Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Memancing Di Perguruan Rajawali Sakti


__ADS_3

Sudah 3 hari ketua perguruan Rajawali Sakti mengurung diri di kamarnya. para tetua dan juga murid perguruan menjadi bertanya-tanya apakah ketua perguruan dapat disembuhkan atau tidak.


Ketika para murid dan juga para tetua tentang mempertanyakan kesembuhan ketua perguruan. ketua perguruan sedang bersantai di dalam ruangan rahasianya bersama dengan hong Bai dan tetua Han.


Kondisi ketua perguruan sudah membaik berkat perawatan dari Hong Bai dan tetua Han.


" anak Hong, sebenarnya apa yang membuat kami yakin bahwa sala satu tetua perguruan rajawali adalah anak buah pulau neraka"


" aku mengetahuinya langsung dari salah satu orang kepercayaan ketua pulau neraka. bahkan tidak hanya perguruan rajawali Sakti yang disusupi orang orang pulau neraka tetapi juga perguruan cahaya Langit"


" sungguh aku hampir tidak percaya, jika bukan anak Hong yang mengatakan. apa sebenarnya maksud mereka menyusup masuk ke perguruan ini dan perguruan cahaya Langit"


" sebenarnya alasan utama mereka adalah mencari tiga pusaka peninggalan dari Bu beng siansu"


" lalu menurut anak hong, langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk menemukan penyusup ini"


" maaf ketua, sampai dengan saat ini saya belum memiliki rencana apa-apa. yang kita lakukan sekarang adalah kita harus mengikuti langkah permainan dari penyusup ini. saya meyakini bahwa dialah yang berada di balik penyerangan serta kejadian yang menimpa ketua"


" maksud anak Hong, saya harus berpura-pura keracunan"


" benar ketua, hanya dengan cara ini kita dapat memancing keluar siapa sebenarnya tetua yang disusupi oleh orang-orang pulau neraka"


" baiklah anak hong. aku setuju dengan usulan mu. silakan Anda mengatur bagaimana caranya"


mereka bertiga pun kembali menuju ke ruangan pribadi ketua perguruan. Hong bai mengambil suatu pil dan menyerahkan kepada ketua perguruan.


" ketua, minumlah pil ini. efek pil sama persis dengan racun yang digunakan untuk meracuni ketua. namun sesungguhnya hanya luarnya saja yang sama. efek pil ini akan hilang yang jika kedua menggunakan tenaga dalam untuk membersihkan aliran darah ketua"


ketua perguruan oleh tersenyum dan langsung menggunakan pil tersebut. hanya dalam jangka waktu 5 menit. wajah kita perempuan tampak pucat dan lemas sama persis seperti keadaan sebelum ia ditolong oleh Hong Bai.


Hong bai memberikan petunjuk kepada tetua Han apa yang harus dia lakukan. setelah itu mereka berdua pun keluar dari ruangan ketua perguruan. para tetua yang yang berkumpul di luar ruangan ketua perguruan, langsung mengerumuni keduanya dan bertanya mengenai keadaan ketua perguruan. tetua han pun menjelaskan bahwa ketua perguruan masih dalam keadaan sakit hanya sudah menunjukkan tanda perubahan sedikit.


para tetua pun masuk ke dalam ruangan ketua perguruan untuk memastikan sendiri keadaan dari ketua perguruan. sementara itu Hong Bai dan tetua Han mengunjungi tetua agung untuk memeriksa keadaan dari tetua agung. mereka berdua disambut murid utama tetua agung.


" salam tetua Han, apa yang membuat tetua Han mengunjungi kami" kata tong Kay, murid teti agung


" kami hanya mau mengunjungi ketua agung. kebetulan ponaan ketua perguruan mengunjungi ketua. dia adalah seorang tabib handal. tadi dia sudah menolong ketua sehingga keadaan ketua sudah menunjukan sedikit perubahan"


" baik tetua Han, mari saya antar ke ruang tetua agung"

__ADS_1


mereka bertiga pun berjalan menuju ruangan tempat tetua agung dirawat. rupanya tetua agung sedang berbaring dengan kondisi yang hampir mirip dengan ketua perguruan.


tong Kay bergerak menuju tetua agung dan memberi tahu maksud kunjungan tetua Han bersama Hong Bai. tampak tetua agung mengangguk.


tong Kay mempersilakan tetua Han dan Hong Bai untuk mendekati tetua agung.


