Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Titik Terang


__ADS_3

Serangan kedua belas orang itu tidak dihindari oleh Chan Li tapi malah disambut dengan sebuah pukulan. aura cahaya terang keluar dari pukulan chan Li dan mampu menahan pukulan ke-12 orang itu. rupanya Chan Li mau mengukur kekuatan tenaga dalam yang dia miliki. akibat pertemuan hawa pukulan chan li dan ke-12 orang itu membuat debu bertebrangan namun anehnya, tiba-tiba debu yang bertebaran itu berkumpul membentuk beberapa anak panah dan menyambar ke arah ke 12 orang itu. mereka tidak mampu menghindari sambaran anak panah yang terbentuk dari debu sehingga masing-masing dari mereka mendapat luka di dada mereka.


Ketua hitam sangat terkejut, melihat ke-12 anak buahnya dikalahkan hanya dengan satu pukulan. padahal ke-12 anak buahnya rata-rata berada di Kirana dewa awal. namun karena dia sudah sangat marah dia pun langsung menggunakan pedangnya untuk menyerang chan Li. perkelahian yang terjadi dengan serunya, tampak bayangan Pedang menyerang chan li dari segala arah, namun tidak satupun serangan pedang itu itu mampu menembus perisai cahaya yang tercipta dari jurus yang chan Li pakai.


Hong bai mengamati jalannya pertarungan itu, ia hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya menyaksikan tewasnya ke-12 orang anak buah dari ketua hitam. dia mengamati jalannya pertarungan Chan Li dan ketua hitam. ketua hitam menggunakan seluruh kekuatan tenaga dalam dan kecepatan gerakannya dengan tujuan untuk mendesak Chan Li. namun kenyataan jauh dari harapan ketua hitam. jurus pertahanan perisai cahaya Chan Li terlalu kokoh untuk ditembus oleh serangan pedang ketua hitam.


"hahaha, ketua hitam hanya ini kemampuanmu" ejek Chan Li


Mendengar ejekan itu ketua hitam makin marah. dia menggertakan giginya sambil terus menyerang. tampak ada perubahan dari jurus yang digunakan, awalnya dia berusaha mendesak Chan Li dengan kecepatan gerakan dan kekuatan tenaga dalamnya, sekarang gerakannya tampak lambat namun kekuatannya meningkat sangat tajam. bahkan ada uap hitam yang selalu membayangi penyerangan ketua hitam.


Ketika uap hitam itu menyentuh pohon yang terjatuh di sekitar area pertarungan, pohon itu langsung hancur dan berubah menjadi debu. rupanya uap hitam itu adalah racun yang sangat dahsyat. namun racun itu tidak berpengaruh terhadap Chan Li, karena candi mengerahkan kekuatan tenaga dalam cahaya untuk mencegah tubuhnya bersentuhan langsung dengan hitam tersebut.


" ketua hitam, sekarang saatnya aku menyerang. bersiaplah untuk menghadapi serangan ku"


Ketua hitam terkejut mendengar perkataan Chan Li, dia baru menyadari bahwa sejak awal pertarungan mereka, Chan Li hanya mempertahankan diri tanpa menyerang. mendengar yang akan diserang, ia berkonsentrasi penuh untuk menghadapi serangan dari Chan Li. namun semua konsentrasinya hancur berantakan ketika Chan Li mulai menyerang dengan menggunakan tapak cahaya. cahaya warna-warni menyerang ketua hitam dari segala arah. uap hitam yang merupakan tenaga dalam beracun yang melindungi seluruh bagian tubuh ketua hitam mulai terkikis perlahan terkena serangan dari tampak cahaya.


Dengan dengan habis terkikisnya uap hitam yang mengelilingi tubuh ketua hitam, hancurlah sudah pertahanannya. sebuah tapak cahaya dari Chan li menghantam telak dadanya. dia terlempar ke belakang dan langsung muntah darah. chan li kembali menambahkan satu tapak cahaya kearah kerua hitam untuk menyudahi pertarungan itu, namun hong bai menangkis tapak cahaya itu.


" kakak, mengapa engkau menghalangi aku mengakhiri keparat ini. bukankah dari awalnya mereka memang mengincar kakak"


"adik, aku membutuhkan ketua hitam hidup. kita harus menyelidiki siapa mereka sebenarnya mereka dan mengapa mereka bisa mengetahui ketika pusaka Bu beng siansu milikku"


" kalau untuk mengorek keterangan, sebaiknya kakak menyerahkan urusan itu kepada saya. saya lebih ahli dalam membuka mulut seseorang"


" aku harap, kamu jangan terlalu kejam menyiksa dia. kalau tidak berhasil, jadikan dia sebagai umpan agar kita dapat melihat siapa sebenarnya dalang di balik perburuan ketiga pusaka ini"


" siap kakak, tenang saja, serahkan semua urusan ini kepada adikmu"


Hong bai hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah chan Li yang makin manja dan makin kekanak-kanakan saat berdekatannya. terkadang Hong bai merasakan sensasi aneh ketika berada dekat dengan chan Li. apakah aku mulai mencintai dia. ucap hong dalam hatinya.

