
Keenam orang itu terkejut melihat kehadiran pemabuk tua dalam hutan. mereka saling memberi kode untuk meringkus pemabuk tua, namun salah satu dari mereka menolak. dia berjalan menuju pemabuk tua.
" salam hormat tetua, suatu kehormatan dapat berjumpa tetua disini" ujarnya sambil memberi hormat.
" ha-ha-ha masa sekarang banyak sekali penghormatan palsu yang saya dapat, enam cacing hendak menyerbu sarang naga. sungguh tidak tahu diri " kata pemabuk tua.
keenam orang tersebut terkejut mendengar perkataan pemabuk tua, semua rencana mereka sudah didengar pemabuk tua. mereka tidak punya jalan lain selain menyerang pemabuk tua. lima orang dari mereka langsung menyerang pemabuk tua sedangkan satu orang terlihat melontarkan sebuah benda putih ke udara dan meledak. ledakan benda itu menimbulkan asap merah.
Melihat hal ini pemabuk tua tetap tenang, ia tahu bahwa itu adalah tanda meminta bantuan. sambil menghindari serangan kelima orang itu pemabuk tua meningkatkan zona persepsinya untuk mendeteksi kedatangan orang lain selain keenam orang itu. akhirnya dia menemukan satu sosok yang berada diatas pohon hanya berjarak lima puluh meter.
Pemabuk tua melepaskan totokan beruntun kearah keenam orang tersebut. dua orang langsung berdiri kaku terkena totokan sedangkan empat orang melompat mundur karena terkejut.
" dua cacing sudah tertangkap, akan aku jadikan umpan ikan besar diatas pohon. kalian empat cacing hendak melarikan diri"
__ADS_1
mendengar ejekan pemabuk tua keempat orang tersisa menggunakan formasi kabut untuk menyerang. kabut menyelimuti mereka, pemabuk tua hanya tersenyum melihat usaha mereka. walau diselimuti kabut pemabuk tua tetap melihat gerakan mereka dengan menggunakan zona persepsinya. pemabuk tua kembali menggunakan jari tanpa wujud dan berhasil menotok mereka. dia menggunakan kekuatan khi kangnya untuk membersihkan kabut disekelilingnya. setelah kabut menghilang terlihat keenam orang tadi berdiri dalam keadaan tertotok.
" hahahaha aku memiliki enam patung cacing, tapi aneh.! mengapa ikannya tidak nongol" ujar pemabuk tua
Pemabuk tua baru hendak menggunakan jari tanpa wujud untuk menyerang orang yang bersembunyi diatas pohon, dia sudah diserang belasan pisau terbang. pemabuk tua kalang kabut menghindari pisau pisau terbang itu. pisau itu seperti memiliki kesadaran sendiri, walau sudah ditangkis atau berhasil di elakan dapat kembali menyerang.
" hahahaha naga nakal, kalang kabut" tiba tiba terdengar ejekan dari arah pohon besar.
Setelah debu debu yang berhamburan menghilang tampak empat orang saling berhadapan. mereka semua terkejut melihat ada dua orang pemabuk tua. ternyata orang yang bersembunyi diatas pohon tadi adalah pemabuk tua yang kedua. dia juga yang mengejek pemabuk tua yang pertama dengan kata naga nakal.
" ketua, bagaimana mungkin ada dua orang pemabuk tua" ujar pisau terbang pada sosok satunya.
" pisau terbang, kau serang pemabuk tua yang kedua biar aku lawan yang pertama. kita akan melihat yang asli" ujar lelaki tua itu.
__ADS_1
sementara itu pemabuk tua yang kedua bertelepati dengan pemabuk tua yang pertama.
" serang dan tangkis semua pukulan mu Dangan mengerahkan Tanaga panas"
mendengar itu pemabuk tua yang pertama menyambut serangan lelaki tua itu dengan tenaga dalam penuh. akibatnya mereka sama sama terdorong mundur. sementara itu pisau terbang pun mengalami hal yang sama.
" ketua aliansi tapak darah, selamat bertemu" ujar pemabuk tua pertama.
rupanya lelaki tua itu adalah ketua aliansi tapak darah yang terkenal. dia Tan pisau terbang terkejut karena hanya berbenturan tenaga dalam pemabuk tua yang pertama sudah mengetahui identitas mereka.
" ketua, saat ini sudah banyak pemabauk tua yang muncul di dunia persilatan. jika kalian mencari pendekar naga maka dia tidak ada hubungan dengan pemabuk tua" ujar pemabuk tua yang pertama.
tiba tiba kedua pemabuk tua sama sama melontarkan pukulan dengan hawa panas lebih mengerikan. bahkan pohon yang tersentuh hawa pukulan itu langsung hangus menjadi abu. ketua aliansi tapak darah dan pisau terbang tidak berani menangkis pukulan tersebut. mereka mengelak dan langsung melarikan diri.
__ADS_1