorang jendral yang memiliki nama besar dan sangat disegani.
mereka pun memesan makanan namun makanan itu diantar kekamar mereka masing masing. mereka pun diantar oleh pelayan menuju kamar masing masing.