
Tan hok dan Tio Bun menggertakan Gigi mendengar perkataan hantu putih. mereka sangat mara karena rencana mereka membuat kekacauan dengan cara mengalahkan perguruan cahaya langit gagal karena hantu putih.
" hantu putih, apakah kamu menantang saya untuk bertarung" kata Tio Bun
" bisa dikatakan begitu jika ketua Bun tidak segera meninggalkan tempat ini" jawab hantu putih dengan santai.
namun sebelum Tio Bun melompat kepanggung, Tan hok sudah melemparkan dua buah tengkorak kearah hantu putih. hantu putih menggunakan jurus tapak cahaya mengetatkan langit yang menjadi andalannya. tampak dua cakram cahaya putih menghantam kedua tengkorak itu dan meledak. namun hantu putih sangat terkejut ketika tengkorak itu meledak. jarum hitam beracun menyebar kearah hantu putih. hantu putih mengerahkan tenaga dalam inti cahaya sambil berusaha menghindari Sambaran jarum jarum tersebut.
walaupun dengan susah paya hantu putih berhasil menghindari semua Sambaran jarum beracun tersebut. jarum beracun yang berhasil dihindari hantu putih mengenai penonton yang berada dengan panggung cadangan. tampak para tetua dari perguruan cahaya langit dan beberapa perguruan yang hadir sedang berusaha menolong korban jarum ketua lembah tengkorak.
sementara itu hantu putih mulai menyerang Tan hok dengan kecepatan yang cukup mengerikan. tampak Tan hok terdesak hebat. yang membuat Tan hok Masi bertahan adalah keampuhan senjatanya. Tan hok menggunakan rantai panjang yang ujungnya diganduli dua buah tengkorak yang selalu meledak jika ditangkis. karena hal inilah maka hantu putih belum mampu mengalahkan ketua lembah tengkorak. sudah hampir seratus jurus mereka lalui tapi Tan hok Masi bertahan walaupun terdesak.
sementara itu para tetua cahaya sangat terkejut melihat semua gerakan hantu putih yang sangat mirip dengan jurus perguruan cahaya langit. bahkan mereka memastikan bahwa jurus hantu putih gunakan berasal dari perguruan cahaya langit. bahkan aura tenaga dalam yang hantu putih gunakan adalah aura cahaya.
tiba tiba terdengar suara tawa yang mengandung tenaga dalam tingkat tinggi sehingga membuat semua orang yang mendengar suara tersebut tergetar. bahkan beberapa orang yang berasal dari rombongan pedang hitam dan lembah tengkorak terjatuh dan tampak dara mengucur dari sudut bibir mereka.
__ADS_1
bahkan tawa tersebut membuat pertahanan ketua lembah tengkorak goyah sehingga sebuah tapak cahaya dari hantu putih bersarang di dadanya. Tan hok pun terlempar turun dari panggung cadangan dalam keadaan pingsan.
ketua pedang hitam sangat terkejut. baru menghadapi hantu putih saja mereka belum yakin untuk menang apalagi menghadapi orang yang mengeluarkan suara tawa tadi.
para tetua perguruan cahaya langit dan utusan perguruan lain yang ada pun sangat terkejut melihat efek tawa yang mereka dengar. Meraka sangat penasaran siapa pemilik suara tersebut.
hantu putih tiba tiba memberi hormat kearah gerbang dan berkata " hormat pada pelindung perguruan "
para tetua perguruan cahaya langit sangat terkejut mendengar perkataan hantu putih.
tetua tetua perguruan cahaya langit langsung berlutut memberi hormat pada sosok itu. hal ini membuat tamu yang ada pun terkejut dan penasaran melihat sosok yang sangat dihormati perguruan cahaya langit.
" bocah iblis mau sampai kapan kamu memakai topeng jelek itu. cepat buka atau aku yang akan menghancur topeng itu" bentak kakek itu
" maaf pelindung, saya hanya melaksanakan perintah ketua Hong" kata hantu putih sambil berlutut
__ADS_1
" kamu mau belindung dibalik nama Hong Bai"
" tidak pelindung semua yang saya lakukan atas permintaannya"
" baiklah kalau begitu, Tio Bun tinggalkan tempat ini atau aku akan menghapus nama pedang hitam dari dunia persilatan" kata kakek itu dengan nada penuh ancaman
tiba tiba terdengar suara lembut" pengemis busuk, ijinkan aku mengiring kepergian mereka dengan irama"
" hahhahaha, suling sumbang aku pikir kamu sudah melupakan kewajibanmu. silakan saja aku juga sudah muak melihat mereka" kata kakek pengemis itu
tiba tiba terdengar suara suling yang lembut dan mendayu Dayu. membuat semua orang terlena. namun rombongan ketua pedang hitam justru terjatuh satu persatu dengan luka yang dalam yang sama. ketua pedang hitam sampai duduk bersila agar dapat berkonsentrasi menghadapi serangan suara suling tersebut, namun tetap saja beberapa pembuluh daranya mulai pecah sehingga sekujur tubuhnya penuh dengan darah. tak lama kemudian Tio Bun jatuh tak sadarkan diri. suara suling pun berhenti dan tampak di rombongan ketua pedang hitam tersisa hanya murid tingkat rendah yang hampir tidak bisa berdiri saking takutnya. rupanya suara suling tadi hanya ditujukan pada mereka yang memiliki kemampuan tinggi.
para tamu ahirnya menemukan peniup suling tersebut. tampak diatas ruang pertemuan seorang nenek tua berambut putih memegan suling berwarna emas.
" hormat pada pelindung pertama dan kedua" kata tetua kesepuluh
__ADS_1
semua orang terkejut mendengar perkataan ketua kesepuluh. bahkan tetua perguruan cahaya yang ada pun terkejut tidak tahu dari mana tetua kesepuluh yang tiba tiba berada disitu. nenek itu melayang secara perlahan dan tiba dihadapan tetua kesepuluh.