Lahirnya Sang Naga

Lahirnya Sang Naga
Chan Li Melarikan Diri


__ADS_3

Chan Li sangat terdesak saat sirambut perak mulai serius menyerang. rupanya ketika membantu keenam anak buahnya, sirambut perak Masi menahan kekuatannya. kekuatan sirambut perak satu tingkat diatas Chan Li yakni ranah dewa menengah tahap 3.


Chan Li makin terdesak dan hanya dapat menahan semua serangan dari si rambut perak. walau dalam keadaan terdesak, dia tetap tenang dan berusaha untuk mengatasi semua serangan dari sirambut perak. yang lain mengkombinasikan tapak cahaya dengan menggunakan pedang. akibatnya daya serangan tapak cahaya tangan kanan chan Li yang memegang pedang lebih mematikan ketimbang tangan kirinya.


Chan Li menggunakan tangan kirinya untuk menstabilkan jurus cermin cahaya, sedangkan tangan kanannya memegang pedang mulai melakukan serangan balasan, tadinya ketika tidak menggunakan pedang, tapak cahaya terlihat seperti cakram berwarna-warni. saat menggunakan pedang terlihat seperti bilah pedang warna-warni yang terus menyerang ke arah si rambut perak.


setelah menggunakan kombinasi jurus tapak dengan pedang, Chan Li mulai dapat mengimbangi serabut perak dengan baik. setelah pertarungan berlangsung 50 jurus, serabut perak mulai merubah pola penyerangannya. ia mengeluarkan sebuah cambuk dan mulai menyerang Chan Li dengan cambuk itu.


tembok itu berhasil menghalangi semua serangan pedang Chan Li, bahkan cambuk itu mulai bergerak menotok ke seluruh bagian tubuh chan Li yang terlindungi cermin cahaya. kekuatan cambuk itu begitu besar sehingga membuat pengendalian cermin cahaya tidak stabil. tempat yang terkena serangan cambuk mulai menunjukkan keretakan.


Akhirnya Chan Li harus mengakui permainan cambuk si rambut perak, sebuah letusan cambuk dengan penyerahan seluruh tenaga dalam si rambut perak berhasil menembus pertahanan cermin cahaya. plesetan cambuk itu mengenai pundak Chan Li sehingga canggih harus terlempar ke arah kanan dan menghantam sebuah bangunan di sana. saking kuatnya, bangunan itu runtuh menutupi tubuh chan Li.


Chan Li memanfaatkan runtuhnya bangunan itu untuk menggunakan jurus yang diajarkan oleh Hong Bai. sebelum reruntuhan bangunan itu menyentuh tubuh Chan Li, dia menggerakkan tangannya mengaktifkan segel pembuka dimensi cincin rajawali. dia akhirnya masuk ke dalam dimensi cincin rajawali dan langsung berusaha untuk menyembuhkan luka dalam akibat serangan cambuk dari si rambut perak.


Hong bai yang berada di dalam ruang dimensi cincin rajawali terkejut melihat kemunculan chan Li dalam keadaan terluka. tanpa mengatakan apa-apa, Hong Bai menyalurkan tenaga dalamnya kepada chan Li, untuk membantu memulihkan luka yang dialami chan Li. beberapa saat kemudian luka Chan Li berangsur-angsur sembuh.


" Moi moi, siapa yang melukai kamu"


" siapa lagi kalau bukan orang orang pulang neraka"

__ADS_1


" apakah maksud kamu si rambut perak"


" benar Hongko"


" siapa sebenarnya si rambut pirang ini, itu sama saja amat sungkan dan hormat kepada dia"


" apa mungkin dia adalah putra dari majikan pulau neraka, yang disapa dengan tuan besar oleh ketua hitam"


" bisa saja demikian Hongko, bagaimana penyelidikanmu terhadap walikota Ning"


" walikota Ning saat ini berada di dalam penjara bersama dengan seluruh pengikut dan keluarganya. yang menguasai walikota sekaligus menyamar sebagai walikota adalah ketua emas"


" moi moi, apakah kamu sudah mulai pulih dan sudah bisa bertarung kembali"


" sudah Hongko, memangnya kita mau bertarung dengan siapa"


" kita harus menyerang kediaman walikota sekarang, aku yakin serabut perak masih berusaha mencari kamu. ini kesempatan kita untuk mengalahkan ketua emas sekaligus membebaskan walikota"


" baiklah Hongko, tanganku sudah gatal untuk memberi pelajaran kepada orang-orang neraka"

__ADS_1


Hong bai kembali meminta Shireen untuk membawa mereka ke kediaman walikota Ning. hanya membutuhkan beberapa menit, mereka sudah tiba di kediaman walikota Ning. ketika melihat ketua emas seorang diri dengan salah seorang wanita, Hong Bai dan Chan Li langsung keluar dari dimensi cincin rajawali.


" kami datang untuk menagih hutang" ujar Chan Li


mendengar suara Chan Li, ketua emas terkejut dan menengok ke arah Chan Li dan Hong Bai.


" siapa kalian dan bagaimana kalian bisa masuk ke dalam rumah ini"


" bukankah ketua emas sudah memata-matai kami selama beberapa hari. masa ketua tidak mengenali kami" ujar Hong Bai.


" apakah kalian adalah pendekar naga dan pasangannya"


" benar ketua, kami sudah bosan dimata-matai oleh kalian, oleh karena itu sekarang aku harus mengambil kembali barang yang kamu pinjam"


" hahaha, rupanya hari ini akan mendapat rezeki. tidak hanya berhasil menangkap pendekar naga, pengalaman dapat bonus kekasihnya yang cantik"


mendengar ejekan dari ketua emas, chan li langsung menghunus pedangnya dan menyerang ketua emas dengan menggunakan jurus kombinasi yang barusan ia gunakan beberapa waktu yang lalu untuk menghadapi si rambut perak. ketua emas terkejut melihat kedahsyatan serangan dari Chan Li. dia pun mengambil tongkat emasnya dan mulai menangkis sekaligus membalas serangan dari Chan Li.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2