
Tanpa Terasa sudah hampir dua bulan Hong Bai dalam keadaan pingsan, dan selama dua bulan nama Dewi kipas emas melejit naik. sudah lebih dari dua puluh perguruan dan juga perkumpulan yang disantroni oleh mereka namun tidak ada satu pun yang dapat mengalahkan Dewi kipas emas dan keempat pelayannya. bahkan sekarang aliansi tapak darah yang terkenal pun enggan berurusan dengan Dewi kipas emas.
Pagi itu semua tetua perguruan cahaya langit berkumpul diruang rahasia. mereka berkumpul karena Tiau shi menyatakan bahwa hari ini Hong Bai akan siuman.
Sementara itu dalam ruang jiwa, Hong Bai baru saja menyelesaikan pelatihan semua jurus yang pernah ia kuasai. ahirnya jiwa Hong Bai perlahan kembali ketubuhnya. ahirnya tubuh Hong Bai mulai bergerak dan membuka matanya.
" selamat datang kembali ketua " kata para tetua dengan hormat.
" salam para tetua sekalian, kakak Tiau bagai mana kabarmu" tanya Hong Bai.
" baik adik Hong, selamat atas kesembuhan mu"
" terima kasi kakak dan para tetua yang menjaga saya selama ini "
" ketua, mohon maafkanlah kami. kami tidak tahu maksud ketua mencegah kami melawan Ceng Lung sehingga kami semua merasa tidak puas dengan keputusan ketua" kata tetua agung mewakili para tetua.
" tetua sekalian, sebaiknya menyiapkan perjamuan. saya yakin adik Hong sangat lapar. namun sebelum itu adik Hong harus mandi dan membersihkan diri dulu" ucap Tiau shi.
__ADS_1
Mendengar perkataan Tiau shi merekapun bubar keluar dari ruang rahasia. Hong Bai pun mandi dan berganti pakaian. satu jam kemudian mereka sudah berkumpul diruang makan dan menikmati makanan yang tersedia. setelah makan mereka melanjutkan pembicaraan mereka di ruang pertemuan.
" ketua Hong, sebenarnya Ceng Lung berada ranah apa" tanya tetua hukum.
" sebenarnya Ceng Lung berada ranah langit awal tingkat dua, berbeda satu tingkat dengan saya. hanya saja Rana kuvultasinya di sembunyikan dengan segel sehingga Rana kuvultasinya tampak dua tingkat diatas normal"
" terimakasih kasi ketua sudah menyelamatkan kami dan juga nama perguruan" kata tetua agung.
" sudahlah para tetua, ada hal penting yang harus saya sampaikan. yang pertama adalah kakakku Tiau shi hanya memiliki waktu dua Minggu dalam wujud sekarang, setelah dua Minggu kakak Tiau akan menghilang, untuk lebih jelasnya akan dijelaskan oleh kakak"
" para tetua sekalian apa yang adik Hong katakan benar, sebenarnya saya adalah perwujudan jiwa dari leluhur para rajawali yang dulunya dipelihara oleh Bu beng siansu. saya mendiami sala satu benda wasiat milik adik Hong. namun sekarang adik Hong berhasil membangun ulang jiwanya sehingga saya harus kembali menjadi roh penghuni pusaka dan adik Hong sebagai tuan dan juga pemilik saya sebelumnya yang akan memutuskan senjata yang akan saya diami nanti."
" benar tetua" jawab Tiau Shi
" aku sudah memutuskan, kakak Tiau akan menjadi roh penjaga pedang cahaya dan pedang cahaya akan menjadi simbol kekuasaan ketua perguruan cahaya langit."
semua tetua menyetujui keputusan Hong Bai bahkan Tiau shi juga tidak keberatan.
__ADS_1
" tetua agung tolong persiapkan ritual pemurnian roh pedang cahaya agar roh yang sudah ada didalamnya akan menerima Tiau shi" kata Hong Bai sambil menyerahkan pedang cahaya kepada tetua agung.
" setelah pemurnian roh terjadi, harap para tetua mengumpulkan semua murid perguruan cahaya langit, ada hal penting yang harus saya umumkan" ujar Hong Bai.
" baik ketua" jawab semua tetua serempak.
mereka pun kembali ketempat tinggal masing masing. yang tersisa hanya Hong Bai, Tiau shi dan juga tetua agung.
" kakak Hong, jika aku tahu akan kehilangan kakak setelah membentuk pondasi jiwa. maka aku lebih memilih tidak melakukannya" kata Hong Bai.
" adik Hong, tidak usa sedih. ini sudah menjadi takdir ku. lagian aku tidak akan pergi jau dari mu"
" kita pasti akan berjauhan, aku sudah memutuskan untuk menyerahkan jabatan ketua Perguruan kepada tetua agung"
" maaf ketua, mengapa ketua hendak mengundurkan diri" tanya tetua agung.
" ada banyak tugas yang harus saya selesaikan. tugas tersebut tidak mungkin dapat saya selesaikan jika saya berada di perguruan, namun saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. jadi setelah ritual pemurnian roh selesai, tetua agung akan mendengar sendiri semuanya dari mulut saya."
__ADS_1
bersambung....