Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Berkenalan Dengan Ketua Pengemis baju Kembang


__ADS_3

Setelah Hong Bai berhasil memecahkan barisan penggebuk anjing. ketua pengemis baju kembang keluar menemui Hong Bai dan pemabuk tua.


" salam tuan Hong, suatu kehormatan bagi pengemis baju kembang atas pertemuan ini" ujar gan goat, ketua pengemis baju kembang.


" mohon maaf sudah melukai beberapa anggota pengemis" jawab Hong Bai.


" hei pincang, sejak kapan pengemis kembang, mengikuti jejak pengemis tongkat hitam" kata pemabuk tua.


" pemabuk tua, apakah kepala mu ingin aku geprek"


" pincang, sudah lama aku ingin mencoba tongkat bututmu. namun kali ini aku mengalah dengan naga mudah"


" pemabuk tua, dari dulu pengemis baju kembang tidak melakukan kejahatan. kalau kamu dapat membuktikan anggota kami bersalah maka saya pastikan mereka dihukum"


mendengar perkataan ketua mereka, keempat pengemis yang membuat onar dirumah makan tampak pucat bahkan menggigil.


" naga mudah jelaskan persoalannya pada sipincang ini" ujar pemabuk tua pada Hong Bai.


" maaf ketua, yang kakek katakan benar. empat orang anggota pengemis yang memulai membuat onar dirumah makan. kami hanya membela diri" jelas Hong Bai.


mendengar perkataan Hong Bai gan goat memandang keempat anggota yang dimaksud Hong Bai dengan tajam. keempat anggota itu serentak menjatuhkan diri dan berlutut sambil memohon ampun. gan goat sangat ditakuti anak buahnya karena wataknya yang keras. dia tidak pernah mentoreril setiap kesalahan dari anggota perkumpulannya.

__ADS_1


" sepertinya karena aku terlalu lama pergi sehingga banyak hal yang terjadi diluar pengetahuan ku" ujar gan goat sambil memandang semua muridnya dengan tajam. terlihat ia menarik napas seperti menahan amarah.


" siapa yang merasa berbuat salah selama saya tidak ada pisahkan diri" bentak gan goat


tampak keempat anggota yang berlutut tadi lebih dahulu memisahkan diri. tidak berapa lama kemudian hampir sebagian anggota pengemis yang berada dibawah pengawasan wakil ketua pengemis semuanya bergabung dengan keempat pengemis yang membuat onar di rumah makan. hal ini membuat gan goat semakin marah, dia memandang wakil ketua dan membentaknya. " wakil ketua tunjukan pertanggungjawaban mu "


Wakil ketua terdiam beberapa saat lalu dia tiba tiba menghunus pedangnya dan menggorok lehernya sendiri. namun sebelum golok itu melukai lehernya Hong Bai sudah lebih dahulu menggunakan jurus jari tanpa wujud, sebuah totokan jarak jauh mengenai pedang tersebut dan pedang itu terlepas dari genggaman wakil ketua. sebelum wakil ketua melakukan gerakan lain Hong Bai menambahkan satu totokan kearah pundaknya sehingga dia tidak dapat bergerak.


" tuan Hong, apa maksud mu mencegah wakil ketua bertanggung jawab atas semua kejadian ini" bentak gan goat.


" maaf ketua kalau saya lancang. tapi mati bukan bentuk tanggung jawab yang sebenarnya. jika wakil ketua mati lalu darimana ketua dapat mengetahui persoalan yang sebenarnya. menurut ku jika wakil ketua bersedia mati untuk kesalahan anggota pengemis maka pasti ada peristiwa besar dibalik kejadian ini. maka sebaiknya ketua menyeledikinya dengan hati hati" jawab Hong bai.


mendengar kata kata Hong Bai beberapa tetua yang berada dibawah wakil ketua berlutut sambil menjelaskan bahwa wakil ketua terpaksa mengikuti keinginan orang orang aliansi tapak darah. satu Minggu setelah kepergian ketua gan goat tiga orang utusan aliansi tapak darah berhasil meracuni wakil ketua dan semua tetua dan mereka akan memberikan penawar racunnya jika wakil ketua memenuhi semua keinginan mereka.


" kuat gan, apa yang para tetua katakan benar. mereka semua terkena racun pelemas Sukma. racun itu tidak dapat dideteksi, racun itu akan bekerja bila mereka menggunakan tenaga dalam untuk bertarung. bahkan kalau tidak sala ketua gan pun sudah terkena racun itu" jelas Hong Bai


" sungguh miris nasib mu gan goat, kamu terkenal sebagai ahli pengobatan dan racun tapi mala kena racun " ejek pemabuk tua.


setelah mendengar perkataan Hong Bai, gan goat mencoba mengerahkan kekuatan tenaga dalamnya, ternyata apa yang dikatakan Hong Bai benar. saat mengerahkan tenaga dalam mendadak dantianya bergejolak seperti mau meledak. gan goat mengeluarkan keringat sebesar biji jagung saat memastikan ucapan Hong Bai.


" pemabuk tua dan tuan Hong, harap selamatkan perkumpulan ini. sampai mati pun saya tidak akan mengijinkan perkumpulan ini menjadi perkumpulan penjahat" ujar gan goat.

__ADS_1


" tenang saja ketua saya sanggup mengobati racun pelemas Sukma. hanya saja tidak sekarang" kata Hong Bai sambil memandang pemabuk tua. tiba tiba mereka berdua mengeluarkan pukulan jarak jauh kearah atap bangunan induk. tampak dua bayangan terjatuh dalam keadaan terluka parah karena terhantam pukulan Hong Bai dan pemabuk tua. sedangkan tiga bayangan berhasil mengelak dan meloncat turun dari atap.


" rupanya kamu adalah anak naga dalam ramalan, aku sungguh sangat beruntung" ucap seorang nenek tua yang berada paling dekat dengan Hong Bai.


Hong Bai kebingungan mendengar perkataan nenek itu, dia mampu melihat tingkat kuvultasi ketiga orang itu. si nenek yang paling tinggi kuvultasinya, dia berada diranah langit akhir tahap satu. sedangkan kedua temannya berada diranah langit menengah tahap tiga. melihat tingkat kuvultasi mereka bertiga Hong Bai mulai mengeluarkan keringat dingin. yang jelas dia tidak akan menang melawan si nenek karena tingkat kuvultasi Hong Bai baru sampai ranah langit menengah tahap dua.


" apa maksud mu nenek tua " tanya Hong Bai.


" serahkan ketiga pusaka yang kamu miliki, maka aku akan mempertimbangkan untuk mengampuni nyawamu"


" pusaka apa nenek, aku hanya punya kaki dan tangan, atau nenek hendak merampas suling bambu ini" ujar Hong Bai sambil menunjukan suling pemberian Dewi suling.


" anak muda kamu dapat mengelabuhi orang lain namun tidak untuk Dewi pengejar sukma. serahkan ketiga benda pusaka Bu beng siansu" bentak nenek itu.


" naga mudah, berhati hatilah. dia adalah suci dari raja pedang pencabut nyawa" bisik pemabuk tua.


Hong Bai kaget mendengar perkataan Dewi pengejar arwah dan pemabuk tua.


" maaf nenek, saya tidak dapat mengikuti keinginan nenek" ujar Hong Bai.


" rupanya kamu ingin menyumbangkan arwah mu untuk ku, baiklah. kalian tangkap anak muda itu" ujar Dewi pengejar arwah pada dua orang kenek dibelakangnya.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2