" salam tetua agung, bagaimana keadaan tetua"


" seperti yang tetua lihat" kata tetua agung sambil menahan sakit.


" jika tetua menginjinkan, ponaan ketua akan memeriksa kondisi tetua. tadi dia sudah mengobati ketua perguruan dan walau tidak berhasil sepenuhnya. kondisi ketua sudah agak membaik"


mendengar penjelasan tetua Han, raut wajah tetua agung sangat terkejut.


" benarkah tetua Han, syukurlah kalau ketua sudah membaik. saya bersedia di obati. namun jujur saja saya meragukan kemampuannya, dia terlihat Masi sangat muda"


Hong bai tersenyum mendengar perkataan Tetu agung.


" saya tidak memaksa jika tetua agung meragukan saya. saya hanya mau bilang kemampuan seseorang tidak hanya dilihat dari segi usia saja tapi tekat dan usaha yang paling utama" ujar Hong Bai.


" hehehe, anak muda saya suka semangat mu. silakan kalau kamu mau mengobati saya"


" rupanya tetua agung juga seorang ahli pengobatan"


" anak muda aku hanya tau sedikit, bagimana dengan racun di dalam tubuhku"


" tetua lebih beruntung dari ketua perguruan. karena tetua adalah seorang tabib sehingga tetua langsung berhasil menekan penyebaran racun ini. hanya jujur aja saya juga bingung bagaimana cara tetua melakukannya"


tetua agung kembali terkejut mendengar penjelasan Hong Bai.


" rupanya kemampuan pengobatan mu cukup tinggi. aku kebetulan memiliki teratai api sehingga aku langsung menggunakan nya"


" tetua sungguh beruntung menggunakan teratai api untuk mencegah penyebaran racun. namun sepertinya tetua hanya memanfaatkan akarnya saja"


" benar anak muda, aku tidak dapat menggunakan daunnya karena dasar tenaga dalam aku adalah unsur api"


" tetua bisa menghilangkan racun api dengan ganggang salju"


" anak muda aku tidak memiliki ganggang salju"

__ADS_1


" aku memiliki saripati ganggang salju. jika tetua mau aku suka rela memberikannya"


tetua agung kembali terkejut mendengar Hong Bai memiliki saripati ganggang salju.


" terimakasih anak muda, aku tidak akan melupakan kebaikanmu"


Hong bai lalu mengambil saripati ganggang salju dan memberikannya kepada tetua agung. tetua agung menerimanya dan kembali mengucapkan terimakasih.


Beberapa saat kemudian hong Bai dan tetua Han sudah meninggalkan kediman tetua agung.


" tetua Han, pastikan tong Kay meminum pil ini. campurkan dengan arak" kata Hong Bai sambil menyerahkan sebuah pil.


" untuk apa pil ini anak Hong"


" tetua akan tau nanti. tapi supaya tetua tidak penasaran saya hanya mau bilang rencana memancing si penghianat sudah berhasil. pil itu hanya membantu memuluskan rencana dan bahan dasar untuk memancing di perguruan cahaya langit"


tetua Han menerima pil itu tetapi makin bingung mendengar penjelasan Hong Bai.


" satu lagi tetua Han, usahakan dia tidak menyadari dia mengkonsumsi pil tersebut dan jangan sekali-kali menggunakan kekerasan karena tetua bukan lawan tong Kay"


tetua Han hanya mengangguk sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sebagai ekspresi terhadap kebingungannya. Hong bai langsung meninggalkan tetua Han menuju ruangan ketua perguruan.


" bagaimana hasil penyeledikanmu anak Hong"


" sudah ada sedikit titik terang "


" apakah anak Hong sudah bisa memberikan bocoran siapa yang anak Hong curigai"


" belum tetua, aku masi membutuhkan beberapa informasi dari ketua"


" informasi apa anak Hong"


" apakah dalam perguruan ada tetua yang sering bertentangan dengan tetua agung"


" ada dua orang tetua yang sering tidak sejalan dengan kebijakan tetua, tetapi hanya tetua dalam yang paling berani menentang tetua agung"


" terimakasih katua, informasi itu cukup membantu, saya pamit untuk beristirahat ketua" kata Hong Bai sambil meninggalkan ruangan ketua perguruan.


ketua perguruan rajawali sakti hanya tersenyum memandang kepergian Hong Bai.

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2