Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Hong Bai Terluka Parah


__ADS_3

Setelah ceng lung dan rombongannya meninggalkan perguruan cahaya langit. para tetua mulai mengajukan keberatan terhadap ketua perguruan hong bai.


" ketua, mengapa kami tidak diijinkan ikut campur tadi" tanya tetua agung mewakili tetua yang ada.


semua tetua memandang hong bai karena ingin mendengar alasan hong bai melarang mereka melawan ceng lung.


namun setelah sekian lama mereka menanti jawaban hong bai. ternyata hong bai tidak menjawab pertanyaan mereka, jangankan menjawab, menggerakkan badan saja tidak.


tetua agung curiga melihat keadaan hong bai. setelah melihat dengan teliti posisi badan dan roman muka hong bai pun tetap seperti ketika menerima pukulan terakhir ceng lung. bahkan senyum hong bai pun tetap seperti tadi.


tetua agung melangkah kedepan dan menyentuh pundak hong bai. ketika disentuh tetua agung tubuh hong bai lansung jatuh dan muntah darah.


Para tetua sangat terkejut melihat kondisi hong bai. tetua agung langsung meminta tetua gerbang utama untuk membawa hong bai ke dalam ruang rahasia untuk diobati.


" para tetua sekalian, mohon bekerjalah seperti biasa. rahasiakan kondisi ketua hong dan biarkan saya bersama kedua tetua gerbang utama yang mengobati ketua. tetua luar, perintahkan mata mata perguruan untuk memata-matai rombongan ceng lung dan minta mereka untuk menemukan letak lembah terang" ucap tetua agung.


" baik tetua agung " jawab mereka serempak.

__ADS_1


setelah mereka bubar dan mulai melaksanakan perintah tetua agung, barulah tetua agung mengikuti kedua tetua gerbang utama yang sudah lebih dahulu membawa ketua hong. dalam ruangan rahasia Tiau shi yang masi berkuvultasi terkejut melihat kondisi hong bai yang dibawa oleh kedua tetua gerbang utama.


" tetua gerbang utama, apa yang terjadi sampai adik hong terluka seperti ini " tanya tiau shi sambil menotok beberapa bagian tubuh hong bai.


" ketua terluka oleh rombongan dari lembah terang " jelas sala satu tetua gerbang utama.


" siapa tokoh yang bisa melukai adik hong sampai sedemikian rupa " tanya tiau shi.


" putri ketua lembah terang bernama ceng lung " jawab tetua gerbang utama.


" sebaya dengan ketua hong " jawab tetua.


" apa...... sebayaa....." gumam tiau shi.


ketika mereka sedang berbincang tetua agung memasuki ruang rahasia.


" bagaimana kondisi ketua hong, tuan tiau " tanya tetua agung.

__ADS_1


" Hampir semua organ dalamnya terluka, bahkan tenaga dalamnya juga hilang. sepertinya meridiannya mengalami kerusakan" jelas tiau shi.


" bagaimana cara kita menolong ketua hong " tanya tetua agung.


" karena tenaga dalamnya menghilang, maka pemulihannya pasti akan lambat. yang kita lakukan sekarang adalah menggunakan tenaga dalam gabungan kita untuk memperkecil kerusakan organ dalam adik hong. setelah itu kita harus meletakkannya di atas ranjang es abadi agar organ dalamnya dapat sembuh " jelas tiau  shi.


" berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki organ dalam ketua " tanya tetua gerbang utama.


" saya tidak bisa memastikannya. mari tetua kita mulai" kata tiau shi.


mereka berempat mulai duduk bersila mengelilingi tubuh hong bai yang sedang terbaring di atas tempat tidur. dengan menjulurkan kedua tangan mereka, tenaga dalam mereka mulai menyebar merata di semua bagian tubuh hong bai. seperminum teh kemudian, tubuh hong bai mulai terangkat dari atas pembaringan dan melayang diantara mereka.


beberapa saat kemudian tubuh yang melayang itu berubah posisi dari posisi terbaring menjadi posisi bersila. setelah dalam posisi bersila terlihat gumpalan darah hitam mulai keluar dari mulut ketua hong. melihat ini tiau shi memberi isyarat untuk menghentikan penyaluran tenaga ke hong bai. perlahan tubuh hong bai yang melayang tadi turun kebawah tepat diatas ranjang es abadi.


"Biarkan adik hong beristerahat" kata tiau shi dan mengajak mengajak ketiga tetua meninggalkan ruang rahasia.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2