
Pertarungan Chan Li dan ketua emas pun berlangsung dengan seru, tukar-menukar serangan sampai mengadu kekuatan pukulan bahkan mengadu kecepatan gerakan. ketua emas sudah mengerahkan seluruh kekuatan dan kecepatannya namun semuanya dapat diatasi oleh Chan Li. rupanya jurus gabungan tapak cahaya dan pedang, yang Chan Li gunakan mampu membuat ketua emas terdesak.
suara dentingan yang berasal dari pertemuan pedang dan tongkat berhasil memancing anak bua ketua emas yang berjaga di luar. mereka pun masuk dan beberapa diantara mereka mencoba untuk membantu ketua emas yang terdesak. namun setiap kali ada yang mau membantu ketua emas selalu berakhir dengan tubuh terpotong. kenyataan ini membuat anak buah dari ketua emas mengalihkan perhatiannya kepada Hong Bai. mereka beramai-ramai mulai menyerang hong bai dari segalah arah. namun saat Hong Bai mulai membalas serangan mereka dengan menggunakan jari tanpa wujud, mereka kembali kocar-kacir terkena totokan dari hong bai.
Hong bai berhasil mengalahkan anak buah dari ketua emas hanya dalam waktu 5 menit. kenyataan ini membuat ketua emas mengeluarkan keringat dari jidatnya. dia sama sekali tidak menyangka kalau pendekar naga dan kekasihnya memiliki kemampuan berada jauh di atas kemampuannya sendiri. keterkejutannya membuat dia lengah sehingga dia harus merelakan tangan kirinya terpotong oleh sambaran pedang dari chan Li.
Ketua emas menjerit kesakitan namun jeritan itu berakhir dengan cepat. karena chan Li memenggal kepalanya dengan sangat cepat. setelah berhasil melumpuhkan ketua mas dan anak buahnya, mereka berdua pun membebaskan walikota bersama semua pengikutnya.
" terima kasih pendekar berdua sudah menolong kami" ujar walikota ketika dibebaskan oleh Hong Bai dan Chan Li
" tidak usah sungkan tuan walikota, kebetulan kami melihat ketidakadilan di tempat ini sehingga kami membantu" ujar Hong Bai.
" pendekar sungguh rendah hati, bolehkah kami mengetahui nama dari pendekar berdua"
" boleh tuan walikota, saya hong bai dan ini adik saya chan li kami berasal dari perguruan cahaya langit"
" perguruan cahaya langit, apakah tuan adalah pendekar naga yang dicari-cari oleh kelompok dari pula neraka"
" bener walikota, Kakak aku memang pendekar naga yang mereka cari, dari mana walikota mengetahui hal tersebut"
" aku mengetahui pembicaraan antara ketua emas dan tuan mudanya. mereka memang sengaja menguasai kota ini untuk memancing sekaligus menjebak pendekar berdua"
" bisakah tuan walikota menjelaskan semua yang tuan dengar dari mereka"
__ADS_1
" 2 hari yang lalu, mereka menyerang kediamanku dan berhasil menyandera semua keluarga dan juga pengikut setia aku. dan secara tidak sengaja mereka berdiskusi di dekat tempat aku ditahan pertama. secara singkat aku mendengarkan penjelasan dari tuan muda mereka bahwa, tiga pusaka yang berada di tangan pendekar naga sesungguhnya adalah pusaka yang berasal dari pulau neraka. ketiga pusaka itu mampu untuk membangkitkan salah seorang leluhur pemilik pulau neraka yang memiliki kemampuan yang tak terkalahkan. karena hal inilah pemilik pulau neraka mengutus tiga ketua beserta dengan putranya untuk merebut 3 pusaka itu dari tangan pendekar naga"
" Hongko, benarkah ketika pusaka yang ada padamu berasal dari pulau neraka"
" aku juga tidak mengetahui asal sebenarnya dari ketiga pusaka ini Moi moi. yang aku tahu, ketika pusaka ini diwariskan oleh Bu beng siansu dan secara kebetulan aku berhasil menemukan ketiga pusaka ini"
" sepertinya ketika pusaka yang kamu miliki akan membawa kesialan dalam hidupmu Hongko, kamu akan selalu dikejar-kejar oleh di dunia persilatan"
" aku tidak dapat berbuat apa-apa. yang dapat aku lakukan hanya mempertahankan keberadaan ketiga pusaka ini kalau sudah menjadi hak milik aku sendiri"
" pendekar naga, aku juga mendengar bahwa mereka sudah menyusup ke dalam perguruan cahaya langit dan perguruan rajawali sakti"
" apakah tuan wali kota juga mendengar siapa yang disusupkan ke dalam ketua perguruan itu"
Baik hong bai maupun chan Li terkejut mendengarkan perkataan dari walikota Ning. mereka sama-sama berpikir siapa sebenarnya tetua yang menjadi anak buah dari pulau neraka.
