Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Menguji Kemampuan Ketua Perguruan Cahaya langit


__ADS_3

Setelah Ming chi turun dari panggung, pengemis selatan tertawa terbahak-bahak.


" dasar pendeta goblok, saya saja jatu bangun melawan anak Hong apa lagi dia" ujarnya.


" sudahlah kakak kedua, tidak usa mengejek Ming chi. kakak pun senasib dengan dia" ujar pendekar rajawali.


" bukan cuma senasib, dia Mala lebih parah" ujar Dewi suling.


" kenapa jadi saya yang disudutkan" gumam pengemis selatan.


sementara itu tampak dua bayangan melesat kearah panggung. tampak tetua pertama dan kedua sudah berada dihadapan Hong Bai. tetua pertama meminta tetua kedua Untuk turun dari panggung namun tetua kedua menolak. Mala tetua kedua yang meminta tetua pertama yang harus turun dari panggung.

__ADS_1


" kesepuluh tetua perguruan naik kepanggung dan uji kemampuan ketua kalian secara bersamaan. bagi yang melawan perintahku akan aku hajar dengan tongkat hukumam" kata pengemis selatan.


para tetua yang lain terkejut mendengar. ancaman tongkat hukumam. sedangkan tetua pertama dan kedua terkejut mendengar perintah melawan Hong Bai secara bersamaan. hal ini menunjukkan Hong Bai memiliki kemampuan yang sangat tinggi, jika tidak mana mungkin pengemis selatan meminta mereka maju bersama.


para tetua tertegun beberapa saat dan ahirnya mereka memutuskan untuk meloncat keatas panggung. tampak Hong Bai dikelilingi oleh sepuluh tetua perguruan cahaya langit.


kenyataan ini membuat para undangan terkejut. bagi mereka tidak mungkin Hong Bai dapat melawan kekuatan kesepuluh tetua secara bersamaan.


tanpa menunggu tetua pertama dan kedua langsung melepaskan pukulan dengan kekuatan penuh. pukulan tetua pertama mengarah kearah dada Hong Bai dan pukulan tetua kedua mengarah ke pundak kiri. tampak hawa pukulan mereka menimbulkan suara bersuitan dan bercahaya terang. Hong Bai meloncat kearah kanan mereka dan langsung menggerakkan tangannya secara bergantian kearah mereka, akibatnya baju di dada kanan tetua pertama berlubang dan tali pinggang tetua kedua putus.


para tetua mulai penasaran karena sudah lewat 50 jurus mereka belum bisa mendesak Hong Bai. tetua kesepuluh meminta mereka untuk menyerang menggunakan formasi naga. formasi ini merupakan ilmu silat yang dikhususkan untuk menyerang secara berkelompok dan saling mendukung dan kelebihan formasi ini adalah penyatuan tenaga dalam mereka mampu melukai kultivator yang sudah mencapai Rana langit awal.

__ADS_1


tampak pertandingan mereka mulai berimbang. panggung mulai porak poranda oleh hawa pukulan dari mereka. sehingga ketiga pelindung perguruan harus turun tangan untuk memagari panggung dengan formasi peredam pukulan.


Hong Bai belum mengerahkan semua kemampuannya. ia hanya menyesuaikan kecepatan dan tenaga dalamnya dengan kekuatan formasi penyerangan kesepuluh tetua.


dalam pandangan para kultivator yang menonton terlihat tetua kesepuluh yang mendominasi penyerangan dan juga pertahanan formasi. ini membuktikan bahwa tetua kesepuluh yang paling tinggi kekuatannya jika dibandingkan dengan tetua yang lain.


tanpa terasa hampir dua ratus jurus mereka lewati tanpa dapat menyentuh Hong Bai. dan dalam dua ratus jurus tersebut Hong Bai hanya bertahan tanpa menyerang. hal ini membuat pengemis selatan kehilangan kesabarannya.


" anak Hong jika dalam lima jurus kamu tidak dapat mengalahkan kesepuluh anak nakal ini, maka kami ketiga pelindung perguruan cahaya langit akan bergabung dengan mereka untuk menghajarmu" ujar pengemis selatan.


mendengar perkataan pengemis selatan Hong Bai langsung menggunakan cermin cahaya untuk mengurung kesepuluh tetua, sehingga semua serangan mereka dibalikkan kembali kearah mereka. Hong Bai pun menggerakkan tangannya menggunakan tapak cahaya yang juga dikuasai oleh para tetua. tampak banyak cakram Cahaya mulai menyerang para tetua dari segala arah. cakram cahaya tersebut mulai dipantulkan kembali oleh cermin cahaya sehingga jumlah cakram mulai meningkat.

__ADS_1


para tetua mulai kesulitan menghindari serangan cakram cahaya tersebut. hanya tetua kesepuluh yang masi dapat bertahan dengan baik karena dia menciptakan empat cermin cahaya dan dapat mengendalikan keempat cermin itu dengan baik untuk menangkis serangan cakram Hong Bai.


hanya dalam tiga jurus semua tetua perguruan cahaya langit berhasil dilumpuhkan. mereka langsung berlutut memberi hormat pada Hong Bai sebagai bentuk pengakuan terhadap Hong Bai sebagai ketua perguruan.


__ADS_2