__ADS_1


Sementara Hong bai berpikir, Chan Li menotok beberapa bagian tubuh ketua hitam, untuk menyadarkan dia dari pingsannya. beberapa saat kemudian ketua hitam pun tersadar dari pingsannya. dia terkejut ketika menyadari seluruh bagian tubuhnya terasa sangat menyakitkan. terutama dibagian tubuh yang tadi ditotok oleh Chan li. rasanya seperti disayat-sayat pedang. ketua hitam mulai berkeringat dan merintih kesakitan.


" apa yang kau inginkan dariku" tanya ketua hitam sambil merintih kesakitan.


" aku hanya membutuhkan beberapa informasi darimu. setiap pertanyaan yang aku tanyakan kamu jawab. satu pertanyaanku tidak kamu jawab, maka aku akan menambahkan satu totokan di tubuhmu"


" informasi apa yang kamu inginkan dariku"


" dari mana kalian mengetahui tentang tiga pusaka Bu kek siansu"


" semua ahli silat di benua empat mata angin mengetahui tentang tiga pusaka bukek siansu" ujar ketua hitam.


" dari mana kamu mengetahui bahwa ketiga pusaka Bu kek siansu berada ditangan pendekar naga"


" kami mengetahuinya dari aliansi tapak darah"


" aku tidak akan menjelaskan bagaimana caranya"


mendengar jawaban ketua hitam, Chan Li menambahkan 3 totokan pada 3 jalan darah di dada ketua hitam.


" aku tidak menjawab satu pertanyaan, mengapa kamu menambahkan 3 totokan"


" itu urusan aku sendiri. selama pertanyaanku belum dijawab aku akan terus menambahkan totokan ke tubuhmu" ujar Chan li sambil menambahkan 1 totokan lagi.


ketua hitam batin tersiksa dan berteriak kesakitan. namun Chan Li tidak mempedulikan teriakan itu. dia terus menambahkan totokan sambil menunggu jawaban dari ketua hitam.


" baiklah aku akan menjawab hentikan Totokanmu. kami mendeteksi keberadaan tiga pusaka itu dengan menggunakan liontin hitam milik tuan besar"


" jika kamu menjawab pertanyaanku dari tadi maka kamu tidak akan tersiksa seperti ini. siapa tuan besar pemilik liontin ini" ujar Chan Li sambil menunjukkan liontin yang diambil dari kantong penyimpanan ketua hitam.

__ADS_1


" dia adalah majikan pulau neraka"


" ceritakan kepada ke aku seperti apa pulau neraka dan majikan pulau itu"


" pola neraka terletak di lautan timur. majikan pulau neraka adalah guru sekaligus diakui sebagai pemilik pulau. menurut tuan besar ketika pusaka itu merupakan milik neraka"


" jelaskan mendetail mengenai majikan pulau neraka"


" dalam dunia persilatan tuan besar dijuluki dengan julukan dewa hitam, karena kekuatan terbesar tidak terukur dan tidak ada satu orang pun yang dapat mengetahui tingkatan ranah tuan besar"


" apakah aliansi tapak darah merupakan bagian dari pulau neraka" tanya hong bai yang sejak tadi hanya menyimak pembicaraan antara chan Li dan ketua hitam.


" benar, aliansi tapak dara merupakan alat buah dari ketua merah"


" memangnya ada berapa ketua yang dimiliki oleh pulau neraka" tanya Chan Li lagi


" ada tiga ketua, yaitu aku ketua merah dan juga ketua emas"


" dimana kami bisa menemukan majikanmu"


" keberadaan tuan besar tidak bisa dipastikan. dia akan menemui kami secara tiba-tiba jika membutuhkan bantuan kami. sedangkan kami sendiri tidak dapat mengetahui keberadaan tuan besar"


mendengar jawaban ketua hitam, Hong bai bebaskan ketukan itu hitam bahkan memulihkan luka dalam yang kedua hitam alami.


" kamu bebas sekarang. silakan tinggalkan tempat ini, jika kamu bertemu dengan majikanmu. sampaikan kepadanya karena akan menemuinya"


ketua hitam terkejut mendengar perkataan Hong bai, ia baru menyadari bahwa Hong bai adalah pendekar naga memiliki tiga pusaka Bu beng siansu yang ia cari. tanpa berkata apa-apa dia langsung meloncat meninggalkan tempat itu. namun sebelum ia menghilang pergi jauh orang lain melemparkan liontin hitam miliknya ke arahnya. ketua hitam terkejut ketika merasakan sesuatu dengan kecepatan dahsyat menuju kearahnya. dia berusaha mengelak namun liontin yang dilemparkan oleh Hong bai tepat mengenai pundak kirinya. dia meringis kesakitan sampai terus melarikan diri.


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2