" Hongko, apakah kamu bisa menebak siapa tetua yang menjadi anak gua pulau neraka"
" aku juga tidak tahu Moi moi. tuan walikota, bagaimana dengan perguruan rajawali sakti. apa yang mereka cari di sana"
" mereka mencari pecahan jiwa dari Bu beng siansu yang berada di perguruan rajawali sakti"
" pecahan jiwa dari guru bu beng siansu berada di perguruan rajawali sakti!! apakah wali kota yakin tidak salah dengar"
__ADS_1
" tidak mungkin salah, mereka menyebutkan dengan jelas bahwa anak buah yang mereka susupkan di perguruan rajawali adalah tetua hukum"
sebelum mereka berbincang kembali, sebuah sambaran pisau menghantam tepat ke arah walikota. namun sebelum pisau itu menyentuh walikota, Hong Bai berhasil menangkap pisau tersebut dan melemparkan kembali ke arah datangnya pisau itu. pisau itu berhasil ditangkis oleh si pelempar pisau namun pisau itu tetap mengenai salah satu anak buahnya. rupanya yang melemparkan pisau adalah si rambut perak tuan muda dari pulau neraka.
" walikota Ning, rupanya kamu sudah bosan hidup sehingga berani membocorkan rahasia kami" ujar si rambut perak dengan marah.
melihat kehadiran serabut perak dan langsung menyerangnya, walikota bersembunyi dibelakang hong bai dan chan Li.
" jadi kamu adalah tuan muda dari pulau neraka" tanya hong bai.
"benar pendekar naga, aku Han sin putra satu-satunya dari majikan pulang neraka. sebaiknya kamu serahkan ketiga pusaka itu dan aku membiarkan kalian hidup dengan tenang"
" hahaha, Han sin aku khawatir sebentar lagi majikan pulang neraka tidak akan memiliki putra lagi" ejek Chan li.
" nona Chan, sepertinya kamu masih marah karena peristiwa tadi. tenang saja aku berubah pikiran sekarang. aku akan membunuh pendekar naga, mengambil ketiga pusaka beserta kekasihnya"
" tuan Han Sin, kamu boleh melakukan yang kamu mau sekarang. tapi jujur saja, aku ragu kamu tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan semua yang kamu katakan itu"
han sin marah dan langsung menggunakan cambuk dan mulai menyerang Hong Bai. cambuk itu mengeluarkan aura yang sangat panas bahkan terlihat seperti nyala api menyambar ke arah dada Hong Bai.
Hong bai tidak mau mengelak Sambaran cambuk itu karena takut cambuk itu mengenai walikota dan juga kekasihnya yang berada di belakangnya. dia menggunakan tenaga dalam inti salju dan mendorong tangannya melepaskan pukulan untuk menangkis sambaran cambuk itu. ketika cambuk dan pukulan bertemu menimbulkan ledakan yang dahsyat disertai dengan pijaran kilat.
mereka berdua sama-sama terdorong mundur 3 langkah. kenyataan ini menunjukkan bahwa kekuatan yang mereka gunakan seimbang. Han sing terkejut karena hong bai berhasil menahan serangan cambuk yang lakukan dengan kekuatan penuh tadi hanya dengan kekuatan pukulan saja.
__ADS_1
bersambung.....