
Saat Hong Bai sedang berlatih bersama pecahan jiwa Bu neng siansu. tetua agung sedang membahas masalah perguruan dengan para tetua.
" tetua luar, apakah sudah ada kabar dari mata mata yang tetua kirim" tanya tetua agung.
" sudah tetua, seperti dugaan tetua hukum dan tetua dalam. Ceng Lung adalah putri dari pangeran pemberontak tuju puluh tahun lalu" ucap tetua luar.
" itu artinya lembah terang adalah lembah kabut" tanya tetua hukum.
" benar tetua, mata mata kita sudah memastikan bahwa lembah terang adalah lembah kabut " jelas tetua luar.
" dimana sekarang mata mata kita itu " tanya tetua agung.
" dia berhasil menyusup masuk dan menjadi sala satu murid lembah terang " ujar tetua luar.
" bagus, dengan begitu kita bisa tau pergerakan mereka " ujar tetua agung.
" tetua agung, terus terang sampai saat ini saya masi penasaran, mengapa ketua melarang kita melawan Ceng Lung" tanya tetua gerbang Utara.
" awalnya saya juga bingung, tapi setelah mengingat peringatan ketua ketika saya hendak melawan Ceng Lung dan menganalisa cara bertanding ketua. maka saya menyimpulkan bahwa sebenarnya ketua mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan kita" jelas tetua agung.
__ADS_1
" maksud tetua agung, menyelamatkan bagaimana" tanya para tetua bersamaan.
" awalnya saya Masi meragukan analisa ini namun saat mengingat ketua Hong menggunakan jurus cermin cahaya, saya sempat melihat gerakan tangan aneh dari ketua. menurut pengamatan saya itu adalah gerakan memperkuat segel. artinya ketua Hong sudah mengetahui bahwa ia pasti kala dan terluka parah, sehingga ia memperkuat segel yang sudah ia pasang sebelumnya"
" berarti sebelum bertanding, ketua Hong sudah menggunakan segel terlebih dahulu" tanya tetua luar pada tetua agung.
" benar tetua luar. pasti ketua menggunakan segel untuk menyembunyikan ranah kuvultasi kita dengan tujuan untuk menakuti rombongan Ceng Lung" jelas tetua agung.
" dengan kata lain, ketua Hong sudah tau bahwa sebenarnya tidak ada satu orang pun termasuk ketua yang dapat mengalahkan Ceng Lung, sehingga ketua menyembunyikan ranah kuvultasi kita dengan segel untuk menggertak Ceng Lung" ujar tetua dalam.
" kalau begitu, sebenarnya kemampuan Ceng Lung di ranah apa" tanya tetua gerbang utama.
" sepertinya kita pun harus mulai berlatih untuk meningkatkan kuvultasi kita" ujar tetua dalam.
" baiklah, mulai sekarang kita harus kembali meningkat kemampuan kita. semua murid dilarang berkelana. kita akan menutup diri untuk meningkatkan kemampuan kita" ucap tetua agung.
ahirnya semua tetua membubarkan diri untuk melaksanakan kesepakatan mereka. tetua kesepuluh kembali ke kamarnya dan langsung meminta Chan Li dan Chan er mengantarkan suratnya ke paviliun senjata sakti.
setelah kedua muridnya pergi, tetua agung langsung masuk keruang rahasia untuk melihat kondisi Hong Bai.
__ADS_1
" tuan Tiau, bagaimana kondisi ketua Hong" tanya tetua agung pada Tiau shi yang selalu menjaga dan merawat Hong Bai.
" kondisinya sebenarnya sudah baik. organ dalam tubuhnya yang rusak sudah berfungsi normal" jelas Tiau shi.
" tapi mengapa ketua belum sadar juga " tanya tetua agung.
" entah tetua, saya juga tidak tahu apa yang terjadi. sebenarnya dengan kondisi tubuh saat ini, dia sudah harus tersadar"
" bagaimana dengan titik meridiannya yang rusak" tanya tetua agung.
" saya belum dapat memastikan tetua, terkecuali adik Hong sudah siuman" ujar Tiau shi.
" baiklah kalau begitu, saya pamit hendak melanjutkan pengontrolan perguruan"
" baik tetua, silakan"
ahirnya tetua agung meninggalkan ruangan rahasia. setelah tetua agung pergi Tiau shi mencoba lagi menyalurkan tenaga dalamnya untuk membantu pemulihan Hong Bai namun kembali ada hawa tenaga yang sangat kuat yang melindungi Hong Bai.
sudah hampir dua Minggu Tiau shi mengalami hal ini. dia berpikir keras bagaimana caranya, agar dapat menyalurkan tenaga dalamnya ke Hong Bai untuk mempercepat pemulihan. namun sampai sekarang dia tidak memperoleh satu cara pun.
__ADS_1